Konser Amal Corona BPIP Dikritik Netizen: Indonesia Terserah!!!

Konser amal virtual bertema Bersatu Melawan Corona yang akan digelar BPIP, Minggu (17/5/2020), justru dikritik netizen.

 Konser amal Bersatu Lawan Corona oleh BPIP.

SOLOPOS.COM - Konser amal Bersatu Lawan Corona oleh BPIP.

Solopos.com, JAKARTA -- Konser amal virtual bertema Bersatu Melawan Corona yang akan digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Minggu (17/5/2020), justru dikritik oleh para netizen. Mereka menyindir BPIP sebagai lembaga negara yang dianggap seperti event organizer.

Sindirian itu tak lepas dari sikap pemerintah yang waktu hari terakhir melontarkan ide pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang meminta masyarakat untuk bersiap berdamai dengan Covid-19.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

5 Alumni Ijtima Gowa Positif, Kasus Covid-19 Sukoharjo Melonjak Jadi 60

"Tema konser BPIP 1. Berdamai dg corona 2. Mencintai karakteristik virus 3. Menggapai puncak gemilang orang kaya kufur nikmat sm BPJS 4. Penggalangan dana unt beli lilin merayakan cluster soeta&mekdi 5. Semangat baru unt indonesia terserah. Mana yg cocok we menurut kelen?" kicau pengguna akun @intracardiac, Sabtu (16/5/2020).

Sindiran lain dilontarkan oleh pengguna akun Twitter @Toperendusara1. Konsep konser amal corona virtual yang dimaksud oleh BPIP itu dikritik lantaran dianggap gagal paham.

2 Bulan PSBB, Jokowi Akui Bansos Corona Baru Disalurkan 25%

"Memahami arti konser virtual saja gagal paham gimana mau memahami Pancasila - bubarin ajalah BPIP iya gak sih...Negara nenek lo...?!! :p dapse' #RepublikTerserah," kicaunya.

Tak hanya itu, konser amal corona BPIP ini juga dikritik tentang tujuan dan kepentingannya dalam penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya hingga kini pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa pun masih minim yaitu 15%.

PKS: Pak Jokowi Jangan Buang Waktu Nonton Konser! Jutaan Buruh Di-PHK

"BPIP Gelar Konser, Jokowi Hingga Megawati Dijadwalkan Datang. seterah loh deh wati,dodo dan arip.atur atur aja yg penting kmu senang.rakyat butuh sembako murah,kesehatan terjamin,bbm murah,rakyat ga butuh hiburan joget2,goyang2 apalagi teriak2 ga jelas," kicau pengguna akun @azumi_tsuyoshie.

Jokowi Hadir Virtual

Meski dikritik netizen, sederet nama pejabat negara dijadwalkan akan menghadiri konser amal corona virtual yang digelar oleh BPIP, Minggu. Dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin, Megawati Soekarno Putro, Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Puan Maharani dijadwalkan akan hadir di konser virtual tersebut.

Kenaikan Kasus Baru Covid-19 Indonesia, karena Banyak OTG Berkeliaran?

Selain itu, artis pendukung yang hadir yakni Bimbo, Via Vallen, Titi Kamal, Joe Taslim, Prilly Latuconsina, Cita Citata, Iis Dahlia, Ine Febriyanti dan deretan artis lainnya. Konser itu akan digelar selama 2,5 jam dan disiarkan langsung di TVRI Nasional.

Sebelum dikritik netizen, di situs resminya, BPIP menyebutkan jika MPR RI, BPIP dan BNPT bersinergi menggelar konser amal untuk korban pandemi virus corona (Covid-19). Sinergi ketiga lembaga negara itu merupakan perwujudan dari nilai gotong royong yang merupakan intisari dari Pancasila.

Tambah di Ponorogo, Kasus Covid-19 Klaster Temboro di Jawa Timur Kian Meluas

Dikutip dari situs BPIP konser amal ini merupakan bentuk nyata solidaritas Bangsa Indonesia dalam menghadapi Covid-19, bersama kita bisa mengatasi Covid-19 dan segala bentuk dampaknya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Seusai Bertemu Jokowi, Putin Janji Takkan Ganggu Ekspor Ukraina

Melunaknya Presiden Putin itu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam suasana yang hangat di Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022).

AS Tuding Putin Masih Bernafsu Kuasai Ukraina, Perang Bakal Lama

Amerika Serikat menuding Presiden Rusia Vladimir Putin masih ingin merebut sebagian besar wilayah Ukraina.

Order Anjlok 30%, Ratusan Karyawan Sepatu Nike Kehilangan Pekerjaan

Perusahaan sepatu Nike yang berada di Tangerang, Banten memberhentikan ratusan pekerja karena terus mengalami penurunan order hingga 30%.

Berlangsung Hangat, Ini Hasil Pertemuan Presiden Jokowi-Putin

Putin menyanggupi untuk memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk baik dari Rusia maupun dari Ukraina untuk negara-negara berkembang, t

Kasus PMK Tinggi, PMI Grobogan Ajari Peternak Buat Eco Enzyme

Kasus penyakit mulut dan kuku di Grobogan mengundang kepedulian PMI Grobogan untuk mengajari peternak membuat Eco Enzyme.

Dipuji Zelenskyy, Jokowi Pemimpin Asia Pertama yang ke Ukraina

Zelenskyy mengapresiasi kedatangan Jokowi dan berharap konflik Rusia-Ukraina segera berakhir.

Duh, Ratusan Karyawan Sepatu Nike Kehilangan Pekerjaan

Sebanyak 297 karyawan sepatu Nike kehilangan pekerjaan setelah masa percobaan mereka tidak diperpanjang.

Banjir Ban dari China Ancam PHK Massal di Tanah Air

Ribuan pekerja terancam terkena PHK lantaran membeludaknya produk impor ban dari China.

Menjauh dari Kebangkrutan, Garuda Indonesia Juni 2022 Laba Rp119,2 M

Kinerja PT Garuda Indonesia membaik  dan pada Juni 2022 mencatatkan laba Rp119,2 miliar.

Kuliah Umum PSHE FH UKSW Bahas Peluang dan Tantangan G20

Kuliah umum FH UKSW ini menghadirkan Duta Besar Indonesia untuk Austria Dr. (iur). Damos Dumoli Agusman, S.H., M.A. sebagai narasumber tunggal.

Indonesia Resmi Punya 37 Provinsi Baru, Ini 3 Provinsi Barunya

Indonesia resmi memiliki 37 provinsi setelah DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) terkait tiga provinsi baru Papua atau daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Ini 5 Kelompok Pelanggan PLN yang Terdampak Kenaikan Tarif Listrik

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan kenaikan tarif listrik ini akan berdampak pada 2,09 juta dari total 83,1 juta pelanggan PLN.

Jalan Tersendat Gugatan Investasi Tabung Tanah

Asfa Davy Bya, pengacara Sri Sukarsi dan Marsiti, Kamis (30/6/2022), menyatakan perkara tabung tanah tersebut belum selesai.

Kenaikan Tarif Listrik Jumat Besok Hanya Berdampak pada Orang Kaya

Tarif listrik yang naik adalah untuk pelanggan berdaya 3.500 VA ke atas yang jumlahnya hanya 2,5 persen dari total pelanggan PLN. 

3 Robot R2C Karya Mahasiswa UKSW Melenggang ke KRI Tingkat Nasional

Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D., mengatakan dengan lolosnya 3 robot R2C ke KRI tingkat nasional adalah hasil baik yang harus diapresiasi dan disyukuri.

Tarif Listrik Naik, Sebanyak 2,09 Juta Pelanggan PLN Kena Dampak

Kenaikan tarif listrik ini akan berdampak pada 2,09 juta dari total 83,1 juta pelanggan PLN.