Konsep Pesawat Unik, Kabin Penumpang “Dibuang” Saat Ada Bahaya

 Konsep pesawat dengan kabin yang bisa dilepas (Youtube)

SOLOPOS.COM - Konsep pesawat dengan kabin yang bisa dilepas (Youtube)

Konsep ini diciptakan ilmuwan asal Ukraina, Vladimir Taratenko.

Solopos.com, SOLO – Dalam dunia penerbangan, keselamatan alat transportasi menjadi satu tantangan utama agar tidak ada kecelakaan. Hal itu mendorong ilmuwan asal Ukraina, Vladimir Taratenko, merilis konsep pesawat terbang yang memungkinkan kabin penumpang dilepas dan dilengkapi parasut.

Vladimir mengungkap konsep ini pada 2016. Ia merilis video animasi yang menggambarkan pesawat penumpang di mana bagian ruang pengendali (ujung pesawat), hingga sayap, dan ekor pesawat terpisah dengan kabin tempat penumpang. Dua bagian itu akan dipasang saat pesawat akan diterbangkan.

Video tersebut melanjutkan simulasi tiga keadaan darurat saat penerbangan, yaitu saat lepas landas, saat di udara, dan saat akan mendarat. Dengan kabin yang bisa dilepas, saat pesawat mengalami kerusakan mesin atau kerusakan lainnya kabin penumpang bisa dilepas kemudian mendarat pelan dengan bantuan parasut dan pendorong. Kabin itu dilengkapi dengan pelampung otomatis apabila harus mendarat di air.

Kabin pesawat dilengkapi parasut dan pelampung saat mendarat darurat (Youtube)

Kabin pesawat dilengkapi parasut dan pelampung saat mendarat darurat (Youtube)

Dalam video tersebut dijelaskan selama 10 tahun terakhir (dihitung pada 2016) 8% kecelakaan terjadi saat lepas landas, 21 % saat mendarat, dan 71% saat terbang. Dari semua itu, 75% penyebabnya karena faktor manusia.

Taratenko berpendapat mengurangi kemungkinan kelalaian manusia di luar kendali manusia. Sehingga perlu dibuat konstruksi baru dalam pesawat yang bisa mengurangi korban kecelakaan akibat kelalaian manusia. Setelah mempublikasikan konsepnya itu, Taratenko pun sudah membuat hak paten mengenai konsep tersebut.

Konsep Taratenko Belum Diaplikasikan

Meski sudah dirilis untuk publik, belum ada produsen atau maskapai mau menginvestasikan dana untuk konsep Taratenko. Laman CNN Travel mengungkapkan beberapa komunitas aviasi menganggap konsep Taratenko akan sangat mahal apabila diwujudkan.

Di Amerika Serikat, untuk satu pesawat saja maskapai membayar US$100 juta hingga US$350 juta atau sekitar Rp1,3 triliun hingga Rp4,8 triliun. Biaya itu belum termasuk biaya perawatan tahunan.

Di Amerika, pada 2014 sebanyak 641 korban meninggal dari 3,3 miliar penumpang pesawat. Hal menjadi bukti kalau penerbangan masih dalam taraf sangat aman. Angka itu jauh lebih sedikit dibanding korban penyakit jantung yang pada tahun tersebut tercacat 610.000 jiwa.

Dari fakta itu bisa ditebak dana akan lebih baik dialirkan ke penelitian penyakit jantung daripada membuat konsep pesawat yang belum pasti berhasil.

Selain itu komunitas aviasi juga mempertanyakan kemampuan kabin penumpang untuk menjaga keselamatan penumpang saat melakukan pendaratan darurat. Kabin yang tak memiliki ruang kendali dan tak memiliki sayap sangat tidak mungkin dikendalikan.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Inilah sosok Sabdo Palon yang dikenal sebagai tokoh penguasa Tanah Jawa.

Arhan & Dewangga Dapat Panggilan Timnas untuk FIFA Matchday

Dua pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga, mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Matchday.

Geruduk KSP Sejahtera Bersama Klaten Lagi, Nasabah Ancam Lapor Polisi

Nasabah akan menempuh jalur hukum setelah dana yang mereka simpan di KSP Sejahtera Bersama Klaten tak kunjung cair.

Ada Bebek Peking, Ini Menu Imlek di BWP Solo Baru yang Wajib Dicoba

Melengkapi kemeriahan perayaan Imlek, ada pertunjukan barongsai yang akan hadir di Crystal Sapphire Restaurant Best Western Premier Solo Bar.

Terungkap! Ini Alasan Chef Arnold Membeli NFT Ghozali Everyday

Chef Arnold mengaku bahwa awalnya dia tidak tertarik untuk membeli NFT "meme" Ghozali Everyday. 

Pembalap Dorna Sports Ogah Dikarantina, IDI: Tak Ada Kecuali!

Diketahui, Indonesia akan menyelenggarakan ajang balap MotoGP di Mandalika tahun 2022 ini.

Bio Farma Belum akan Impor Booster, Pemerintah Masih Pakai Vaksin Hibah

Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) belum mendapat penugasan untuk melakukan impor vaksin Covid-19 pada tahun ini.

Kios Banyak Tak Ditempati, Begini Kondisi Pasar Bekonang Lantai 2

Banyak pedagang yang mendapatkan jatah kios di lantai II memilih untuk tidak berjualan atau hanya berjualan di hari-hari tertentu saja

Paspor Jepang dan Singapura Masih Terkuat di Seluruh Dunia

Jepang dan Singapura masih menjadi paspor paling kuat dengan akses bebas visa ke 192 negara di seluruh dunia.

Penyebab Truk Ngglondor Hantam Kontainer di Tanjakan Keboan Boyolali

Evakuasi truk yang terlibat kecelakaan sempat mengalami kendala karena barang bawaan truk tronton tidak mudah dievakuasi dan terkendala cuaca.

Komunitas Isuzu Panther Soloraya Jadi Duta Wisata Karanganyar

Komunitas Isuzu Panther Soloraya menjadi duta wisata yang membantu mempromosikan tempat-tempat pariwisata Karanganyar.

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Larangan Dicabut, 29 Perusahaan Telah Ekspor Batu Bara dengan 48 Kapal

Kementerian Perdagangan melaporkan 48 kapal bermuatan batu bara dari 29 perusahaan telah meninggalkan perairan Indonesia  untuk ekspor.

Atit Novitasari Berpulang, Klaten Kehilangan 16 Kades Aktif

Sebelum kades Glagahwangi, Atit Novitasari, meninggal dunia, jumlah kades aktif yang meninggal dunia telah mencapai 15 orang.

Gibran Ajukan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1 Lagi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali mengajukan Stadion Manahan Solo sebagai venue Liga 1.