Kongres ke-41 di Solo, Syarikat Islam Didorong Fokus Ekonomi Halal

Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, menyebut potensi ekonomi halal luar biasa, namun belum banyak dikembangkan. Ia mendorong Syarikat Islam menjadi pelopor ekonomi halal.

 Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, saat menghadiri Kongres Nasional ke 41 Syarikat Islam di Hotel Novotel Solo, Sabtu (4/12/2021). (Solopos.com/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, saat menghadiri Kongres Nasional ke 41 Syarikat Islam di Hotel Novotel Solo, Sabtu (4/12/2021). (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, mendorong Syarikat Islam (SI) untuk menjadi pelopor kebangkitan ekonomi bangsa di abad 21 ini dengan fokus terhadap program ekonomi halal. Program itu dinilai potensial digarap dan dikembangkan.

Pernyataan ini disampaikan Gobel saat berbicara dalam Kongres Nasional ke-41 Syarikat Islam di Hotel Novotel Solo, Sabtu (4/12/2021). Dia mengaku sudah mengembangkan ekonomi halal di Gorontalo yang merupakan daerah pemilihan (dapil)-nya.

“Mari kita rumuskan lebih tajam menjadi program aksi yang fokus. Pilihan kepada ekonomi halal merupakan pilihan paling nyata dan terukur. Dan hingga saat ini belum ada organisasi umat yang fokus kepada gerakan ekonomi halal,” ujar dia.

Baca Juga: Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Menurut Gobel, kalau pun ada organisasi yang menggarap ekonomi halal, baru sebatas level administrasinya. “Dengan semangat kembali ke khitah SI sebagai gerakan sosial-ekonomi, kita pelopori kebangkitan ekonomi bangsa,” kata dia.

Ia mengaku sudah merintis ekonomi halal di Gorontalo yang disebut sebagai daerah termiskin nomor lima se-Indonesia. Dia merasa bertanggung jawab untuk ikut mengembangkan Gorontalo yang dikenal dengan sebutan Serambi Madinah.

“Saya buat terobosan membangun kawasan ekonomi khusus halal. Saya andalkan kearifan lokal, seperti hasil bumi, hasil laut, dan sebagainya, yang kalau diolah baik, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” urai dia.

Baca Juga: PPKM Level 3 Nataru, Satgas Jaga Tangga Awasi Pemudik Masuk Solo

Ihwal produk makanan halal, menurut Gobel, bukan semata secara substansi dibenarkan oleh Islam. Namun lebih dari itu, produk makanan halal harus baik dari segi kesehatan dan tata caranya. Islam mengajarkan lingkungan alam dan kelestarian.

Dia mencontohkan pembuatan produk halal dimulai dari pemilihan bahan baku, sistem penyimpanan, cara produksinya, hingga dikonsumsi masyarakat. “Halal ini artinya luas, bukan hanya makanan-minuman yang dilarang Islam,” ujar dia.

Gobel optimistis pengembangan bisnis di komunitas Islam cukup bagus. Walau diakui dia pengembangan usaha komunitas harus bisa lebih mengakar. Jadi usaha itu bukan sekedar bisnis, tapi bisa membangun fondasi ekonomi organisasi.

Baca Juga: Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gobel juga menekankan pentingnya pemahaman bersama tentang standar dunia. Jangan sampai isu ekonomi halal menghambat ekspor nasional. Selain itu juga jangan sampai bangsa Indonesia yang besar menjadi pasar produk halal negara lain.

“[Potensi ekonomi halal] luar biasa besar. Pasar dunia saja sampai 9 triliun dollar AS pada tahun 2026. Dilihat dari jumlah penduduk, kekuatan budaya kita lebih besar. Tinggal bagaimana menjadikan nilai tambah dari apa yang kita miliki ini,” tegas dia.

Berita Terkait

Espos Plus

Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

+ PLUS Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

Teknologi drone berkembang pesat. Kegunaan drone makin beragam di banyak sektor. Perusahaan-perusahaan drone mengembangkan pasar berbasis kebutuhan dan manfaat.

Berita Terkini

Mengintip Tempat Pembuatan Lampion Imlek di Kepatihan Wetan Solo

Tidak hanya melayani pesanan lokal, tempat usaha pembuatan lampion Imlek milik Marbeno di Kepatihan Wetan, Jebres, Solo, telah merambah pasar online melalui medsos.

Jembatan Girpasang Dibangun Pusat, Sri Mulyani: Klaten Mampu, tapi...

Pemerintah Kabupaten Klaten sebenarnya mampu membangun jembatan  gantung Girpasang, namun terbentur aturan soal larangan bangunan permanen di kawasan rawan bencana (KRB).

Resmikan Jembatan Gantung Girpasang, Puan Maharani: Wujud Negara Hadir

Puan Maharani  mengatakan jembatan sepanjang 120 meter itu menjadi simbol komitmen dari negara untuk membantu akses warga yang tinggal di daerah terisolasi.

20 Jebakan Tikus Listrik Dibongkar Tim Gabungan di Sragen

Polres Sragen bersama aparat TNI, Pemkab Sragen terus menertibkan jebakan tikus listrik di sawah yang masih saja ditemukan meski dilarang.

Ini Fakta-Fakta Menarik Di Balik Pembangunan Masjid Agung Karanganyar

Masjid Agung Karanganyar ternyata menyimpat fakta menarik, salah satunya arsitek perancangnya berasal dari Semarang.

Awas Baper! Makan di Warung Bu Menel Solo, Bonusnya Dipanggil Sayang

Ibu penjual di Warung Bu Menel Solo memiliki cara unik saat menyambut pembeli, yakni dengan memanggil sayang.

Seberangi Jembatan Gantung, Puan Maharani Temui Sesepuh Girpasang

Puan menyempatkan diri menyeberangi jembatan gantung dan mengunjungi perkampungan di Girpasang di bawah guyuran gerimis.

Banjir - Susah Sinyal, Ini Sederet PR Pasar Legi Solo setelah Peresmian

Pasar Legi Solo masih menyimpan sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah PR setelah peresmian oleh Ketua DPR Puan Maharani, Kamis (20/1/2022).

Operasi Rasaka Cartenz, Warga Papua Belajar Ternak Ayam ke Karanganyar

Karanganyar dipilih menjadi role model Operai Rasaka Cartenz 2022 oleh Mabes Polri. Operasi ini berupa pemberian pelatihan beternak ayam petelur kepada warga papua.

Banyak Pemdes di Karanganyar Tak Paham Aturan Pemanfaatan Tanah Desa

Banyak tanah kas desa di Karanganyar yang pemanfaatannya tidak sesuai aturan karena pemerintah desanya yang tidak paham regulasi.

Hari Bhakti Imigrasi, Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Pendonoran Darah

Menjelang Hari Bhakti Imigrasi ke-72, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo menggelar sejumlah kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan pendonoran darah.

Vaksinasi Booster Sukoharjo Kini Sasar Pelayan Publik & Masyarakat Umum

Efek samping Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setiap orang berbeda-beda, tapi hanya bersifat sementara setelah menerima vaksin booster.

Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000, Warga Klaten Jangan Panic Buying

Di Klaten, minyak goreng Rp14.000 per liter saat ini baru bisa dibeli di toko modern berjejaring.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Rudapaksa Wanita Boyolali

Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng mengaku telah mengantongi identitas dan rekaman CCTV terduga pelaku pemerkosaan R, wanita asal Boyolali.

Soal Capres 2024, Bambang Pacul: Lihat Rekam Jejak, Bukan Hasil Survei

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Pacul Wuryanto mengomentari hasil survei sejumlah lembaga yang mengunggulkan Ganjar Pranowo dalam bursa capres 2024.