Tutup Iklan

KONFLIK PERBURUHAN : Tak Beri Pesangon, Hotel Patra Jasa Digugat 2 Mantan Karyawan

 Kuasa hukum mantan karyawan Hotel Patra Jasa Semarang menunjukkan surat gugatan terhadap anak perusahaan PT Pertamina tersebut yang telah memecat pegawai tanpa pesangon di Semarang, Minggu. (JIBI/Solopos/Antara/ I.C.Senjaya)

SOLOPOS.COM - Kuasa hukum mantan karyawan Hotel Patra Jasa Semarang menunjukkan surat gugatan terhadap anak perusahaan PT Pertamina tersebut yang telah memecat pegawai tanpa pesangon di Semarang, Minggu. (JIBI/Solopos/Antara/ I.C.Senjaya)

Konflik Perburuhan dipicu manajemen Hotel Patrajasa Semarang yang tidak memberi pesangon mantan karyawannya.

Semarangpos.com, SEMARANG — Hotel Patra Jasa Semarang memicu konfolik perburuhan dengan tidak memberikan pesangon kepada mantan karyawannya. Alhasil, manajemen hotel berbintang lima di Jl. Sisingamangaraja, Candi Baru, Wonotingal, Candisari, Kota Semarang itu pun digugat dua mantan karyawan yang dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

Kedua karyawan itu dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak tanpa pesangon karena dianggap melakukan kesalahan yang menyebabkan kerugiaan anak perusahaan PT Pertamina tersebut. Langkah itu dinilai bertentangan dengan ketentuan perundangan terkait ketenagakerjaan di Indonesia.

Konflik perburuhan itu pun berlanjut ke ranah hukum. Kuasa hukum kedua mantan pegawai Hotel Patra Jasa tersebut didampingi oleh kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lindu Aji, Daniel Hari Purnomo, di Kota Semarang, Minggu (19/11/2017), mengatakan bahwa gugatan sudah masuk ke Pengadilan Hubungan Industrial Semarang.

Menurut dia, dua mantan pegawai Hotel Patra yang mengajukan gugatan tersebut adalah Syahfitrie Kurniawati yang sebelum menjabat sebagai Sales Marketing Manager dan M. Yunus yang sebelumnya merupakan Room Division Manager di hotel tersebut. “Para penggugat ini sudah tidak bekerja sejak akhir Desember 2016 hingga saat ini tanpa pesangon,” katanya.

Menurut dia, ada beberapa alasan yang menyebabkan dua penggugat dan tiga rekan kerjanya yang lain akhirnya dipecat. Syahfitrie, kata dia, dianggap bersalah karena menerima transferan uang sebesar Rp50 juta yang merupakan uang diskon kepada konsumen atas suatu kegiatan yang pernah digelar di hotel tersebut.

“Dana itu seharusnya diberikan secara tunai. Namun, karena penggugat sedang ada di luar kota sehingga harus ditransfer,” katanya.

Atas temuan Satuan Pengawas Internal (SPI) Hotel Patra Jasa tentang hal tersebut, penggugat kemudian diperiksa dan dijatuhi sanksi. Penyebab lain pemberhentian para penggugat, yakni keduanya dinilai merugikan perusahaan berdasarkan hasil audit SPI.

Sebelum akhirnya berhenti bekerja, kedua penggugat sempat didemosi dari jabatan awalnya. Upaya perundingan, baik bipartit maupun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang, tidak membuahkan hasil.

Kedua penggugat, masing-masing Syahfitrie menuntut pembayaran pesangon sebesar Rp203,8 juta, sementara M. Yunus menggugat pesangon sebesar Rp216,7 juta. Dalam gugatan, kata Daniel, juga dimintakan sita jaminan sejumlah aset milik anak perusahaan Pertamina itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Jalan di Jember yang Diblokade Cakades Kalah Dibongkar Polisi

Polisi akhirnya membongkar jalan yang diblokade oleh seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pemilihan kepala desa di Jember.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

5 Tempat Ini Berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam, Kok Bisa?

Tempat ini berjuluk negeri Matahari tengah malam, kok bisa?

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Begini Cara Menanam Monstera Marmorata Seperti Dibeli Warga Sragen

Salah satu jenis tanaman hias ini yang paling disukai adalah monstera marmorata lantaran memiliki corak unik pada daunnya.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.