KONFLIK PARTAI GOLKAR : Islah, Kedua Kubu Bentuk Tim Gabungan

KONFLIK PARTAI GOLKAR : Islah, Kedua Kubu Bentuk Tim Gabungan

SOLOPOS.COM - ilustrasi (JIBI/dok)

Konflik Partai Golkar diselesaikan dengan islah untuk menghadapi pilkada. Kini kedua kubu membentuk tim kerja gabungan.

Solopos.com, JAKARTA — Partai Golkar membentuk tim kerja gabungan untuk menentukan kader yang ikut pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 2015. Hal itu dilakukan sebagai realisasi islah yang disepakati kedua kubu untuk menghadapi pilkada.

Ketua Umum Golkar versi Musyawarah Nasional Ancol Agung Laksono mengatakan tim kerja gabungan berskala nasional akan beranggotakan enam orang. Tiga orang dari kubu Munas Ancol dan tigas orang dari kubu Munas Bali.

“Ditetapkan semacam tim kerja untuk kemudian menyusun formula dari satu pintu,” katanya seusai menemui politikus senior yang juga mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) di kediamannya, Senin (25/5/2015) malam.

Agung menambahkan penentuan bakal calon kepala daerah dari Golkar akan didasari hasil survei. Jadi sepanjang memiliki elektabilitas dan peringkat yang baik, partai akan mengusung calon tersebut.

Selain itu, bakal calon juga harus memiliki rekam jejak dan kapasitas yang mumpuni untuk menjadi kepala daerah.

“Tidak ada istilah harus membayar mahar atau lainnya. Itu clean kami tidak ada,” kata dia.

Tim kerja gabungan ini juga akan menyepakati nama-nama bakal calon yang akan dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah nama yang diusung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Dalam hal ini, dia menegaskan, DPP yang dimaksud adalah yang diakui oleh KPU berdasarkan UU Pilkada dan UU Partai Politik.

Intinya, kesepakatan bersama tersebut merupakan jalur politik yang khusus diambil untuk menghadapi kesuksesan Pilkada Golkar. Di sisi lain, persoalan internal terkait perselisihan kepengurusan akan tetap diproses melalui jalur hukum.

“Adapun persoalan internal tentang perselisihan kepengurusan tetap dilakukan melalui jalur hukum dan sekarang sedang berada di tingkat banding. Itu tidak berubah,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.

Zona Merah dan Oranye Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah, Ini 12 Daerah Zona Merah di Indonesia

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan setiap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat id, zakat, khutbah, dan iktikaf dilarang digelar di zona merah dan zona oranye.

Seorang TKW asal Bantul Meninggal di Taiwan, Disnakertrans Upayakan Pemulangan Jenazah

Disnakertrans Bantul berupaya memulangkan jenazah TKW yang meninggal di Taiwan.