Kondisi Sulit, Pengelola Mal Minta Restrukturisasi Kredit ke Bank

Pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM darurat level 4 membuat banyak pusat perbelanjaan dan mal mengajukan restrukturisasi kredit.

 Mal sepi pengunjung saat PPKM (ilustrasi/Farida Trisnanintyas/Solopos)

SOLOPOS.COM - Mal sepi pengunjung saat PPKM (ilustrasi/Farida Trisnanintyas/Solopos)

Solopos.com, JAKARTA –– Belum selesainya Pandemi Covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat level 4 membuat banyak pusat perbelanjaan dan mal yang mengajukan restrukturisasi kredit.

Ketua Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menuturkan PPKM darurat dan level 4 ini yang melarang pusat perbelanjaan dan mal beroperasi ini sangat memberatkan dan tentu berdampak pada pengajuan restrukturisasi kredit kepada perbankan.

“Bentuk restrukturisasi lebih kepada penundaan pembayaran kewajiban yang tetap harus dibayar nantinya,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Umrah Dibuka, Perpuhi dan AMPHURI Tunggu Aturan Teknis

Adapun restrukturisasi yang diberikan umumnya 6 bulan dan dapat dilakukan peninjauan kembali. Dia berharap perbankan memberikan kemudahan restrukturisasi kredit pusat perbelanjaan dan mal di tengah kondisi saat ini.

Alphonzus mengungkapkan memasuki 2021 dalam kondisi yang lebih berat dari tahun lalu. Meskipun 2020 yang lalu adalah tahun yang sangat berat, tetapi para pelaku usaha masih memiliki dana cadangan.

Para pelaku usaha memasuki 2021 tanpa memiliki dana cadangan lagi karena sudah terkuras habis selama 2020, yang mana digunakan hanya sebatas untuk supaya bisa bertahan saja.

Baca Juga: BSI Bukukan Laba Bersih Rp1,48 Triliun di Semester I 2021

SubsidiĀ  Silang

Dia menyebutkan kondisi usaha pada 2021 masih defisit. Namun tak dipungkiri, kondisi usaha sampai dengan semester I/2021 lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.

Para pelaku usaha masih tetap mengalami defisit dikarenakan masih diberlakukannya pembatasan jumlah pengunjung dengan kapasitas maksimal 50 persen saja.

“Kondisi usaha bertambah berat dikarenakan pemberlakuan PPKM Darurat. Penutupan usaha selama pemberlakuan PPKM Darurat membuat para pelaku usaha semakin terpuruk,” tuturnya.

Baca Juga: BPS Solo Survei Perilaku Masyarakat Masa Pandemi, Apa Dampaknya?

Director Leads Property Darsono Tan mengatakan PPKM level 4 sangat memberatkan para pemilik pusat perbelanjaan dan mal.

Pasalnya, untuk membangun mal dan pusat berbelanjaan menggunakan fasilitas bank sehingga dengan situasi saat ini sudah hampir pasti akan mengajukan restrukturisasi ke bank.

“Karena praktis dari April 2020 sampai hari ini pendapatan mal semua terganggu. Kecuali, apabila developer tersebut ada income dari sektor lainnya sehingga bisa subsidi silang atau ada cash berlebihan,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Galeri 24, Awas Modusnya Bikin Gampang Tergoda!

Saat ini marak penipuan online yang mengatasnamakan Galeri 24 dan bikin masyarakat tergoda. Kira-kira apa modus yang digunakan?

DSC 12 Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Diplomat Success Challenge atau DSC 12 punya cara unik untuk menggugah masyarakat untuk terlibat dalam kompetisi tahunan ini.

Jika Bukan Listrik, Bahan Bakar Nabati Bisa Jadi Alternatif untuk Kendaraan Berat

Untuk mencapai emisi rendah karbon di sektor transportasi, bahan bakar nabati (BBN) dan hidrogen dinilai mempunyai peran sebagai alternatif yang bisa digunakan untuk kendaraan berat.

Ingin Bebas Finansial Personal? Simak 9 Tips Mewujudkannya

Memiliki kebebasan finansial adalah tujuan bagi banyak orang. Umumnya, kebebasan finansial dipahami sebagai individu yang mampu menjalani gaya hidup sambil mengelola keuangan.

Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

PLN telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendekatkan jarak dengan pelanggan, salah satunya dengan aplikasi PLN Mobile.

Kian Terjangkau, Tarif Tes Antigen di Stasiun jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menerapkan tarif baru untuk layanan rapid tes antigen di stasiun dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan.

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Kembangkan Potensi Diri, Telkomsel Gelar Webinar untuk Guru dan Pelajar

Telkomsel Area Jawa Bali menggelar webinar bertemakan Asyik Bersama Digital Maksimal dengan Merdeka Belajar.

Perjalanan KA Argo Lawu dan KA Argo Dwipangga Lebih Cepat 1 Jam

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan percepatan waktu tempuh pada perjalanan sejumlah KA jarak jauh.

Kabar Baik untuk Army, Kopi Kenangan Hadirkan Merchandise BTS x Built NY

BTS x Built NY Project menggandeng Kopi Kenangan menjadi distributor resmi dan pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sharp Dukung PMI dan Rumah Sakit Terapkan Informasi Berbasis Digital

Sharp menyerahkan bantuan 13 LED TV 42 inch kepada PMI Kota Solo di Markas PMI untuk menampilkan informasi stok darah dalam waktu nyata.

Kunjungi Solo, Menko Airlangga Beri Dukungan untuk UMKM Rumahan

Menko Airlangga Hartarto mengunjungi salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat yakni UMKM Usaha di Kota Solo untuk program dukungan UMKM.

Solopos Virtual Talkshow: Siap dengan Perubahan, Tiki Kian Banyak Beri Layanan Digital

Tiki juga memberikan layanan jemput online (Jempol), di mana Tiki akan menjemput barang ke rumah dan kemudian mengantarkannya ke tempat tujuan.