Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

 PASURUAN, 9/11 - PANEN GAND UM DI BROMO. Sebuah keluarga suku Tengger di Gunung Bromo melakukan ritual panen gandum di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (9/11/2011). Pengembangan budidaya tanaman gandum lewat propgram kerja sama Counterpart Fund (CF) dengan Second Kennedy Round (SKR) di wilayah Kecamatan Tosari seluas 100 hektar sekitar 60 persen produksinya disiapkan sebagai sumber benih gandum nasional. FOTO ANTARA/Musyawir/Koz/pd/11.

SOLOPOS.COM - PASURUAN, 9/11 - PANEN GAND UM DI BROMO. Sebuah keluarga suku Tengger di Gunung Bromo melakukan ritual panen gandum di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (9/11/2011). Pengembangan budidaya tanaman gandum lewat propgram kerja sama Counterpart Fund (CF) dengan Second Kennedy Round (SKR) di wilayah Kecamatan Tosari seluas 100 hektar sekitar 60 persen produksinya disiapkan sebagai sumber benih gandum nasional. FOTO ANTARA/Musyawir/Koz/pd/11.

Solopos.com, JAKARTA — Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia? Indonesia pernah melirik budidaya gandum beberapa waktu lalu, meski belum terealisasi.

Pada Mei lalu, Kementerian Perdagangan menyebut stok gandum nasional tinggal tiga bulan ke depan, yang artinya bakal habis pada Juli atau Agustus ini. Perang Rusia-Ukraina bukanlah satu-satunya penyebab menipisnya stok gandum, tapi juga gelombang panas India, sebagai pemasok sepertiga stok gandum Indonesia.

Harga gandum di negara tersebut melonjak tinggi, membuat negara tersebut mengambil langkah untuk menghentikan ekspor gandum. Kendati demikian, ekspor masih diizinkan ke negara-negara yang membutuhkan gandum dan berdasarkan permintaan pemerintahan masing-masing negara. Mengutip Bloomberg, Rabu (18/5/2022) gelombang panas melanda seluruh Asia Selatan, membuat hasil gandum di wilayah tersebut rusak. 

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Dari Jualan Biskuit, Jogi Hendra Jadi Orang Terkaya ke-9 Berkat Mayora

Berawal dari bisnis jualan biskuit yang dibuat keluarga, Jogi Hendra Atmadja sukses meniti karier sebagai pengusaha. Majalah Forbes menempatkan pendiri PT Mayora Indah itu sebagai orang paling kaye ke-9 di Indonesia.

+ PLUS Terancamnya Elang Jawa, Jelmaan Garuda Sang Lambang Negara

Februari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepasliarkan dua ekor elang Jawa di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dengan harapan populasinya yang terancam di alam liar kembali lestari, sebagai satwa jelmaan Garuda Indonesia, sang lambang negara.

+ PLUS Konser Dream Theater, Kuliah Musik Sekaligus Praktik

Menonton konser Dream Theater laksana kuliah musik sekaligus praktik. Dream Theater adalah perpaduan keahlian bermusik tingkat tinggi.

+ PLUS Abaikan Gugatan WTO, Indonesia Siap Setop Ekspor Timah dan Bauksit

Indonesia digugat oleh World Trade Organization (WTO) imbas penghentian ekspor nikel. Belum selesai gugatan itu, Indonesia juga bersiap menghentikan ekspor timah dan bauksit.

+ PLUS Situs Pekuburan Megalitikum dan Kampung Kuno Pringgoloyo Klaten

Selain di puncak dan lereng Gunung Lawu, peninggalan peradaban megalitikum di Soloraya juga ditemukan situs yang diduga sebagai perkuburan dan penanda kampung kuno di Dukuh Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Klaten, berupa susunan batu besar, serta temuan batu pipisan dan gandik.

+ PLUS Ketimpangan Gender dan Pemberdayaan Semu dalam Film Horor

Di film-film horor Indonesia bila diamati sekilas ada semacam empowerment atau pemberdayaan perempuan, namun ketika direproduksi terus-menerus justru mengerdilkan posisi perempuan di kehidupan nyata.

+ PLUS Sejarah Ciu Bekonang, Aset Monopoli Pemerintah Hindia Belanda

Masyarakat Soloraya dan sekitarnya mengenal ciu sebagai minuman alkohol (minol) tradisional sejak era penjajahan Belanda dan menjadi aset monopoli perdagangan oleh pemerintah kolonial saat itu.

+ PLUS Deretan Search Engine Gagal Saingi Google, Bagaimana dengan Gatotkaca?

Bicara mesin pencari atau search angine, hingga kini Google masih menjadi andalan. Sejumlah mesin pencari lain tumbuh dan berkembang, namun mereka gagal menandingi keperkasaan Google. Lalu, bagaimana dengan Gatotkaca, search angine yang digagas Kemkominfo?

+ PLUS Para Perempuan di Jalur Setan

Sejak Lisa (1971) ditayangkan di layar sinema Indonesia sebagai film horor pertama era Indonesia modern, hantu perempuan dominan muncul dalam film horor Indonesia pada setiap periode.

+ PLUS Mengenal Perempuan Pencetus Kali Pertama Teori Pemanasan Global

Banyak perempuan di dunia sains yang wafat tanpa menyaksikan masyarakat modern hidup dengan memanfaatkan dan mengakui kontribusi mereka. Eunice Newton Foote (1819-1888) adalah pencetus kali pertama teori pemanasan global.

+ PLUS Yang Baru dan yang Hilang di Malioboro

Kawasan Jl, Maliboro, Kota Jogja, kini menyajikan hal-hal baru sekaligus mengingatkan pada hal-hal yang hilang. Penataan kawasan Malioboro terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DIY.

+ PLUS Makanan Tanpa Batas di Asia: Teknologi untuk Mitigasi Krisis Pangan

Singapura menjadi negara pelopor di Asia yang memberi ruang bagi penjualan dan konsumsi makanan hasil rekayasa berbasis teknologi di laboratorium, salah satunya daging.

+ PLUS Pijat Tradisional Legendaris Mak Erot dan Wacana Wisata Kesehatan

Mak Erot menjadi salah satu nama yang cukup terkenal di Indonesia lantaran legendarisnya praktik pijat tradisional yang dilakoni perempuan itu beserta keturunannya, bahkan, Terawan Agus Putranto yang belum lama ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan pernah berwacana sebagai salah satu daya tarik wisata kesehatan Indonesia.

+ PLUS Krisis Global Malaise 1929, Awal Kebangkrutan 131 Pabrik Gula di Jawa

Krisis Malaise mengguncang dunia, termasuk Hindia Belanda pada 1929. Akibatnya, 131 pabrik gula (PG) di Jawa mengalami bangkrut yang berdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.

+ PLUS Menengok Songdo IBD, Kota Mandiri Cerdas Milik Swasta Terbesar Dunia

Songdo International Business District (IBD) dikenal sebagai kota mandiri terbesar di Korea Selatan. Kota pintar yang dibangun di area seluas 607 hektare ini disebut-sebut sebagai pengembangan real estate swasta terbesar dalam sejarah.

+ PLUS Melacak Jejak Perjalanan Satai

Indonesia memiliki aneka ragam satai yang dalam jejak perjalanannya berkembang sesuai kekhasan daerah. Satai bahkan telah menjadi kuliner identitas Nusantara, meski diyakini bukan asli Indonesia.

+ PLUS Berukuran Mini, Kelapa Genjah Jadi Solusi Sulitnya Mencari Tenaga Panen

Dengan tinggi rata-rata 3-4 meter, buah kelapa genjah mudah untuk dipanen. Selain buah melimpah, kelapa genjah menjadi solusi atas sulitnya petani mencari tenaga panen karena pohon kelapa varietas lain rata-rata terlalu tinggi.

+ PLUS Mengenang Ludwig Guttmann, Pencetus Olahraga Khusus Difabel

Tidak hanya mengobati secara medis, Ludwig Guttmann melibatkan para difabel dalam kegiatan olahraga, Upaya itu terbukti afektif untuk memberi harapan dan semangat hidup di tengah keterbatasan fisik yang mereka miliki. Atas perannya, Ludwig Guttmann mendapat julukan sebagai Bapak Atlet Difabel Dunia.

+ PLUS Menziarahi Keteladanan Gus Dur dan Buya Syafii di Pameran Seni Rupa

Berziarah ke sumber nilai-nilai dan keteladanan hidup menjadi ikhtiar mengingat sekaligus menguatkan nilai-nilai kebangsaan.

+ PLUS Dulu Pertirtaan Suci, Kini Cabean Kunti Dilirik Jadi Pusat Konservasi

Situs petirtaan suci Cabean Kunti yang berlokasi di Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, dilirik sebagai pusat konservasi sumber mata air.