Tutup Iklan
Petugas pemadam kebakaran dan warga membersihkan puing-puing rumah milik Suherman, warga Desa Karangtengah, Kecamatan Weru yang ludes terbakar, Minggu (16/6/2019). (Istimewa-Margono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Rumah milik Suherman, warga RT 004/RW 007, Dusun Gangin Kulon, Desa Karangtengah, Kecamatan Weru, Sukoharjo, ludes terbakar, Minggu (16/6/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. Seluruh isi rumah rumah seperti perabotan rumah tangga, sepeda motor, dan sepeda ontel ludes dilalap si jago merah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Minggu, kejadian bermula saat anggota keluarga Suherman memasak di dapur. Kala itu, istri Suherman meninggalkan dapur saat kondisi kompor gas masih menyala. Dia mengecek bangunan rumah baru yang letaknya di depan rumah, namun tiba-tiba asap hitam membumbung tinggi dari dapur.

Kobaran api menjalar dengan cepat ke ruangan lain. Sontak, warga setempat berhamburan ke luar rumah dan mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Mereka pontang panting membawa berbagai peralatan tradisional dan ember berisi air untuk menjinakkan kobaran api.

Sementara itu, beberapa warga lainnya menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Sukoharjo. Tak berapa lama kemudian, dua unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian. Para petugas damkar yang dibantu warga langsung menyemprotkan air ke setiap sudut rumah.

“Petugas damkar tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Proses pemadaman sekitar satu jam hingga pukul 11.00 WIB,” kata Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Bangunan rumah yang terbakar rata dengan tanah. Tak ada perabotan rumah tangga atau peralatan elektronik yang bisa diselamatkan dari amukan si jago merah. Bahkan satu unit sepeda motor dan sepeda ontel di dalam rumah ikut terbakar.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp100 juta. “Bangunan rumah yang terbakar ditaksir senilai Rp50 juta. Jika ditambah harta benda yang ikut terbakar, kerugian material akibat kebakaran ditaksir kurang lebih Rp100 juta,” ujar Margono.

Kebakaran diduga disebabkan kebocoran selang tabung gas yang digunakan saat memasak di dapur. Pemilik rumah tak menyadari kebocoran selang tabung gas yang berpotensi menimbulkan percikan api.

Sementara itu, Kapolsek Weru, AKP M. Busro, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan petugas telah memeriksa sejumlah saksi termasuk pemilik rumah dan warga setempat. Berdasarkan penyelidikan awal, kobaran api muncul kali pertama di dapur yang letaknya di bagian belakang rumah. Kobaran api makin membesar dan melalap bangunan dan isi rumah.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten