Komplotan Pencuri Motor Dicokok Polisi Klaten, 2 Orang Ditembak

Jajaran Polres Klaten menangkap komplotan pencuri sepeda motor asal Cawas di Gang Tawes, Bareng, Klaten Tengah, pertengahan Januari lalu.

Komplotan Pencuri Motor Dicokok Polisi Klaten, 2 Orang Ditembak

SOLOPOS.COM - Dua tersangka pencurian motor berjalan di Mapolres Klaten, Kamis (24/1/2019). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN — Jajaran Polres Klaten menangkap komplotan pencuri sepeda motor asal Cawas di Gang Tawes, Bareng, Klaten Tengah, pertengahan Januari lalu.

Dua dari empat anggota komplotan itu terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat ditangkap. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, anggota komplotan pencuri sepeda motor berasal dari Gombang, Cawas.

Keempatnya, yakni Santoso Aji alias Aji , 27, warga Gombang, Cawas; Andi Wibowo alias Kothin, 33, Gombang, Cawas; Mulyadi alias Guthuk, 30, warga Gombang, Cawas; Setiyono alias Mangmo, 27, pria kelahiran Temanggung berdomisili di Gombang, Cawas.

Dua nama yang disebut terakhir merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor. Mulyadi menjalani hukuman 2,5 tahun penjara dan baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane, Semarang, November 2018 lalu.

Setiyono juga pernah dipenjara dua tahun di LP Kedungpane, Semarang, dan baru keluar dari September 2018 lalu. Polisi terpaksa menembak kaki kiri Setiyono dan kaki kanan Mulyadi karena saat ditangkap keduanya berusaha melarikan diri.

Sepeda motor Honda Beat warna putih biru yang dicuri para tersangka dijual kepada seorang warga di Karangdowo seharga Rp2,2 juta. Dari hasil penjualan itu, masing-masing pelaku memperoleh jatah Rp200.000.

Sisanya digunakan berkaraoke dan menggelar pesta minuman keras (miras). “Pencurian dilakukan Senin [24/12/2018] tengah malam. Mereka mencuri motor Honda Beat warna putih biru milik Yohanna yang diparkir di teras rumah mahasiswa itu di Gang Tawes, Bareng, Klaten Tengah,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andi, saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Kamis (24/1/2019).

AKP Didik Sulaiman mengatakan sebelum beraksi, Setiyono cs. sempat makan soto di warung tak jauh dari rumah korban, Senin (24/12/2018) malam. Saat itu lah, Setiyono melihat satu unit sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 3016 AAC yang diparkir di teras rumah Yohanna dan ternyata tak dikunci setang.

“Saat pemilik masuk ke rumah [sepulang dari gereja], para pelaku beraksi. Setiyono mengambil sepeda motor. Andi Wibowo bertugas mendorong sepeda motor yang dikendarai Setiyono dengan menggunakan kakinya alias mancal. Sedangkan Santoso Aji dan Mulyadi berjaga-jaga [melihat situasi],” katanya.

AKP Didik Sulaiman mengatakan keempat tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Klaten. Keempat tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

“Tersangka Andi Wibowo dan Santoso Aji ditangkap di Cawas. Tersangka Setiyono dan Mulyadi ditangkap di Salatiga saat bekerja sebagai buruh di sana,” katanya.

Salah satu tersangka, Mulyadi, mengaku terpaksa mencuri sepeda motor guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Saya belum berkeluarga. Sehari-hari, saya hanya bekerja sebagai seorang buruh harian lepas. Saya baru keluar dari penjara, September 2018,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Malang Dirumahkan

Hotel dan Restoran di Malang terpaksa merumahkan separuh dari total karyawan mereka untuk bisa bertahan sekaligus mematuhi aturan PPKM.

Paket Obat Covid-19 Gratis Didistribusikan ke Pasien Isoman di Bantul

Penyaluran paket obat Covid-19 gratis ke pasien yang isoman di rumah di Bantul dilakukan oleh para tentara Bintara Pembinaan Desa (Babinsa).

Windy Cantika Sempat Gugup karena Persaingan Olimpiade Tokyo 2020 Sangat Ketat

Windy Cantika sempat gugup karena para rival tampil tangguh hingga hanya berjarak tipis untuk total perolehan angkatan.

Ahsan/Hendra Awali Olimpiade Tokyo 2020 dengan Mudah

Ahsan/Hendra kemudian akan menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Senin (26/7/2021) pukul 16.00 WIB.

Revitalisasi Pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Kota Jogja Segera Dimulai

Revitalisasi pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Jogja akan menghabiskan dana senilai Rp20 miliar.

KISAH KADES JENAR: Dulu Hujat Pejabat, Kini Disuntik Vaksin Langsung oleh Bupati Sragen

Akhirnya Kades Jenar bertemu Bupati Sragen dan disuntik vaksin.

Peringati Hari Anak Nasional, Anak di Madiun Dapat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melakukan vaksinasi terhadap anak berusia 12 tahun ke atas saat peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2021.

Hingga Juli 2021, Ada 125 Kasus Kematian Karena Covid-19 di Kulonprogo

125 kasus kematian akibat Covid-19 selama Juli di Kabupaten Kulonprogo, mayoritas pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku kena buli dan kecaman akibat informasi yang disampaikan @pandemictalks soal serapan anggaran Covid-19 di Jateng yang disebut terendah.

Mimpi CEO Wardah Salman Subakat Bangun Ekosistem Pendidikan Indonesia

Salman Subakat, yang menduduki jabatan Chief Executive Officer (CEO) Paragon Technology and Innovation mendeskripsikan dirinya dalam empat kalimat.

Tugu Bola, Ikon Baru Desa Sambi Sragen dan Jadi Simbol Pemersatu Warga

Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, kini memiliki ikon wilayah yakni Tugu Bola. Tugu ini menjadi simbol pemersatu warga Desa Sambi.

Beredar Kabar Nakes RSUD Ambarawa Ditusuk Keluarga Pasien Covid-19, Ini Klarifikasi Polda Jateng

Video seorang anggota keluarga pasien Covid-19 yang meninggal mencoba menusuk nakes RSUD Ambarawa beredar viral di media sosial. Polda Jateng beri penjelasan.