Komnas PA Kecewa Motivator Julianto Eka Jalani Sidang secara Daring

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menuntut majelis hakim PN Malang menghadirkan Julianto Eka pada sidang pembacaan tuntutan, Rabu (27/7/2022) mendatang.

 Motivator yang menjadi terdakwa kasus pelecehan seksual, Julianto Eka Putra dan tim penasihat hukumnya sebelum persidangan di PN Malang, beberapa hari lalu. (Istimewa/Kejati Jatim)

SOLOPOS.COM - Motivator yang menjadi terdakwa kasus pelecehan seksual, Julianto Eka Putra dan tim penasihat hukumnya sebelum persidangan di PN Malang, beberapa hari lalu. (Istimewa/Kejati Jatim)

Solopos.com, JAKARTA – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) kecewa lantaran motivator Julianto Eka Putra, terdakwa kasus dugaan pelecehan seksual sejumlah siswi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI), tidak dihadirkan secara langsung ke persidangan.

Pada persidangan ke-20 di Pengadilan Negeri Malang, Rabu (20/7/2022), Julianto Eka hadir secara online (daring) dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Malang, Jawa Timur tempatnya ditahan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menuntut majelis hakim PN Malang menghadirkan Julianto Eka pada sidang pembacaan tuntutan, Rabu (27/7/2022) mendatang.

Arist Merdeka Sirait mengatakan, meskipun saat ini terdakwa telah ditahan di LP Malang, sudah seharusnya dihadirkan dalam persidangan pembacaan tuntutan.

Baca Juga: Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan Kasus Julianto Eka, Ini Nomornya

“Mengapa pada saat pembacaan tuntutan tidak dihadirkan secara fisik,” kata dia seeperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Ia menjelaskan, selama proses persidangan pertama hingga ke-19 terdakwa selalu dihadirkan secara fisik di Pengadilan Negeri Malang.

Sehingga, ia mempertanyakan mengapa pada sidang tadi siang terdakwa Julianto Eka tidak didatangkan ke pengadilan.

Baca Juga: Diadukan ke Polisi Lagi, Motivator Julianto Eka Diduga Eksploitasi Anak

Sebagai informasi, Julianto Eka tetap mengikuti persidangan secara daring dari LP Malang pada persidangan tadi siang yang seharusnya membacakan tuntutan jaksa.

Pembacaan tuntutan ditunda selama satu pekan.

“Saya mengingatkan majelis hakim, selama sidang pertama hingga ke-19 terdakwa selalu dihadirkan secara fisik. Seharusnya bukan soal status tahanan itu tapi JE harus dihadirkan di sini. Itu juga menjadi kekecewaan korban,” katanya.

Baca Juga: Dituding Membela Terdakwa Pelecehan Seksual, Ini Kata Kak Seto

Jaksa penuntut Edi Sutomo menjelaskan alasan mengapa Julianto Eka tidak dihadirkan secara langsung pada persidangan tadi siang.

Jaksa beralasan saat ini terdakwa Julianto Eka tengah menjalani masa tahanan di LP Malang.

“Persidangan secara online. Sebelumnya hadir karena saat itu tidak dilakukan penahanan. Sekarang sudah masuk di Lapas Lowokwaru Malang. Tadi terdakwa juga muncul di layar,” ujarnya.

Baca Juga: Motivator Julianto Eka Tak Ditahan, Pengacara: Klien Saya Kooperatif

Sumber: antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kapolri Dampingi KSAL Dites DPR, Buktikan Polisi dan Tentara Solid

      Kapolri menyebut dirinya sengaja mendampingi KSAL sebagai bukti polisi dan tentara solid.

      Diusung PAN ke Pilpres 2024, Ganjar Nunggu Restu Megawati

      Mendapat dukungan dari PAN, Ganjar Pranowo menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai bakal calon presiden kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

      Pendapatan Negara Bukan Pajak Imigrasi Tembus Rp4 Triliun, Tertinggi dari Visa

      Direktorat Jenderal Imigrasi mengantongi PNBP Rp4 triliun hingga Kamis (1/11/2022) dan menyebut pemasukan tertinggi dari layanan visa, yakni hampir Rp1,8 triliun.

      Tim SAR UNS di Cianjur: Bantu Bayi Lahir di Tenda, Tolong Warga Digigit Ular

      Beruntung ada dua bidan dalam Tim SAR UNS sehingga mereka pun dengan sigap membantu menolong persalinan bayi tersebut.

      Pamit Pulang, Tim SAR UNS Ditangisi Puluhan Anak Korban Gempa Cianjur

      Video puluhan anak yang menangis sembari melambaikan tangan kepada Tim SAR UNS tersebar ke sejumlah grup Whatsapp.

      Usung Ganjar Pranowo ke Pilpres 2024, PAN akan Lobi Golkar dan PPP

      Terkait dengan masukan dan usulan mengusung Ganjar Pranowo tersebut, Zulhas akan membawanya untuk didiskusikan bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

      3 Perguruan Tinggi Solo Gelar Seminar Internasional Bisnis

      Profesor Safiah dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka menyebut fokus entrepreneur saat ini yaitu lebih mengarah ke entrepreneur in new era.

      1 Personel Gugur Ditembak KKB, 105 Anggota Brimob Dikirim ke Papua

      Ke-105 personel Brimob Polda NTT itu bergabung ke Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz di Papua.

      Jalan Mulus, Laksamana Yudo Margono segera Dilantik sebagai Panglima TNI

      Persetujuan terhadap Yudo Margono oleh anggota Komisi I DPR bulat tanpa melalui pemungutan suara.

      Kasus Tambang Ilegal, Penyidik Gelar Perkara Penetapan Tersangka Ismail Bolong

      Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri melakukan gelar perkara untuk menetapkan Ismail Bolong sebagai tersangka kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur, Jumat (2/12/2022).

      ART Sambo Terbukti Berbohong kepada Hakim, Warganet: Tangkap Kodir!

      Dalam rekaman kamera CCTV yang diperlihatkan di persidangan, Kamis (1/12/2022), terbukti Kodir berulang kali keluar masuk rumah Ferdy Sambo, baik sebelum maupun sesudah Yosua dibunuh.

      Janji Yudo Margono jika Menjadi Panglima TNI, Tindak Tegas Tentara Arogan

      Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, menyampaikan visi-misi saat uji kelayakan di Komisi I DPR, Jumat (2/12/2022), salah satunya akan menindak tegas & menjamin tidak ada oknum TNI bertindak arogan.

      Mantan Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

      Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ferry Mursyidan Baldan, meninggal dunia di Jakarta pada Jumat (2/12/2022).

      Ini Dia Sosok Pria & Perempuan dalam Video Viral Muncul Imam Mahdi di Karawang

      Viral video tentang kemunculan sosok wanita dan pria paruh baya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi dari Republik Kutatandingan Dunia.

      Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Polri Aiptu Joko Murdo Dibawa ke Jakarta

      Jenazah kru helikopter P-1103 Korpolairud Baharkam Polri, Aiptu Anumerta Joko Mudo, diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (2/12/2022) pagi.

      Terkini Korban Gempa Cianjur: 329 Orang Meninggal, 11 Masih Dicari

      Laporan Kantor SAR Bandung dari Posko Utama Penanggulangan Bencana Gempa Cianjur tercatat korban meninggal dunia 329 orang dan 11 orang masih dalam pencarian.