Komite Nobel Tidak Memprioritaskan Kuota Gender dan Etnik

Jurnalis Maria Ressa dari Filipina adalah satu-satunya perempuan yang menerima penghargaan bergengsi tersebut tahun ini, berbagi dengan sesama jurnalis Dmitry Muratov dari Rusia.

 Jurnalis dari Filipina Maria Ressa satu-satunya perempuan penerima Nobel 2021. (Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Jurnalis dari Filipina Maria Ressa satu-satunya perempuan penerima Nobel 2021. (Antaranews.com)

Solopos.com, STOCKHOLM – Sebanyak 59 hadiah Nobel – atau 6,2% dari dari seluruh hadiah Nobel – diberikan kepada perempuan sejak hadiah tersebut diberikan pada tahun 1901.

Ilmuwan Swedia dan kepala akademi yang menganugerahkan hadiah Nobel mengesampingkan gagasan tentang kuota gender atau etnik dalam pemilihan pemenang untuk penghargaan bergengsi tersebut.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Dicari, 1.000 Pelaku Usaha Mikro Soloraya untuk Dimodali Rp1 Juta

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Group dan Wong Solo Group akan memberikan dana hibah Rp1 juta per orang bagi 1.000 pelaku usaha mikro yang tersebar di Soloraya.

Pakai Baja Ringan, Atap Masjid Nguter Ambruk, Kenali Plus dan Minusnya!

Penggunaan atap baja ringan jadi kambing hitam atas ambruknya atap serambi Masjid Nguter, Sukoharjo, berikut plus minus penggunaan atap baja ringan.

Asal Usul Mitos Larangan Menikah Orang Mayang dengan Pajang Solo

Ada mitos larangan menikah orang Mayang, Sukoharjo dengan orang Pajang, Solo. Begini awal mulanya mitos tersebut muncul!

Viral Video Mesum Lele 13 Detik, Diperankan Gamers PUBG

Beredar video mesum viral di media sosial yang diperankan gamers PUBG Indonesia dengan akun Lele berdurasi 13 detik.

Menari Bermasker di Pendapa Bupati Wonogiri Jadi Tantangan Tersendiri

Menari memakai masker adalah tantangan tersendiri karena membuat ngos-ngosan atau sulit bernapas.

Buntut Video Viral, Orangtua Siswa di Pekalongan Polisikan Guru

Orangtua siswa di salah satu SMP di Kabupaten Pekalongan melaporkan seorang guru ke polisi buntut video viral di media sosial.

Akhirnya Aurel Hermansyah Ketemu Raul Lemos, Netizen Ikut Bahagia

Aurel Hermansyah akhirnya bertemu dengan papa tirinya, Raul Lemos ditemani oleh Atta Halilintar. Netizen ikut berbahagia.

Baru Dibeli, Seekor Sapi di Boyolali Tewas Tercebur Sumur

Suparmin baru saja membeli sapi itu dari pasar hewan di Kabupaten Grobogan.

Duh! Anthony Ginting Mundur dari Denmark Open 2021, Ini Penyebabnya

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memutuskan untuk mundur dari kejuaraan Denmark Open 2021.

Megawati Curhat ke Rudy: Aku Sudah Semakin Tua

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, curhat kepada mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, bahwa dirinya kini semakin tua.

Sambil Menahan Tangis, Ini Pesan Nani Satai Beracun untuk Aiptu Tomi

Terdakwa Satai Beracun, Nani Aprilliani Nurjaman, menahan tangis sembari menyampaikan terima kasih kepada Aiptu Tomi atas cinta, kasih sayang, tetapi menyimpan kebohongan.

Punya 271 Restoran di 4 Negara, Ternyata Ini Kunci Sukses Bos Wong Solo

Puspo Wardoyo, bos Wong Solo Group, yang unya 271 restoran di empat negara membagikan beberapa kunci sukses menjadi pengusaha.

Lorong Bawah Tanah di Kodim, Jalur Telegraph Banyuwangi-Australia?

Disparbud Banyuwangi menduga lorong bawah tanah di Kodim 0825 Banyuwangi bagian dari sambungan telegraph Banyuwangi ke Australia.

Ganjil Genap di Tawangmangu & Ngargoyoso Diusulkan Berlaku Sabtu-Minggu

Dishub Karanganyar telah melakukan kajian penerapan ganjil genap pelat nomor kendaraaan yang menuju kawasan wisata Tawangmangu dan Ngargoyoso. Rencananya dibelakukan akhir pekan.

Angin Puting Beliung Terjang 4 Desa di Kudus, Ratusan Rumah Warga Rusak

Ratusan rumah warga di empat desa di Kabupaten Kudus mengalami kerusakan setelah diterjang bencana angin puting beliung.

Horor! Ini Cerita Penyelam di Lokasi Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Lokasi tenggelamnya kapal Van der Wijck di perairan Lamongan tahun 1936 dikenal angker.