Solopos.com, KULONPROGO - Sutarto, 25, warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan akhirnya meninggal dunia setelah 10 hari mengalami masa kritis akibat menenggak ciu oplosan di salah satu rumah calon legislator (caleg) dari wilayah setempat.

Korban menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit PKU Muhammadyah Jogja, Rabu (19/2/2014) pukul 08.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, pada saat itu Sutarto bersama sejumlah temannya mengikuti acara sosialisasi Pemilu di rumah Sugiyanto, salah satu caleg yang tinggalnya juga di Tanjungharjo.

Salah satu sumber koran ini mengatakan, Sutarto sudah terlalu banyak minum sehingga raganya terasa sesak hingga akhirnya koma dan meninggal dunia.

"Dia (Suparto) sudah sejak pagi minumnya, berlanjut hingga larut malam. Mungkin fisiknya sudah enggak kuat tapi masih dia paksakan minum. Akhirnya dia tidak sadarkan diri dan berujung meninggal dunia ini," ujar sumber yang enggan disebut identitasnya itu menuturkan kepada wartawan, Rabu (19/2/2014).

Kapolsek Nanggulan, Ajun Komisaris Polisi Supardi membenarkan adanya korban meninggal karena minuman keras di wilayahnya. Hanya saja dia enggan berkomentar banyak mengingat penanganannya sudah berada di ranah Polres Kulonprogo.

Sementara itu Sugiyanto mengakui Sutarto merupakan salah satu tim sukses pemenangan dirinya dalam Pemilu nanti. Dalam acara sosialisasi Pemilu di rumahnya, Sugiyanto juga mengetahui Sutarto hadir. Hanya saja dia tidak tahu menahu tentang kondisi tim suksesnya itu menenggak minuman keras. (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten