Kokoh! Ini Satu-Satunya Rumah Selamat saat Erupsi Gunung Semeru

Penampakan satu-satunya rumah yang masih berdiri kokoh seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru viral di media sosial.

 Penampakan rumah yang selamat seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru. (TikTok/@rendra_tegar)

SOLOPOS.COM - Penampakan rumah yang selamat seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru. (TikTok/@rendra_tegar)

Solopos.com, LUMAJANG — Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) meluluhlantakkan banyak bangunan, khususnya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Meski demikian, ternyata ada satu rumah yang masih berdiri tegal setelah diterjang awan panas Gunung Semeru.

Penampakan rumah yang selamat itu viral dalam video yang diunggah pengguna akun TikTok @Rendra. Rumah tersebut berada di Kampung Renteng yang  di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Satu-satunya rumah yg selamat di Kampung Renteng. Rumah Pak Roh,” tulis keterangan akun tersebut, seperti dikabarkan Okezone.com, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Cerita Kampung Renteng Jadi Lautan Debu, Tertimbun Abu Gunung Semeru

Rumah itu tampak penuh debu dan abu. Tetapi bentuknya masih tegak berdiri dibandingkan rumah penduduk lain. Video tersebut mengundang empati warganet atas bencana alam yang terjadi di Gunung Semeru.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, erupsi Gunung Semeru berdampak pada delapan kecamatan di Lumajang. Seluruh rumah warga di Dusun Curah Krobokan, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dilaporkan hancur akibat terdampak erupsi Gunung Semeru.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, 3 Gunung Berapi di Indonesia Siaga, 11 Waspada

Bencana alam tersebut juga menyebabkan Jembatan Gladak Perak yang merupakan akses penghubung antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang putus. Akibat kondisi itu, warga yang ada di Pronojiwo tidak bisa mengarah ke wilayah Lumajang.

Sementara itu abu vulkanik erupsi Gunung Semeru menyulap Kampung Renteng lenjadi lautan debu. Rumah, pabrik, tempat ibadah, hingga kendaraan warga tertimbun abu. Bahkan hujan abu yang terjadi di sana menyebabkan beberapa ternak warga mati.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Ketimpangan Menurun dan Angka Melek Huruf Sragen Terendah di Soloraya

LBH Pers menilai pemidanaan dua orang polisi aktif penganiaya jurnalis Tempo di Kota Surabaya Nurhadi adalah preseden baik dalam hal perlindungan profesi jurnalis dan kebebasan pers.

Yusuf Mansur: Sekali Jatuhin Omongan Jangan Dipatahin

Yusuf Mansur mengajak seluruh karyawan Paytren untuk bergembira.

Sedekah Perusahaan ke Yusuf Mansur, Pengusaha Ini Mengaku Kecewa

Belakangan perusahaan tersebut dikembangkan Yusuf Mansur dengan branding Paytren.

Wow, Pebisnis Ini Sedekah Perusahaan kepada Ustaz Yusuf Mansur

Ia menyedekahkan perusahaan miliknya PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) untuk Pondok Pesantren Darul Quran melalui Yusuf Mansur

Faisal Basri Bakal Gugat UU Ibu Kota Negara

Faisal Basri menilai pengesahan UU IKN tergesa-gesa.

Kasus Omicron Melonjak, Ini Pesan Presiden Jokowi

Jokowi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap varian Omicron tetapi tidak perlu bereaksi berlebihan.

Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Inilah sosok Sabdo Palon yang dikenal sebagai tokoh penguasa Tanah Jawa.

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$35,34 M, Tertinggi Sejak 2006

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut neraca perdagangan Indonesia pada 2021 mengalami surplus tertinggi sejak 2006 atau 15 tahun lalu.

Kapolri Impikan Polisi Punya Kemampuan Auditor Keuangan

Kapolri menyebutkan, pentingnya pemberian sertifikat CSFA untuk para perwira menengah dan perwira pertama Polri agar memiliki kemampuan untuk melakukan audit.

Ahli Kepolisian: Penembakan Anggota Laskar FPI Seusai Prosedur

Penembakan empat anggota FPI yang dilakukan oleh dua polisi di Tol KM 50 tidak menyalahi prosedur karena insiden itu masuk kategori situasi ekstrem.

Kisah Dibalik Perubahan Nama Yusuf Mansur, Sama-Sama 2 Kali Dipenjara

Yusuf Mansur membeberkan kisah dibalik perubahan namanya dari Jam'an Nurchotib Mansur menjadi Yusuf Mansur, yakni sama-sama pernah dua kali dipenjara.

Gempa Afghanistan Telan Korban 22 Nyawa

Korban meninggal akibat gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Badghis, Afghanistan bertambah menjadi 22 orang, Selasa (18/1/2022).

Vaksin Merah Putih Jadi Prioritas Badan Riset Negara

Vaksin Merah Putih menjadi salah satu jenis vaksin yang diharapkan menjadi vaksin yang dihasilkan oleh anak bangsa.

Perempuan Depresi Turun dari Menara Setelah Kapolsek Panggil "Sayang"

Melalui alat pengeras suara (toa), Kompol Manapar bereaksi dan mengucapkan, 'Sayang ayo turun", sebanyak dua kali, untuk membujuk Julidar.

+ PLUS Periode Maret-September 2021, Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Menurun

Tingkat ketimpangan atau kesenjangan pengeluaran masyarakat di tingkat nasional yang diukur oleh rasio Gini pada Maret 2021 dan pada September 2021 menunjukkan penurunan.