Koes Plusan Jadi Program Baru Lokananta Solo

Lokananta, meluncurkan program baru bertajuk Koes Plus-an di selasar tengah Taman Lokananta, Solo, Jumat (22/3/2019). Menggandeng Koes Plus Fans Surakarta, pentas tersebut menampilkan deretan grup band pelestari lagu-lagu Koes Bersaudara dan Koes Plus.

Koes Plusan Jadi Program Baru Lokananta Solo

SOLOPOS.COM - Gedung Lokananta Solo. (Solopos-Dok)

Solopos.com, SOLO – Lokananta, meluncurkan program baru bertajuk Koes Plus-an di selasar tengah Taman Lokananta, Solo, Jumat (22/3/2019). Menggandeng Koes Plus Fans Surakarta, pentas tersebut menampilkan deretan grup band pelestari lagu-lagu Koes Bersaudara dan Koes Plus. Acara perdana ini dimulai pukul 19.30 WIB hingga rampung.

Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada wartawan, Rabu (20/3/2019), agenda tersebut merupakan bentuk keterbukaan Lokananta dengan pencinta musik Solo. Kepala Cabang Lokananta, Pendi Heryadi, berharap Lokananta semakin dikenal oleh masyarakat umum, mulai Soloraya hingga level nasional.

“Dan semoga acara ini tidak hanya sekadar angan-angan semata, tapi harapan kami agar terciptanya suatu kerja sama bersimbiosis mutualisme. Dan semoga bisa berkelanjutan dengan event-event berikutnya,” kata dia.

Acara serupa bakal rutin digelar agar masyarakat semakin dekat dengan Lokananta yang merupakan perusahaan rekaman bersejarah paling tua di Indonesia. Selain menggelar berbagai kegiatan untuk menggaet penikmat musik, mereka juga terus melakukan pengarsipan. Sampai saat ini telah berhasil mendokumentasikan ribuan karya audio yang bersumber dari beragam jenis kesenian hingga peristiwa–peristiwa bersejarah.

Lokananta menyimpan ribuan aset audio bersejarah seperti, master audio Proklamasi, Indonesia Raja, Pidato Kebangsaan Presiden Soekarno, dan lagu daerah seluruh Indonesia. Dengan beragam isian tersebut Lokananta menjadi tempat bersejarah yang bisa difungsikan sebagai ruang rekaman, pusat penelitian, hingga objek wisata. “Hal tersebut yang menjadi landasan kami untuk menarik masyarakat umum agar mau menengok Lokananta,” kata Pendi.

Sebelumnya, Lokananta menggandeng Yayasan Kampung Halaman asal Sleman, DIY, saat merayakan Hari Musik Nasional, Sabtu (9/3). Mereka menggelar konser dan launching album kompilasi berjudul 2500 Kalori volume 2. Menyusul volume pertama Album 2500 Kalori yang sudah diluncurkan pada 2017 lalu.

Konser diawali dengan diskusi interaktif soal pangan bersama anak muda Solo. Baru dilanjutkan pentas bersama grup musik yang mengisi album 2500 Kalori volume 2. Di antaranya Gorong-Gorong, Akar Pijar, Sisir Tanah, Terasering, dan Fajar Merah.

Selain itu, konser 2500 Kalori juga menjadi media pengenalan Studio Lokananta kepada anak muda dan musikus indie. Staf Marketing Lokananta Sriyono Ali Maskuri saat berbincang dengan Solopos.com beberapa waktu lalu berharap para penampil mau kembali lagi ke Lokananta setelah acara rampung.

Sejak beberapa tahun terakhir, kata Sriyono, Lokananta, memang genjar promosi. Beberapa nama besar seperti Slank, dan Glen Fredlly pernah melakukan rekaman di sana. Grup musik Slank merekam album baru di Studio Lokananta selama sepekan. Mereka melakukan live music di dalam ruang studio selama empat hari, sisanya live akustik di venue lain.

“Seingat saya setelah Glen Fredly beberapa musikus nasional melakukan rekaman di Lokananta. Yang kami lakukan untuk menyambut mereka ya biasanya mempersiapkan semaksimal mungkin agar tertarik dan mengenalkan studio ini ke musikus lainnya,” terang dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

KRL Jogja-Solo Masih Tetap Beroperasi selama Larangan Mudik

PT KAI Commuter memastikan KRL Jogja-Solo dan KA Prameks relasi Jogja-Kutoarjo tetap beroperasi selama masa larangan mudik.

Lafal Asmaul Husna Percantik Pusat Kota Blora

Pemerintah Kabupaten Blora mempercantik seputar bundaran atau Alun-Alun dengan tiang lampu dan pernik religius lafal Asmaul Husna.

Kisah Arbain Nugroho, ASN Gunung Kidul Setia Jadi Personel Linmas di Solo

Arbain merupakan anggota Linmas Banyuanyar yang sehari-hari juga merupakan pengajar di SD Prebutan, Semin, Gunung Kidul, DIY.

Semen Gresik Gelar Kick-Off Meeting Sistem Manajemen Anti Suap

PT Semen Gresik (SG) menggelar kick-off meeting dalam rangka penerapan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Profil Lengkap Raditya Oloan: Dulu Pemakai Narkoba Kini Jadi Pendeta

Inilah profil lengkap dari Raditya Oloan, influencer dan juga pendeta, yang baru saja meninggal dunia setelah negatif Covid-19.

Heboh Isu Bumi Datar dalam Soal Siswa SD, Begini Jawaban Dinas Pendidikan Cimahi

Disdik Cimahi menyebut pemasangan gambar ilustrasi bumi datar tidak dimaksudkan untuk menyebarkan pemahaman bumi datar. Namun sekadar kesalahan dalam pemilihan gambar ilustrasi oleh guru.

Gakin di Magelang Jadi Sasaran Operasi Pasar Murah

Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Magelang, menggelar pasar murah menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pelajar yang Meninggal di Kudus Diduga Korban Pembunuhan

Polres Kudus menangani kasus meninggalnya Hanifah Khoiron Nisa, pelajar kelas XI Madrasah Aliyah asal Kecamatan Kaliwungu, yang diduga kuat karena korban pembunuhan.

Ikatan Cinta 7 Mei 2021: Ada Kabar Ricky Meninggal, Elsa Bahagia

Ini dia sinopsis singkat sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Jumat, 7 Mei 2021 yang menceritakan tentang Ricky yang dikabarkan meninggal.

800-an Calhaj Karanganyar Diusulkan Dapat Vaksin Covid-19 Dosis I

Kabupaten Karanganyar mendapat tambahan 790 vial atau setara 7.900 dosis vaksin Covid-19 pada Selasa (4/5/2021).

Tanpa Ampun, 264 Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Pos Cemoro Sewu Magetan

Sebanyak 254 kendaraan yang kebanyakan sepeda motor dipaksa putar balik di pos penyekatan Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

SM dan YG Entertaintment Terlempar dari Saham Blue-Chip Korea, Ini Sebabnya

Dua dari tiga raksasa perusahaan hiburan di Korea yaitu SM serta YG Entertaintment tidak lagi masuk ke dalam klasifikasi blue-chip di perdagangan saham Korea.