Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

 Ilustrasi  Asrama Haji Donohudan Boyolali. Jumat (15/7/2022). (Istimewa/boyolali.go.id)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Asrama Haji Donohudan Boyolali. Jumat (15/7/2022). (Istimewa/boyolali.go.id)

Solopos.com, SOLOJemaah haji kelompok terbang (kloter) terakhir telah tiba di Debarkasi Solo Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (14/8/2022). Kloter ke-43 tiba pada pukul 05.55 WIB dan sudah pulang ke daerah masing-masing.

Berdasarkan dalam keterangan pers yang diperoleh Solopos.com dari PPIH Debarkasi Solo, Minggu, kloter ke-43 berasal dari Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Sleman, Kota Pekalongan, Kota Semarang dan Kota Tegal. Mereka diangkut pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 6243 dari Madinah.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Total jemaah berjumlah 356 orang. Berdasarkan pantauan Solopos.com, para anggota jemaah yang tiba di debarkasi tidak menginap di Asrama Haji Donohudan, tapi tetap melakukan serangkaian tes kesehatan termasuk tes antigen sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Mereka menjadi penutup gelombang kedua kedatangan jemaah haji ke Debarkasi Solo yang berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski demikian masih ada satu orang jemaah yang masih tertahan di Arab Saudi karena sakit.

Debarkasi Solo total telah menerima kedatangan 44 kloter dengan 43 kloter berasal dari embarkasi Solo dan satu kloter berasal Jakarta. Jumlah total jemaah ada 15.162 orang, 172 petugas haji, dan 13 pembimbing haji.

Baca Juga: Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal di Arab Saudi Tambah Jadi 17 Orang

Sedangkan total jemaah yang meninggal di Tanah Suci dari Debarkasi Solo ada 17 jemaah. Anggota jemaah haji terakhir yang meninggal berasa dari Kota Semarang, Selasa (9/8/2022).

Selain itu ada Total ada 18 jemaah haji yang meninggal, dengan rincian 17 meninggal di Arab Saudi dan satu orang jemaah meninggal di Indonesia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Getirnya Lagu Kanjuruhan dan Konsistensi Kritik Sosial Iwan Fals

      Getirnya Lagu Kanjuruhan dan Konsistensi Kritik Sosial Iwan Fals

      Lewat lagunya berjudul Kanjuruhan, Iwan Fals menunjukkan konsistensinya sebagai musisi yang menyuarakan kegelisahan hati masyarakat di balik Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sekitar 130 orang. Kritik sosial tercermin dari setiap lirik lagunya yang terasa getir dan menyayat hati.

      Berita Terkini

      Capaian KB di Sumberlawang Sragen 71,21%, Begini Langkah IPeKB

      Dari 7.519 pasangan usia subur (PUS) di Sumberlawang Sragen, sebanyak 2.065 yang seharusnya ber-KB, tapi belum ber-KB.

      Pekan Depan, Hasil Uji Jembatan Jurug A Keluar

      PT Bukaka masih menguji kekuatan beban jembatan Jurug A untuk jalur alternatif kendaraan roda dua.

      Samakan Harga, Tukang Potong Rambut Polokarto Sukoharjo Bentuk Paguyuban

      Paguyuban potong rambut Polokarto Sukoharjo dibentuk untuk menyamakan persepsi dan harga di antara para anggota

      Perhutani Surakarta Bimbing 75 Mahasiswa UNS dalam Praktikum Pengelolaan Hutan

      Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta membimbing 75 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

      44 Kebakaran di Boyolali hingga September 2022, Korsleting Penyebab Terbanyak

      Korsleting menjadi penyebab terbanyak kebakaran di Boyolali pada kurun Januari hingga September 2022.

      H+3 Operasi Zebra Candi 2022 di Karanganyar, Terbanyak Pelanggar Tak Pakai Helm

      Hingga hari ketiga pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022 di Polres Karanganyar, pengendara tanpa helm menjadi pelanggar terbanyak.

      Taman Edukasi Bencana di Kali Poitan Klaten Mulai Diuji Coba

      Wahana di taman edukasi bencana menjadi tempat edukasi sekaligus pengenalan upaya pengurangan risiko bencana sejak dini.

      Gaji ASN Tak Cukup Buat Beli Rumah di Solo, Pemkot Siapkan Lahan di Mojosongo 

      Pemkot Solo menyediakan lahan untuk bisa didevelop pihak penyedia rumah susun. Luas lahan yang tersedia di Mertoudan sekitar 3.100 meter persegi.

      Kasasi Pemkot Solo Dikabulkan, Kuasa Hukum Ahli Waris Sriwedari Tenang

      Putusan MA tidak berpengaruh terhadap putusan kepemilikan dan pengosongan [tanah] Sriwedari

      Eks SDN 1 Bendungan Kedawung, Sragen bakal Disulap Jadi Ekraf Center

      Pusat Ekraf itu akan dibangun pada 2023 mendatang dengan alokasi anggaran sampai ratusan juga rupiah yang bersumber dari dana Desa Bendungan dan dana Kecamatan Kedawung.

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 6 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Kamis (6/10/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Puluhan Siswa SMAN 1 Wonogiri Diminta Cegah Stunting dari Usia Remaja

      Penyuluh KB di Kecamatan Wonogiri mengajak para siswa di sekolah setempat untuk ikut mencegah stunting melalui kampanye bertajuk Relasi, yakni Remaja Lawan Stunting.

      Tragedi Kanjuruhan, Sosiolog UNS: Fanatisme Suporter Rusak Kelompoknya Sendiri

      Sosiolog UNS menyebut tragedi Kanjuruhan tidak lepas dari adanya fanatisme suporter yang merusak kelompoknya sendiri.

      Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Sragen Hari Ini (6/10/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sragen, Jawa Tengah, pada hari ini, Kamis, 6 Oktober 2022.

      Rayakan HUT ke-77 TNI, Elemen Masyarakat Datangi Kodim Sukoharjo

      Sejumlah elemen masyarakat di Sukoharjo memberikan ucapan selamat HUT ke-77 TNI kepada Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi

      Jadi Pilot Project SBM, Ini Kiprah Sukarelawan di Kelurahan Siswodipuran

      Surveileans Berbasis Masyarakat diperlukan untuk mendeteksi dini fenomena dan mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah di lingkungan masyarakat.