Kategori: Solo

Klodran Bikin Satgas untuk Pantau Sungai dan Pohon Rawan Tumbang


Solopos.com/Candra Mantovani

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengerahkan Satgas Siaga Trantib untuk mengawasi debit air Kali Pepe dan pohon rawan tumbang.

Hal tersebut sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah desa untuk meminimalisasi potensi bencana ketika musim hujan.

Carik Desa Klodran, Wahyu Jarot Setyo, mengatakan sekitar tahun 2016 sempat terjadi banjir di wilayahnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya mengerahkan satgas yang diisi oleh pemuda dari tiap perwakilan karang taruna untuk mengawasi debit air Kali Pepe.

“Dulu sempat ada banjir sekitar tahun 2011 dan sekitar tahun 2016. Berkaca dari pengalaman tersebut, kami waspada potensinya di musim hujan ini dengan meminta Satgas untuk memantau perkembangan turun naiknya debit air di Kali Pepe. Nanti perkembangannya selalu dilaporkan melalui melalui grup chat whatsapp,” terang dia kepada solopos.com ketika ditemui di ruangannya, Senin (4/11/2019).

Untuk menambah keterampilan satgas, pemerintah desa berencana untuk memberikan pelatihan penanganan bencana banjir. Sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, Satgas dapat membantu proses evakuasi korban.

“Untuk saat ini pelatihan masih baru penanganan kebakaran saja bersama [personel] linmas juga. Tapi kalau bencana banjir belum. Kedepannya tentu kami akan memberikan itu karena ini sebagai bentuk kewasapadaan agar desa tangguh bencana,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Desa Klodran, Warsito, menjelaskan menjelang musim hujan tidak hanya potensi banjir yang diperhatikan. Satgas juga bertugas untuk mengamati pohon mana saja yang rawan tumbang apabila terkena angin.

“Kami sudah pengadaan gergaji mesin. Bisa dilihat pohon-pohon lebat dan besar yang rawan tumbang sudah ditebang. Jadi kewaspadaan tidak hanya untuk banjir menjelang musim hujan ini, tetapi juga potensi pohon tumbang akibat angin di musim penghujan,” papar dia.


Share
Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Mengaku Disiksa Polisi, Luthfi Terancam Diperkarakan Lagi

Solopos.com, JAKARTA -- Pengakuan Dede Luthfi Alfiandi, 20, pemuda peserta aksi demonstrasi siswa STM menolak pengesahan RKUHP bahwa dirinya dianiaya… Read More

10 menit ago

BKSDA Jateng Ungkap 11 Kasus Penjualan Satwa Ilegal di 2019

Semarangpos.com, SEMARANG — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) Bersama tim gabungan penegak hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup… Read More

13 menit ago

2 Pemain Tunggu Kejelasan Manajemen Persis Solo

Solopos.com, SOLO - Persis Solo bakal kedatangan sejumlah pemain pada Kamis (30/1/2020). Isu menyebutkan dua di antara nama-nama pemain Persis… Read More

34 menit ago

Bocah Anggota PSHT Sragen Meninggal Seusai Latihan, Pelatih Bebas Jeratan Hukum

Solopos.com, SRAGEN -- Kasus meninggalnya bocah anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Gemolong, Sragen, MAM, 13, seusai mengikuti latihan di… Read More

46 menit ago

WNI di China Belum Dievakuasi, Jokowi: Wuhan Masih Dikunci

Solopos.com, BANDUNG — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pemerintah Indonesia belum mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di China. Menurutnya, saat… Read More

56 menit ago

Stres Baik untuk Kesehatan, Kok Bisa?

Solopos.com, SOLO – Stres ternyata punya manfaat bagi kesehatan. Stres terjadi saat alarm tubuh menyala lantaran merasa dalam keadaan tertekan.… Read More

1 jam ago