Klimaks Kontroversi Rangkap Jabatan Rektor UI, Ari Kuncoro Akhirnya Mundur dari Komisaris BRI

Rektor UI, Ari Kuncoro, akhirnya mundur dari jabatan komisaris BRI yang ia pegang sejak 2020.

 Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro. (ui.ac.id)

SOLOPOS.COM - Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro. (ui.ac.id)

Solopos.com, JAKARTA — Heboh Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, rangkap jabatan sebagai Komisaris Independen BRI akhirnya menemui ujung. Ari Kuncoro memutuskan mundur dari jabatan komisaris yang ia pegang sejak 2020 setelah menerima banyak kritik, Kamis (22/7/2021).

Apakah mundurnya Ari dari jabatan komisari BRI akan membuat masalah selesai? Sepertinya tidak. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengubah statuta UI dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI. Dalam PP yang merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI itu disebutkan rektor UI hanya dilarang merangkap menjadi direksi BUMN/BUMD/swasta. Artinya, Ari diperbolehkan merangkap sebagai komisaris.

Perubahan ini yang semakin membuat persoalan ini bak bola salju. Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun bahkan menilai langkah Presiden Jokowi mengubah Statuta UI sebagai langkah yang ngawur. Dia heran aturan diubah demi mengakomodasi pelanggaran.

Baca Juga: Rektor UI Ari Kuncoro yang Mundur dari Wakil Komut BRI Punya Harta Rp52 Miliar, Ini Perinciannya

“Pemerintah ngaco, pejabat melanggar aturan kok aturannya yang diubah,” kata Ubedilah kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).

Kritik bahkan datang dari anak buah Ari sendiri. Dosen Fakultas Hukum (FH) UI Gandjar Laksamana Bondan sangat menyesalkan perubahan Statuta UI. Dia heran, bukan meluruskan pelanggaran yang ada, justru Statuta UI diubah demi mengakomodir transaksi kepentingan.

“Menunggu pernyataan sikap Pak Arie Kuncoro Rektor UI terkait rangkap jabatan dan Statuta baru UI. @univ_indonesia, kamu memalukan!” cuitnya di Twitter.

Mereka ingin statuta UI dikembalikan seperti semula, yakni melarang Rektor merangkap jabatan apapun di BUMN/BUMD/swasta.

Baca Juga: Jokowi Ubah Aturan, Karpet Merah Untuk Rektor UI Rangkap Jabatan jadi Komisaris BUMN

Pernah jadi Komisaris BNI

Mengutip tempo.co, Ari Kuncoro menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama BRI sejak 2020. Sebelum ke BRI, Ari Kuncoro menjabat sebagai Komisaris Utama/Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI pada 2017 hingga 2020. Ia tercatat menjabat sebagai Rektor UI sejak 2019 dengan masa jabatan hingga 2024.

Menurut Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada  29 Maret 2021, Ari Kuncoro memiliki kekayaan hingga Rp52.478.724.265. Sebagian di antaranya berwujud tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi di Depok dan Jakarta senilai Rp18,6 miliar. Ia juga memiliki 5 mobil senilai Rp3 miliar.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Solopos Hari Ini: Data Klaster Simpang Siur, Akhir Petualangan Azis Syamsuddin

Kesimpangsiuran data Covid-19 masih menjadi masalah dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air. Termasuk data soal klaster pembelajaran tatap muka (PTM).

Demi Mimpi ke Senayan, PKP Menggandeng Milenial

Demi mimpi ke Senayan, Partai Keadilan Persatuan (PKP) menggandeng kalangan milenial pada Pemilu 2024 mendatang. 

Dukungan untuk Prabowo dan Dendam Wiranto dalam Vonis Penjara Kivlan Zen

Kivlan Zen adalah pendukung berat Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Demi Atur Kasus, Azis Syamsuddin Janjikan Rp4 Miliar ke Penyidik KPK

Azis Syamsuddin diduga memberikan suap kepada mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus kasus.

Bejat! Anak Disetubuhi Dukun Karena Ibu Ingin Kaya

Kasus orang tua mengorbankan anak demi pesugihan kembali terjadi. Seorang ibu menyerahkan putri kandung kepada dukun cabul agar cepat kaya.

Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

Junior Setya Novanto, Berikut Profil Azis Syamsuddin yang Ditangkap KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsi.

Resmi! Azis Syamsuddin Pimpinan DPR Ketiga Yang Terjerat Kasus Korupsi

Azis Syamsuddin akhirnya resmi menjadi pimpinan DPR ketiga yang terjerat kasus korupsi.

Walah! Bupati Solok Ngamuk Saat Sidang Paripurna DPRD

Ribut-ribut di Kabupaten Solok belakangan semakin memanas, setelah adanya konflik antara Ketua DPRD dengan Bupati Solok.

Alasan Isolasi Mandiri Tak Diterima, Azis Syamsuddin Dijemput Paksa

Tim KPK menjemput paksa Azis Syamsuddin dan digelandang ke Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam.

Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Mangkir dari Panggilan KPK, Benarkah Azis Syamsuddin Isoman?

Surat permohonan penundaan atas namanya, Azis meminta agar pemeriksaan terhadapnya dilaksanakan pada 4 Oktober 2021.

Dukun Penemu Ramuan Anticorona Sri Lanka Meninggal Akibat Varian Delta

Dia sebelumnya mempromosikan sirup buatan dukun White yang diklaim ampuh melawan virus seumur hidup.

Mengaku Lagi Isoman, Azis Syamsuddin Mangkir Panggilan KPK

Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa hari ini dengan alasan sedang isolasi mandiri. Ia meminta pemeriksaan diundur pada 4 Oktober 2021.

Anggota TNI yang Ditemukan Tewas, Ditusuk Saat Mencoba Melerai Perkelahian

Sertu Yorhan Lopo dari Menzikon Puziad TNI AD akhirnya tewas setelah berlari 50 meter akibat ditusuk Ivan Victor Dethan karena mencoba melerai perkelahian.