Klaten Dapat 10.000 Dosis Vaksin Covid-19 dari Menko Perekonomian

Klaten mendapat 10.000 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartanto dan segera didistribusikan.

 Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di DPD Partai Golkar Klaten, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (30/7/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di DPD Partai Golkar Klaten, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (30/7/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Kabupaten Klaten mendapatkan gelontoran vaksin Covid-19 sebanyak 10.000 dosis dari pemerintah pusat melalui Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarti.

Ribuan dosis vaksin itu bakal didistribusikan ke seluruh kecamatan untuk mempercepat capaian vaksinasi di Kabupaten Bersinar. Rencananya, bantuan vaksin itu didistribusikan ke kecamatan mulai pekan depan.

Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, mengatakan capaian vaksinasi Klaten masih rendah. Persentase warga yang sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama baru 12 persen. Sementara dosis kedua baru sekitar 8 persen. Target sasaran vaksinasi sekitar 980.000 orang.

Baca Juga: Tak Bisa Jualan Selama PPKM Darurat, PKL Alun-Alun Klaten Kehabisan Modal

“Beberapa waktu terakhir upaya vaksinasi terus dilakukan baik dari pemkab, Kodim, serta Polres. Kemudian ini ada bantuan dari Pak Airlangga melalui DPD Partai Golkar Klaten. Rencananya ada 20.000 dosis vaksin,” kata Yoga yang juga Ketua DPD Partai Golkar Klaten saat ditemui wartawan di kantor DPD Golkar Klaten, Jumat (30/7/2021).

Yoga mengatakan 10.000 dosis vaksin Covid-19 untuk Klaten itu merupakan tahap pertama. Mulai pekan depan vaksinasi menggunakan bantuan ini dilakukan di seluruh puskesmas di Klaten.

Vaksinasi itu bakal dibuka untuk masyarakat umum. Asal lolos screening dari petugas kesehatan, warga bisa mengikuti vaksinasi tersebut. Selain itu, vaksinasi bakal dilakukan kepada seluruh ketua RT/RW di Klaten.

Baca Juga: Kasus Kematian Tinggi, Pasien Covid-19 di Klaten Diimbau Tempati Isolasi Terpusat

Vaksinasi did DPD Partai Golkar

“Jadi vaksinasi ini untuk masyarakat umum. Kami tidak memprioritaskan kader partai atau tidak tetapi lebih ke masyarakat umum. Tujuannya agar persentase vaksinasi itu bisa lebih besar sehingga risiko tertular Covid-19 bisa semakin diperkecil,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 400 orang ditargetkan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di kantor DPD Golkar Klaten, Jumat-Sabtu (30/7/2021-1/8/2021). Vaksinasi di kantor DPD Golkar Klaten itu diberikan kepada masyarakat umum yang sebelumnya sudah terdaftar.

Salah satu peserta vaksinasi di DPD Golkar Klaten, Anya, 43, berharap vaksinasi bisa terus digencarkan. “Ibarat kata 50 persen kondisi tubuh kita itu sudah aman dari Covid-19 kalau kita sudah divaksinasi,” kata warga Kecamatan Klaten Tengah itu.

Baca Juga: Cerita Unik Napi di Klaten, Bertato Tapi Takut Disuntik Vaksin

Selain menjaga kondisi tubuh lebih aman dari virus corona, warga Klaten itu mengaku membutuhkan vaksin Covid-19 agar bisa segera kembali bekerja.

Anya yang bekerja di dunia hiburan mengatakan vaksinasi menjadi salah satu syarat agar ia bisa kembali bekerja. “Saya memang sudah niat banget bisa segera divaksin karena juga capai di rumah terus tidak bisa kerja,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lahan Tak Jadi Digusur BPSMP Sangiran, Dua Warga Bukuran Malah Protes

Dua warga Desa Bukuran memprotes Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran karena lahannya tak jadi dgusur. Mereka mengaku sudah lama mengikuti proses pembebasan lahan.

Owner Banana Garden Resto Sukoharjo Bantah Tudingan Soal Kera Liar

Pemilik Banana Garden Resto membantah kera liar di permukiman penduduk Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo, berasal dari kebun binatang mini di resto itu.

Pemkot Solo Siapkan Gedung Isolasi Terpusat Pelajar, Ini Lokasinya

Pemkot Solo mewacanakan ada tempat isolasi terpusat khusus pelajar menyikapi bertambahnya jumlah kasus Covid-19 dari lingkungan sekolah yang menggelar PTM.

Pokja Bunda PAUD Sragen Dikukuhkan Bupati, Apa Sih Tugasnya?

Pokja Bunda PAUD Sragen yang dikukuhkan berisi perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Klaten Hari Ini: 26 Oktober 2010, Wedus Gembel Turun, Warga Dievakuasi

Sebelas tahun lalu, tepatnya pada 26 Oktober 2010, awan panas atau biasa disebut wedus gembel mulai meluncur ke arah selatan dari Gunung Merapi, pada sore hari.

Hindari Emak-Emak, Mobil Pikap Terguling di Telukan Sukoharjo

Mobil pikap pengangkut semen terguling di jalan Sukoharjo-Wonogiri wilayah Telukan, Grogol, Sukoharjo, gara-gara menghindari emak-emak naik motor jalannya tidak stabil.

10 Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Klaten, Korban Ada yang Lagi Hamil!

Sejak 2010, terdapat belasan kasus pembunuhan yang terjadi di Klaten, namun Solopos.com hanya menyajikan informasi terkait 10 kasus pembunuhan paling sadis sejak 11 tahun terakhir.

Bupati Sragen Minta Semua Pelayanan Publik Wajib Pakai PeduliLindungi

Bupati Sragen mengaku sulit untuk bisa memasang aplikasi PeduliLindungi karena harus mendapatkan izin dari Kemenkominfo.

Lampaui Target, Transaksi SGS 2021 Hampir Rp1 Triliun

Nilai transaksi selama pelaksanaan Solo Great Sale atau SGS 2021 sudah melampaui target yang ditetapkan senilai Rp800 miliar.

1.556 Keluarga di 4 Kecamatan di Sragen Krisis Air Bersih

Empat dati tujuh kecamatan langganan kekeringan di Sragen mengalami krisis air bersih. Tiga kecamatan lain sudah mentas.

Buntut Mahasiswa Meninggal, UNS Solo Bekukan Sementara Kegiatan Menwa

UNS Solo membekukan sementara kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) setelah ada satu mahasiswa yang meninggal seusai diklat Menwa.

Hampir 2 Tahun Tutup, Pasar Mbatok Kemuning Akhirnya Buka Lagi Lur

Pasar Mbatok di Kemuning, Ngargoyoso, sudah kembali beroperasi sejak Sabtu dan Minggu (23-24/10/2021) setelah tutup karena pandemi Covid-19.

Waduh! Buruh Sukoharjo Sebut Rumus Baru UMK Beratkan Pekerja

Serikat buruh Sukoharjo menilai penghitungan upah minimum kabupaten atau UMK 2022 mendatang justru memberatkan pekerja.

Kodim dan Polres Wonogiri Pastikan Bansos PKL dan Warung Tepat Sasaran

Kodim Wonogiri mengolah data penerima bansos BTPKLW dengan cara menyandingkannya dengan data induk di sistem.

Salurkan Bansos BTPKLW di Wonogiri, TNI-Polri Jamin Tak Ada Potongan

BTPKLW merupakan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat yang disalurkan kepada sasaran melalui institusi TNI dan Polri.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal, Polisi Periksa Panitia dan Barang Bukti

Polisi belum dapat memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus mahasiswa UNS Solo yang meninggal dunia seusai mengikuti diklat Menwa.