Tutup Iklan

Klaster Kudus di Wonogiri Meluas, Pemdes Ketos Bikin Tempat Isolasi Terpadu

Gedung PKK Desa Ketos mampu menampung 10-15 pasien dan kini ada satu pasien positif Covid-19 menempati tempat isolasi terpadu itu.

 Tempat isolasi terpadu bertempat di Gedung PKK Desa Ketos, Paranggupito, Wonogiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Tempat isolasi terpadu bertempat di Gedung PKK Desa Ketos, Paranggupito, Wonogiri. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Desa Ketos, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah, membuat tempat isolasi terpadu desa guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di desa itu. Kini sudah ada satu warga Ketos diisolasi di tempat itu.

Pendirian posko terpadu di tingkat desa Ketos sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Wonogiri No. 443.2/3544 tentang Pembatasan Sementara Kegiatan Sosial Budaya Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri tertanggal 16 Juni 2021.

SE yang ditujukan kepada camat itu menginstruksikan agar seluruh camat di Wonogiri menginventarisasi aset potensi gedung yang dapat digunakan untuk isolasi mandiri di masing-masing desa atau kelurahan. Kepala desa diperintahkan untuk memaksimalkan posko isolasi mandiri di desanya.

Baca juga: Terlanjur Pinjam Modal, PKL Alun-Alun Wonogiri Sempat Kaget Saat Dilarang Jualan

Kepala Desa Ketos, Sukatno, mengatakan tempat isolasi terpadu di desanya bertempat di Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Ketos. Lokasi gedung itu berada di seberang Balai Desa Ketos.

"Kami pilih gedung PKK karena pengawasan di sana lebih mudah. Kami melakukan pengawasan selama 24 jam. Kalau tidak diawasi dikhawatirkan ada aktivitas keluar-masuk. Yang bertugas mengawasi sukarelawan Destana," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Jumat (18/6/2021).

Menurut dia, gedung PKK Desa Ketos mampu menampung sepuluh hingga 15 pasien. Saat ini sudah ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menempati gedung isolasi terpadu itu.

Baca juga: Hajatan di Wonogiri Dilarang Lagi, Polisi Siap Patroli

Kesigapan mendirikan posko isolasi terpadu sebagai bentuk penerapan PPKM mikro.

Sukatno mengatakan saat ini ada 17 warga Ketos yang terkonfirmasi positif Covid-19. Awalnya ada delapan orang yang positif setelah hajatan dari Kudus. Kemudian klaster itu meluas atau bertambah menjadi delapan orang.

Riwayat Perjalanan

Terakhir ada penambahan satu kasus yang saat ini menjalani isolasi terpusat di Gedung PKK. Pasien terkonformasi positif itu mempunyai riwayat perjalanan dari Kabupaten Pati.

"Yang dari Klaster Kudus itu semua menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat. Namun delapan orang yang terpapar awal-awal itu sudah hampir selesai menjalani isolasi mandiri," ungkap dia.

Baca juga: Arisan Keluarga, Dangdutan, Hingga Event Olahraga di Wonogiri Tak Boleh Digelar

Ia mengatakan pasien positif Covid-19 itu menyebar di Dusun Tlahap, Blimbing, dan Ngranti. Seluruh kebutuhan sehari-hari, baik makan, minum dan lainnya dicukupi oleh Pemedes Ketos menggunakan dana desa. Sebab sesuai instruksi pimpinan delapan persen dana desa diperuntukkan bagi penanganan Covid.

"Yang isolasi itu kami beri makan tiga hari sekali. Pagi dan sore kami beri susu dan vitamin. Kasur di tempat isolasi terpadu sudah kami sediakan. Tapi kalau pasien membawa sendiri dari rumah juga tidak apa-apa," ujar dia.

Menurut Sukatno, dana desa yang saat ini dianggarkan untuk penanganan Covid-19 masih cukup. Selain untuk mencukupi kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri, anggaran juga digunakan untuk penyemprotan desinfektan rutin setiap satu pekan sekali di Ketos.

"Bermula dari klaster Kudus dan saat ini ada klaster Pati, kami perintahkan pasien untuk isolasi di gedung PKK. Agar warga di tiga dusun itu lebih aman dan tetap waspada. Intinya ada persebaran meluas kami siapkan gedung isolasi terpadu di desa sesuai instruksi pimpinan," kata Sukatno.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gibran Soal Prostitusi Gay di Nusukan Solo: Tak Ada Toleransi!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum termasuk praktik prostitusi gay di Nusukan.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo Terbongkar, Ini Kata Warga Sekitar

Warga sekitar tempat indekos yang jadi lokasi prostitusi gay di Nusukan, Solo, mengaku tidak tahu ada penggerebekan oleh Polda Jateng.

Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

Untuk antisipasi potensi kebakaran, pedagang diimbau lebih berhati-hati dan bila memungkinkan dilakukan simulasi kebakaran pasar.

Percepatan Vaksinasi di Wonogiri Terkendala SDM Vaksinator dan Internet

Joko Sutopo menyiapkan langkah strategis untuk merampungkan vaksinasi sesuai target, seperti penjadwalan ulang, kesiapan SDM vaksinator, data, dan stok vaksin.

Ngeri Lur! Eks Terminal Kartasura Jadi Lokasi Pesta Miras dan Esek-Esek

Lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang mangkrak bertahun-tahun malah disalahgunakan untuk pesta miras dan mangkal PSK.

Pengakuan Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga: Merasa Terganggu

Aaksi nekat bakar mobil tetangga tersebut dilakukan AN secara sadar tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Pemkot Solo dapat bantuan delapan unit mobil listrik bergaya klasik untuk mengantar wisatawan blusukan tempat wisata di Kota Solo.

PTM di Wonogiri Tunggu Vaksinasi Siswa dan Guru Rampung

Wonogiri akan menggelar PTM jika seluruh murid dan guru selesai divaksinasi dan fasilitas pendukung memenuhi syarat.

Jumlah Petani Muda Makin Banyak

Gerakan menarik kaum muda di Kabupaten Klaten agar mau berkecimpung di dunia pertanian makin masif, salah satunya dilakukan Komunitas Petani Muda Klaten.

Jejak Limbah Ciu Hilang Tersapu Hujan, Kali Samin Sukoharjo Bersih Lagi

Air Kali Samin yang sempat berubah hitam karena tercemar limbah ciu dari sentra industi ciu Mojolaban dan Polokarto, Sukoharjo, kembali bersih.

Rp4 M Insentif Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Karanganyar Belum Dibayar

Anggaran insentif pemulasaraan jenazah Covid-19 ini akan ditagihkan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Karanganyar.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Wonogiri Naik Tipis

Cabai merah besar, cabai keriting, rawit hijau, dan hijau besar di Wonogiri naik harga selama beberapa pekan terakhir.

145 Siswa 2 SMP di Sragen Mendadak Dites Antigen, Hasilnya...

Tes swab antigen kepada pelajar SMP dimulai Senin untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).

171 Siswa-Guru SDN Laweyan No 54 Solo Mendadak Dites Antigen, Ada Apa?

Sebanyak 171 siswa, guru, dan tenaga pendidik SDN Laweyan No 54 mendadak di tes swab antigen pada Senin (27/9/2021).

Hanya 2 Hari, Vaksinasi Covid-19 di 5 Lokasi Solo Ini Dapat Beras 5 Kg

Peserta vaksinasi Covid-19 di lima lokasi Kota Solo yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, mendapat bantuan beras 5 kg.