Klaim Bisa Kendalikan Pandemi Covid-19, Jepang Cabut Status Darurat
PM Jepang Shinzo Abe (JIBI/SOLOPOS/Reuters)

Solopos.com, TOKYO – Jepang mengklaim keberhasilan mengendalikan virus corona Covid-19. Perdana Menteri Shinzo Abe telah mengakhiri keadaan darurat di seluruh Jepang usai menerapkan kebijakan karantina di sejumlah wilayah selama hampir dua bulan.

Hampir 2 Bulan Tak Ada Kasus Baru Covid-19 di Thailand

“Saya telah memutuskan untuk mengakhiri keadaan darurat di seluruh negara,” kata Abe mengutip Newsweek, Selasa (26/5/2020). “Hanya dalam waktu satu setengah bulan, kita hampir mengendalikan situasi [penularan virus corona],” lanjut dia.

Merujuk data Universitas Johns Hopkins per Selasa, 26 Mei, total kasus infeksi virus corona di Jepang, 16,581 dan 830 orang meninggal.

Jepang tidak pernah menerapkan pengawasan seketat yang diterapkan China, serta banyak negara Eropa dan AS.

Nihil Tambahan Pasien Covid-19, Vietnam Siap Akhiri Pandemi

Covid-19 Jepang

Pejabat kesehatan di Jepang telah memperingatkan penduduk untuk mengenakan masker di ruang umum dan terus bekerja dari rumah jika memungkinkan.

Pemerintah Jepang telah meminta penduduk untuk beradaptasi dengan gaya hidup baru untuk menghindari kenaikan dalam kasus baru dan mencegah penyebaran virus.

Masyarakat juga didorong untuk tidak bepergian dengan tujuan yang tak penting ke daerah lain.

Dipuji WHO, Begini Cara Selandia Baru Tangani Covid-19

PM Shinzo Abe memberlakukan keadaan darurat selama sebulan penuh untuk tujuh wilayah pada 7 April, kemudian menerapkannya secara nasional. Namun kasus dengan kasus virus corona yang sudah menurun, PM Abe berencana mencabut dan status darurat sebelum akhir Mei.

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho