KKN UNS Ajarkan Warga Sedayu Karanganyar Metode Hidroponik
Warga Desa Sedayu  sedang mengikuti acara sosialisasi hidroponik oleh mahasiswa KKN UNS kelompok 137. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR – KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kelompok 137 mengajarkan cara menanam sayuran dengan metode hidroponik wick kepada warga Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono. Kegiatan ini agar asupan sayuran untuk masyarakat selama pandemi Covid-19 tetap terjaga

Hal ini sesuai dengan model kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang disesuaikan dengan pandemi Covid-19. Kegiatan KKN Covid tentu berbeda dengan KKN regular/biasa. Karena semua peserta harus mematuhi protokol kesehatan selama KKN mulai 12 Januari-25 Februari 2021.

Selain itu program kerjanya juga harus disesuaikan dengan kondisi pandemi. Seperti yang dilakukan salah kelompok KKN UNS yaitu kelompok 137. Kelompok ini melaksanakan program kerja sosialisasi hidroponik kepada warga Desa Sedayu, Jumantono, Karanganyar. Program dilaksanakan di Balai Desa setempat dan diikuti ibu-ibu PKK dan perwakilan mahasiswa APEKA.

Baca jugaMantap! Tim KKN UNS dan Pihak Desa Suruh Sosialisasi Cegah Covid-19

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, peserta cukup antusian mengikuti kegiatan ini. Mereka senang dengan adanya sosialisasi hidroponik.

Guna mendukung sosialisasi, mahasiswa KKN UNS kelompok 137 membagikan 22 hidroponik kit metode wick untuk para peserta. Hidroponik kit itu terdiri dari netpot, rockwool, kain flanel, nutrisi tanaman, tray, dan benih sayuran.

Untuk diketahui, hidroponik metode wick merupakan metode hidroponik yang paling sederhana, sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja. Metode ini bekerja dengan prinsip kapilaritas, nutrisi akan diserap oleh akar tanaman melalui sumbu yang terbuat dari kain flannel.

Baca jugaJos! Ibu-Ibu Bhayangkari Sulap Pojok Mapolres Karanganyar Jadi Kebun Sayur

KKN UNS Kelompok 137
KKN UNS Kelompok 137 berfoto bersama dengan peserta sosialisasi hidroponik. (Istimewa)

Sayuran dan Obat Keluarga

Salah satu anggota KKN UNS kelompok 137, Wawan Ariawan menjelaskan tujuan dari sosialisasi hidroponik ini. Yakni mendorong warga Desa Sedayu untuk menanam sayurannya sendiri. Terlebih di masa pandemi Covid-19, asupan sayuran sangat dibutuhkan untuk menjaga imun tubuh.

“Beberapa keunggulan dari hidroponik, di antaranya tidak terpengaruh oleh cuaca, dapat dilakukan pada tempat dengan lahan terbatas. Hama juga dapat lebih terkontrol,” ujar Wawan.

Dengan sosialisasi metode hidroponik wick yang diberikan KKN UNS kelompok 137 dapat bermanfaat. Ke depannya warga Desa Sedayu mampu menanam sayuran sendiri untuk konsumsi sehari-hari.

Selain sosialisasi hidroponik, KKN UNS kelompok 137 juga telah melaksanakan program kerja lainnya baik daring maupun luring. Seperti sosialisasi vaksin, sarana les bagi siswa SD-SMP Desa Sedayu, pembuatan tempat cuci tangan, edukasi tanaman obat untuk keluarga, dan lainnya.

 

 

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom