Kiyatno Setia Kembangkan Ilmu Homeostatis

 Kiyatno (JIBI/SOLOPOS/Dina Ananti SS)

SOLOPOS.COM - Kiyatno (JIBI/SOLOPOS/Dina Ananti SS)

Kiyatno (JIBI/SOLOPOS/Dina Ananti SS)

SOLO – Tanpa mengetahui fungsi tubuh secara normal, seorang dokter tak bisa mendiagnosis pasien mereka. Pelajaran inilah yang membuat Prof Dr Kiyatno dr Mor PFK, setia mengembangkan keilmuan dasar di bidang homeostatis atau pengelolaan kenormalan tubuh di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS).

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dia mengungkapkan ada dua tujuan utama seseorang mempelajari ilmu kedokteran, yakni untuk mengembangkan ilmu kedokteran itu sendiri atau menjadi praktisi. Dia mengungkapkan kedua tujuan itu mulia, karena dokter mampu membantu dan meringankan beban seseorang yang terkena penyakit. Dari kedua pilihan itu Kiyatno mengaku ingin mengabdikan diri untuk mempelajari keilmuan dasar di dunia kedokteran, dengan keilmuan tersebut dirinya bisa berbagi ilmu pengetahuan pada mahasiswa.

“Saya memberikan mata kuliah pada calon dokter ini tentang pengelolaan tubuh secara normal, tanpa pengetahuan ini mereka tak bisa mengetahui bagaimana kerusakan pada tubuh,” jelas dia pada jumpa pers di FK UNS, Kamis (12/1/2012).

Dia mengatakan pada bidang homeostatis pada diri manusia misalnya, banyak hal yang bisa dipelajari. Menurutnya, sistem kontrol tubuh secara normal dan seimbang akan membikin tubuh menjadi bugar. Sementara tidak berfungsinya sistem dalam tubuh akan memicu timbulnya penyakit. “Tubuh sebenarnya sudah memiliki alarm apabila susunan dalam sistemnya mengalami kerusakan,” jelas dia.

Sayangnya, meski tubuh telah memberikan peringatan terkadang seseorang tak peduli. Dia mengatakan sempurnanya sistem pengelolaan dalam tubuh ini tak hanya bisa menjadi pelajaran di bidang kedokteran tapi juga di kehidupan sosial.

“Banyak hal yang diajarkan tubuh sehingga menghasilkan manfaat yang sempurna bagi kesehatan, harusnya ini bisa jadi pedoman manusia dalam menjaga tubuhnya juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat secara utuh,” jelas dia.

JIBI/SOLOPOS/Dina Ananti SS

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Singkong Makanan Utama Petapa Zaman Majapahit

+ PLUS Singkong Makanan Utama Petapa Zaman Majapahit

Singkong ternyata menjadi makanan utama para petapa pada zaman Majapahit karena menyehatkan dan mendukung laku hidup sederhana. Mengemuka dugaan singkong telah menjadi bagian tradisi petapa jauh sebelum masa Majapahit

Berita Terkini

Ngebut, Internet XL Axiata di Jalur KRL Solo-Jogja Waz Wuzzz.. 

Jaringan internet XL Axiata di sepanjang jalur KRL Solo-Jogja terus ditingkatkan agar kecepatannya stabil dan terus ngebut.

Area Car Free Sunday Wonogiri Akan Bebas Asap Rokok, Anda Setuju?

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, meminta agar area Car Free Sunday (CFS) di Wonogiri menjadi ruang yang ramah anak, yakni melarang pengunjung merokok.

Manajemen Holywings Tutup Operasional Dua Gerai di Bandung

Untuk menjaga suasana kondusif pasca kasus promo minuman beralkohol berbau SARA di Jakarta

Memaknai Acara Bur-Buran Ayam Nadaran Pada Tradisi Mondosiyo

Acara bur-buran ayam nadaran atau melepas ayam dalam tradisi Mondosiyo memiliki makna filosofis bagi warga Pancot, Tawangmangu, Karanganyar yang menggelarnya.

Tesla PHK Ratusan Pekerja Autopilot di California AS, Ini Alasannya

Produsen mobil listrik Tesla Inc. melakukan PHK ratusan pekerja di divisi autopilot perusahaan setelah menutup fasilitas produksi kendaraan listrik di California, Amerika Serikat  (AS).

Hore! Pasar Hewan di Klaten Sudah Buka Hari Ini, Cek Dulu SOP-nya

Pemkab Klaten kembali membuka seluruh pasar hewan di Klaten mulai Rabu (29/6/2022) setelah ditutup selama lebih dari sebulan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Singkong Makanan Utama Petapa Zaman Majapahit

Singkong ternyata menjadi makanan utama para petapa pada zaman Majapahit karena menyehatkan dan mendukung laku hidup sederhana. Mengemuka dugaan singkong telah menjadi bagian tradisi petapa jauh sebelum masa Majapahit

Daftar Kecamatan Terpadat di Jateng, Wilayahmu Termasuk?

Berikut daftar lima kecamatan terpadat di Provinsi Jawa Tengah atau Jateng, daerahmu termasuk?

Mondosiyo Sudah Jadi WBTB, Warga Karanganyar Minta Dukungan Pemerintah

Warga Pancot, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar meminta peran lebih pemerintah dalam pengembangan Mondosiyo setelah tradisi turun temurun ini ditetapkan menjadi warisah budaya tak benda.

Jembatan Jurug B Solo Dibongkar 1 Oktober 2022, Begini Rencananya

Pemerintah bakal membongkar jembatan Jurug B selama tiga bulan, yakni pada 1 Oktober 2022 sampai 17 Januari 2023 dan pengalihan arus lalu lintas juga mulai 1 Oktober 2022.

Kasus PMK di Sragen Hampir 1.000 Ekor, Pasar Hewan Tetap Dibuka 5 Juli?

Kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK di Kabupaten Sragen terus bertambah hingga mendekati angka 1.000 ekor, tetapi Pemkab berencana membuka pasar hewan mulai 5 Juli 2022.

Bagus Setyawan Jabat Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro

Letkol (Inf) Anggun Wuriyanto menyerahkan jabatan Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad kepada Mayor (Inf) Bagus Setyawan dalam upacara sertijab, Selasa (28/06/2022).

IHSG Dibuka Melemah 6.973,12, Sejumlah Saham Ambrol

Pembukaan perdagangan saham hari ini, Rabu (29/6/2022), IHSG dibuka melemah

1,7 Juta Bayi Belum Imunisasi, Black Campaign Picu Kesenjangan Imunitas

Pada periode 2019-2021, Kementerian Kesehatan mencatat 1,7 juta bayi belum memperoleh imunisasi dasar. Black campaign antiimunisasi yang disampaikan terang-terangan melalui seminar maupun talkshow melahirkan kesenjangan imunitas di kalangan anak-anak.

Jadwal, Aturan dan Skema 8 Besar hingga Final Piala Presiden 2022

Jadwal perempat final Piala Presiden 2022 digelar 1-3 Juli sedangkan semifinal 7 dan 11 Juli dan final pada 14 dan 17 Juli.

2 Motor Adu Banteng di Jl Ngawi-Sragen Sambungmacan, 1 Orang Meninggal

Kecelakaan adu banteng di Jalan Ngawi-Sragen, tepatnya depan Puskesmas Sambungmacan 2 Dukuh Sundo Asri RT 018, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen pada Selasa (28/6/2022).