Kategori: Solo

Kisah Wulan, Perempuan Asal Jebres Solo Yang Viral Karena Tengkleng Rp10.000


Solopos.com/Wahyu Prakoso

Solopos.com, SOLO -- Nama Mbok Wulan belakangan menjadi viral di media sosial. Perempuan berusia 50 tahun itu menjadi terkenal setelah tengkleng seharga Rp10.000 per porsi yang dijualnya diunggah di Instagram.

Kepada Solopos.com yang menemuinya di tempatnya berjualan, barat Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Jebres, Solo, pukul 14.00 WIB, Minggu (5/1/2020), perempuan bernama lengkap Wulandari itu mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai penjual tengkleng.

Ibu yang mengasuh 11 anak (satu anak kandung dan 10 anak suaminya dari perkawinan sebelumnya) tersebut berjualan tengkleng sejak 1993.

Awalnya dia berjualan keliling jalan kaki di sekitar Kelurahan Jebres dan Kelurahan Pucangsawit.

Kisah Kelam PSK: Melayani saat Mens

Tengkleng Mbok Wulan. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Ia berjualan tengkleng karena mertua dan keluarga besar suaminya berjualan tengkleng.

Presiden Jokowi Prihatin Pepohonan di Solo Ditebangi

“Kaki dan sendi saya sakit. Lalu saya pilih berjualan di sini sejak Februari [2019] lalu menggunakan sepeda warisan dari paman. Dulu paman suami saya berjualan tengkleng pakai sepeda. Sepeda ini saya rawat,” ungkapnya.

Suami Wulan meninggal pada 2011 karena sakit jantung. Sejak itu Wulan yang biasa membagi tugas berbelanja dan mengolah tengkleng dengan suami harus mengerjakan semuanya sendiri sejak pagi.

Kapal China di Natuna, Susi Pudjiastuti: Selama Saya Menteri, Kapal Asing Tak Berani

Warga Ngendengan RT 001/RW 016, Kelurahan Jebres, tersebut setiap hari mengolah balungan sebanyak delapan kilogram, tiga kepala kambing, jerohan tiga kilogram, dan daging setengah kilogram.

Dari penjualan racikan tengkleng tersebut ia memperoleh laba bersih Rp100.000 per hari.

Warga Klaten Dengar Gemuruh Saat Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

“Saya jual murah supaya cepat laku. Dapat rezeki sedikit-sedikit yang penting berkah dan enggak ikut orang,” katanya.

Satu porsi tengkleng dengan satai babat atau jerohan dan nasi dijual dengan harga Rp10.000.

Prabowo Sebut China Sahabat, Demokrat: Dulu Bak Macan, Sekarang Meong

Bila pakai daging Rp15.000 per porsi dan Rp20.000 untuk tengkleng dengan satai kuping, kaki, lidah, mata, atau kaki.

Tengkleng Mbok Wulan. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Harga yang terbilang murah membuat orang-orang antre menyantap tengkleng Mbok Wulan. Para pelanggan Mbok Wulan dari berbagai kalangan mulai dari wisatawan, mahasiswa, hingga karyawan.

Ramalan Bencana 2020, Waspada Gempa 9SR!

Banyaknya pelanggan membuat tengkleng Wulan habis dalam dua jam.

Tengkleng Mbok Wulan buka mulai pukul 13.00 WIB sampai habis kecuali Kamis.

Catat! Ini Cara Mengetahui Mobil yang Pernah Terendam Banjir

Untuk memasak tengkleng, Wulan membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Dia memasak pagi hari.

“Saya punya bumbu rahasia,” katanya tanpa memberi tahu rahasia itu.

Bocah 16 Tahun Dikeroyok dan Motornya Dibakar 3 Remaja di Ponorogo

Anak kandung Wulan yang hanya seorang kini tinggal di Purwodadi.

"Alhamdulillah anak saya sudah lulus sekolah. Mereka sudah berkeluarga. Sebelum meninggal suami saya berpesan setiap Kamis harus leren,” katanya.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

Ini Arti Nama Putra Ahok dan Puput

Kini Wulan tinggal bersama anak kesembilan dari suaminya, Hesti, 30, dan suami Hesti, Eko. Bersama mereka ada juga Belqis yang sekolah di taman kanak-kanak, dan Bella yang berusia dua tahun. Belqis dan Bella adalah cucu Wulan.

Doa Agar Anak Tak Diganggu Makhluk Halus

“Saya akan terus berjualan. Semoga saya bisa punya warung,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih