Kisah Wanita 74 Tahun Menikah dengan Sapi, Ternyata Ini Alasannya

Seorang perempuan berusia 74 tahun secara mengejutkan menikahi seekor sapi yang telah menciumnya.

 Ilustrasi sapi. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sapi. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Khim Hang, perempuan berusia 74 tahun mengaku telah menikah dengan seekor sapi di Timur Laut Kratie, Kamboja. Ia menganggap hewan tersebut merupakan reinkarnasi atau perwujudan kembali suaminya, Tol Khut, yang telah meninggal.

Kejadian itu berawal saat rambut dan leher Khim dijilati si sapi. Sapi itu kemudian mencium perempuan tua itu seperti yang dilakukan almarhum suaminya. Khim meyakini arwah suaminya bersemayam di dalam sapi itu sehingga memiliki perilaku yang mirip dengan suaminya.

Baca Juga: Kisah Unik Pasutri Keliling Dunia Pakai Sepeda Motor

Khim menyimpulkan bahwa suaminya telah berekarnasi atau dilahirkan kembali dalam wujud sapi. Hal itulah menjadi alasan menikah dengan sapi yang menciumnya itu.

“Saya percaya bahwa anak sapi itu adalah suami saya karena apa pun yang dia lakukan persis sama seperti yang dilakukan suami saya ketika dia masih hidup,” kata Khim seperti dikutip dari Daily Star, Selasa (30/11/2021).

menikah dengan sapi
Perempuan tua menikahi sapi. (Daily Star)

Baca Juga: Viral! Pria Ini Curi Kutang di Jemuran, Dicium Dulu Baru Diambil

Sapi yang dinikahi Khim tinggal bersamanya di lantai I rumahnya. Perempuan tua itu memandikan dan merawat sapi yang dianggap reankarnasi suaminya tersebut. Bahkan, layaknya manusia, sapi itu diberikan bantal yang biasa dipakai oleh suami Khim semasa hidup.

Putra Khim juga mempercayai ibunya yang menganggap sapi itu perwujudan ayahnya yang lahir kembali. Ia beranggapan ibunya dapat merasakan arwah ayahnya berada di dalam hewan itu. Putra Khim pun menjaga ketat dan mencemaskan jika sapi yang dinikahi ibunya itu berkeliaran tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga: Viral! Ada Bocah Punya Bulu Lebat di Lengan, Begini Penampakannya

Khim pun meminta kepada anak-anaknya untuk menjaga dan memperlakukan sapi itu seperti Almarhum ayahnya. Perempuan itu juga melarang keras anak-anaknya menjual atau meyakiti sapi itu. Bahkan jika kelas sapi itu mati, Khim menyuruh anak-anaknya untuk mengadakan upacara pemakaman seperti halnya manusia.

Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Angka Putus Kuliah Masih Tinggi, Alasan Bantuan UKT Perlu Dilanjutkan

Penyaluran bantuan uang kuliah tunggal [UKT] perlu terus digulirkan mengingat angka putus kuliah yang tergolong tinggi.

Polisi Sebut Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Balikpapan 4 Orang

Polisi merevisi data korban meninggal akibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA.

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Pengakuan Sopir Truk Tronton

Sopir truk tronton yang terlibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim menuturkan kejadian sebelum kecelakakan.

Innalillahi! Truk Tronton Tabrak 20 Mobil dan Motor, 5 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di lampu merah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA sehingga menyebabkan 5 orang meninggal, 1 orang kritis, dan 13 orang luka berat.

Heroik! Warga Tonga Selamat dari Tsunami Seusai Berenang 27 Jam di Laut

Seorang pria warga Tonga bernama Lisala Folau, 57, mengaku berenang sekitar 27 jam setelah tersapu ke lautan selama tsunami dahsyat pada Sabtu (15/1/2022).

Bantah Tuduhan KPK, Begini Respons Hakim PN Surabaya Pascaterjaring OTT

Hakim PN Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat, menolak tuduhan KPK pascaterjaring OTT terkait kasus suap yang menjeratnya saat ini.

Begini Kronologi OTT KPK Kasus Suap Hakim dan Panitera PN Surabaya

KPK membeberkan kronologi OTT kasus suap melibatkan hakim dan panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Rabu (19/1/2022).

10 Berita Terpopuler: Pesona Kemukus Sragen dan Kunker Puan ke Soloraya

Ulasan rombongan 12 bus pariwisata dari Magelang mengunjungi Gunung Kemukus di Sragen, Rabu (19/1/2022) dan kunker Puan Maharani ke Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (21/1/2022).

Solopos Hari Ini: Tantangan Meramaikan Pasar Legi

Ketua DPR Puan Maharani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan bangunan baru Pasar Legi Solo.

Kabar Duka, Siswa Terjatuh ke Laut Saat PKL di Kapal

Siswa SMK itu diduga terjatuh saat melakukan aktivitas di kapal, dan pada saat bersamaan cuaca sedang hujan.

Ini Kode Praktik Suap yang Dipakai Hakim dan Panitera PN Surabaya

Komunikasi di antaranya dilakukan melalui sambungan telepon dengan menggunakan istilah “upeti” untuk menyamarkan maksud dari pemberian uang.

Terburu-Buru Mewujudkan Ibu Kota Baru Negara

Pembahasan hingga pengesahan RUU IKN menjadi undang-undang hanya butuh waktu 42 hari. Lokasi calon ibu kota baru bukan daerah tak bertuan. Di sana banyak konsesi pertambangan dan kehutanan.

+ PLUS Studi Kasus Pelakor Serta Alasan Pria Memilih Berselingkuh

Sejumlah wanita yang mendapat label pelakor blak-blakan menyangkut hubungan terlarang dengan suami orang menjadi objek penelitian.

Sowan ke Lirboyo, Ridwan Kamil Bantu Dana untuk Ponpes

Dalam kunjungannya, Ridwan Kamil sempat memberikan bantuan untuk Pesantren Lirboyo berupa uang tunai.

Sejarah Hari Ini: 20 Januari 1968 Pertempuran Khe Sanh di Vietnam

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 20 Januari.

OTT Hakim Diklaim Tak Ganggu Persidangan di PN Surabaya

Proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya tidak terganggu dengan adanya operasi tangkap tangan oleh KPK kepada hakim berinisial IH.