Kisah Veronika Andrews, Alumnus FISIP UNS yang Berkarier di Boeing

Veronika mengawali kariernya di Boeing pada tahun 2007. Waktu itu Vero diterima sebagai Data Management Specialist Boeing dengan sistem kontrak.

 Alumnus Fisip UNS Solo Veronika W.R. Andrews. (Humas UNS)

SOLOPOS.COM - Alumnus Fisip UNS Solo Veronika W.R. Andrews. (Humas UNS)

Solopos.com, SOLO – Tidak pernah tebersit sekali pun di benak Veronika berkarier di perusahaan penerbangan terbesar di dunia, mengingat basic ilmunya adalah ilmu sosial . Namun, jalan hidupnya mengantarkan Veronika di posisi saat ini sebagai Project Manager di Boeing Commercial Airplanes.

Perempuan bernama lengkap Veronika W.R. Andrews ini memulai karier di industri perhotelan di Bandung. Selepas merampungkan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret atau FISIP UNS Solo pada tahun 1989, Vero, sapaan akrabnya, langsung merantau ke Bandung. Vero dipercaya menjadi manajer di salah satu hotel internasional di Bandung.

PromosiMengenal Achmad Baiquni, Ahli Nuklir Pertama Indonesia Kelahiran Solo

Hotel tempat bekerja Vero saat itu banyak memiliki tamu para ekspatriat. Vero yang kala itu pintar berbahasa Inggris kemudian dipercaya oleh sejumlah tamunya untuk mengajar anak-anak para tamu tersebut. Hal ini membuat lulusan FISIP UNS ini senang karena dia dapat uang tambahan untuk membiayai keluarganya di Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Hadiri Kuliah Tamu, Alumnus Ajak Mahasiswa UNS Kerja di Boeing

Hidup Vero kemudian berubah saat dirinya menikah dengan suaminya yang berkebangsaan Amerika Serikat. Pertama pindah ke Amerika Vero merasakan culture shock . Selain kebudayaan yang sangat berbeda dengan Indonesia, Vero juga merasakan kesenjangan dalam hal bahasa.

“Saat pindah ke Amerika, bahasa Inggris saya tidak cukup ternyata. Orang di sana bicaranya sangat cepat sehingga saya tidak mengerti. Kemudian saya memutuskan harus mulai belajar bahasa Inggris lagi supaya dapat menyesuaikan atau beradaptasi,” jelas Vero.

Setelah itu, Vero mulai mencari pekerjaan di Amerika. Selagi suaminya bekerja di Boeing, Vero sempat menjalankan berbagai pekerjaan sekaligus saat awal. Perempuan kelahiran Solo ini sempat menjalani profesi sebagai computer lab assistant, pembersih rumah orang kaya. Hingga menjadi pengajar anak-anak di malam hari. Vero juga pernah menjadi travel agent dan asisten dokter gigi.

Sebagai orang Asia, Vero mengatakan tidak mudah mendapatkan pekerjaan di Amerika saat itu. Posisi Vero di sejumlah pekerjaan sangat rentan untuk dipecat meskipun pekerjaan yang ia lakukan baik. Hal inilah yang membuat Vero sangat memperhatikan isu inklusivitas dan keragaman di tempat kerjanya saat ini.

Baca juga: Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SMA Warga Solo Dihentikan

Awal Karier di Boeing

Veronika mengawali kariernya di Boeing pada tahun 2007. Waktu itu Vero diterima sebagai Data Management Specialist Boeing dengan sistem kontrak selama tiga bulan. Vero mengatakan senang sewaktu diterima di Boeing kala itu.

“Pertama kali masuk ke Kantor Boeing saya sangat senang dan bangga karena saya yang berasal dari kota kecil Solo dapat diterima di perusahaan internasional sebesar Boeing. Saat itu saya langsung kabari keluarga saya di Solo,” ujarnya.

Vero menyelesaikan kontrak awal itu dengan baik. Dia lalu mencari lowongan di sejumlah tim di Boeing untuk dapat menjadi pegawai tetap. Gayung pun bersambut, Vero dinyatakan lulus seleksi sebagai pegawai tetap di Boeing di dua tim. Namun, Vero memutuskan untuk mengambil lowongan sebagai Integrated Schedules Specialist di tim 747/767 Boeing pada 2008.

Kinerja Vero yang bagus membuat karier Vero melejit hingga kini menjadi Project Manager. Selain menjadi Project Manager, perempuan yang hobi pelesir ini juga merupakan President of Boeing Asian Pacific Association (BAPA) dan Vice President of Boeing Indonesian Association (BIA).

Baca juga: Ribuan Koleksi Buku Perpustakaan Mangkunegaran Solo Dipindah, Ada Apa?

Vero yang menyelesaikan studi masternya di University of Phoenix itu juga mendapat berbagai penghargaan karena telah mengangkat isu keragaman dan inklusivitas di Boeing. Vero mendapat penghargaan Boeing Global Diversity and Inclusion Award 2018 serta Society of Asian Science and Engineers (SASE) Advocate Awards 2019.

Di tengah-tengah kesibukannya menjalankan pekerjaan, Vero masih menyempatkan diri untuk melakukan hobi memotret. Karya-karya fotografi penyintas kanker pankreas ini juga meraih berbagai penghargaan dari laman foto Flickr dan Pixabay.

Kisah hidup ini Vero sampaikan pada acara Kuliah Tamu bertajuk “Success in The West: The Journey, The Struggles, The Failures, The Victories”. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Lebih dari seratus peserta dari berbagai wilayah dan negara mengikuti kuliah tamu ini yang diadakan pada Selasa (25/1/2022).

Pada akhir sesi, Vero mengajak para peserta untuk tidak takut untuk bermimpi. Vero mengajak peserta menggantungkan mimpi setinggi langit.

“Kata-kata favorit saya dari Soekarno-Hatta yang mengatakan bahwa bermimpilah setinggi langit agar nanti jika jatuh, kita jatuh di antara bintang-bintang. Jadi, jangan takut untuk bermimpi,” pungkas Vero.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Kisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Dalam mitologi Yunani, Medusa dikenal sebagai sosok wanita cantik jelita yang dikutuk berambut ular namun memiliki kekuatan yang mematikan.

Semangat Merdeka Belajar untuk Pemulihan Pendidikan Asia Pasifik

Sistem pengajaran yang memerdekakan adalah jalan terbaik memulihkan sektor pendidikan di kawasan Asia Pasifik. Semua negara di kawasan ini harus bekerja sama memulihkan sektor pendidikan.

Hadir di UKSW, Menteri KKP Ungkap Strategi Ekonomi Biru dan Riset PT

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam ajang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Leaders Forum hari ke-2 yang berlangsung di Balairung Universitas.

Mengintip Isi Cawet, Desa Nan Indah di Pemalang

Inilah pemandangan indah di Desa Cawet, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

PT BSI (BRIS) Akan Right Issue Kuartal III/2022, Segini Nilainya

Kuartal III/2022, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. (BRIS) akan melakukan right issue sebagai upaya penambahan modal.

Siapa Wirda Mansur yang Bilang Paytren Baik-Baik Saja?

Di Paytren Wirda Mansur menjabat Direktur Inovasi & Pengembangan.

Ketika Pemain Kendang Mengacau, Humor dan Dagelan ala Srimulat

Film Srimulat: Hil yang Mustahal diawali adegan kelompok lawak Srimulat yang sedang populer terganggu penampilannya karena kemunculan pemain kendang yang lebih lucu bernama Gepeng (Bio One).

Wirda Mansur dan Kuasa Hukum Paytren Beda Suara, Siapa yang Bohong?

Pernyataan Wirda Mansur itu berbeda dengan pengakuan kuasa hukum Paytren yang menjadi wakil dalam perundingan tripartit atas gugatan 14 karyawan di Kantor Disnaker Bandung.

Tripartit Yusuf Mansur Berlanjut 25 Mei, Karyawan Tuntut Gaji Dibayar

PT VSI melalui kuasa hukumnya, Carlos menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana cukup untuk membayar karyawan.

10 Berita Terpopuler: Onggo-Inggi Jembatan Jurug & Laka Sleman-Boyolali

Ulasan tentang wujud Onggo-Inggi, makhluk yang disebut-sebut kerap muncul di Jembatan Jurug lama dan kecelakaan di Sleman & Boyolali menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (19/5/2022).

Politikus Nasdem: Demo Jangan Angkat Isu Pemakzulan Jokowi

Aksi itu merupakan puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa buruh di berbagai daerah.

Demo Besar 21 Mei, Anggota DPR: Jangan Niatnya Perebutan Kekuasaan

Sejumlah elemen masyarakat dari kelompok buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) diagendakan menggelar demonstrasi besar pada 21 Mei 2022.

Satgas Covid-19 Harap Pelaku Perjalanan Jauh Sukarela Tes PCR

Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat melakukan tes Covid-19 jika memiliki riwayat bepergian jarak jauh.

Isu Kenaikan Harga Pertalite, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Masyarakat diramaikan dengan isu kenaikan harga Pertalite setelah keberadaan bahan bakar minyak (BBM) itu secara eceran di masyarakat sulit didapatkan.

Pemerintah Diminta Hati-Hati Narasikan Pelonggaran Lepas Masker

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman mengatakan kebijakan pelonggaran masker jangan sampai disalahartikan masyarakat menjadi euforia yang berlebihan, sebab prokes pada umumnya tetap harus dilakukan.

Tanaman Ganja Jadi Bumbu Masakan Andalan pada Zaman Kesultanan Aceh

Penggunaan ganja sebagai bumbu masakan pada masa Kesultanan Aceh tertulis dalam Kitab Tajol Mulok abad ke-18.