Tutup Iklan

KISAH UNIK : Wow, Kakek Ini Habiskan Uang Pensiun Demi Pelat Nomor

KISAH UNIK : Wow, Kakek Ini Habiskan Uang Pensiun Demi Pelat Nomor

SOLOPOS.COM - Mike Oyston dan pelat nomor 5 UV. (Mirror.co.uk)

Kisah unik datang dari kakek yang membeli pelat nomor seharga ratusan juta rupiah.

Solopos.com, LONDON – Kolektor kerap melakukan aksi unik dan nekat demi mendapat barang incarannya. Tidak terkecuali seorang kakek-kakek asal Inggris yang rela menghabiskan tabungan pensiunnya demi membeli sebuah pelat nomor cantik.

Mike Oyston, 64, rela menghabiskan separuh uang tabungan pensiunnya sebesar 51.000 poundsterling atau sekitar Rp860 juta hanya untuk membeli sebuah pelat nomor cantik bertuliskan 5 UV yang dilelang DVLA, otoritas penerbit pelat nomor di Inggris.

Ayah dua anak itu mengaku sudah berburu nomor cantik untuk mobil lebih dari satu dekade lalu dan kini itu menjadi hobinya. Ia punya firasat pelat nomor yang baru saja dibeli bisa menjadi barang investasi yang nilainya berlipat-lipat di kemudian hari.

Langkah pertama, Mike berencana menawarkan pelat nomor 5 UV kepada pemilik mobil sport utility vehicle (SUV) mewah seperti Bentley, Porsche, hingga Jaguar.

“Hampir semua produsen memasarkan mobil SUV, termasuk produsen mobil mewah Bentley, Porsche, dan Jaguar. Ini adalah pelat nomor yang sempurna, harganya kelak setidaknya bisa bernilai dua kali lipat,” ungkap Mike seperti dikutip Solopos.com dari laman Mirror, Kamis (29/9/2016) pekan lalu.

Pria paruh baya yang tinggal bersama istrinya di Kota Manchester itu juga berniat menjual pelat nomor tersebut langsung ke pihak Jaguar namun dibuat satu paket dengan J466 UAS yang sudah ia dapat beberapa tahun lalu sehingga harganya bisa lebih tinggi.

“Saya membeli untuk menjualnya lagi. Kalau saya, pasti akan sangat bangga memakai dua pelat nomor itu pada mobil SUV keluaran Jaguar. Sayangnya saya tidak punya SUV jadi lebih baik saya jadikan investasi,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Mike mulai serius mengoleksi pelat nomor cantik sejak 1999. Sejauh ini sudah ada lebih dari 200 pelat nomor cantik dari negara-negara di penjuru benua Eropa yang ia simpan di rumahnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.