KISAH UNIK : Depresi, Pria Tiongkok Angkat Boneka Jadi Anak

KISAH UNIK : Depresi, Pria Tiongkok Angkat Boneka Jadi Anak

SOLOPOS.COM - Song Bo dan bonekanya (Rocketnews24.com)

Kisah unik ini dicatatkan seorang pria di Tiongkok yang mengangkat boneka sebagai seorang anak.

Solopos.com, TIANJIN – Seorang pria di KotaTianjin, Tiongkok menjadi perbincangan publik baru-baru ini. Pria bernama Song Bo itu diketahui menjadikan sebuah boneka sebagai anak angkatnya.

Seperti dilansir laman Rocketnews24.com, Rabu (6/5/2015), Song Bo divonis menderita penyakit serius pada 2013 lalu. Saat ini, dia selalu merasa sakit kepala dan depresi tak kunjung reda. Maka, wajar saja kira-kira jika ia merasa hidupnya tidak akan bertahan lebih lama lagi.

Pria 38 tahun itu pun merasa frustrasi karena tidak bisa menikah dan memiliki anak. Apalagi dia tidak akan tega untuk mempersunting wanita dengan keadaan dirinya yang sakit parah dan tidak akan hidup lama.

Song Bo pun memutuskan untuk membeli sebuah boneka yang sangat mirip dengan seorang anak perempuan. Dia menjadikan boneka itu sebagai anaknya. Boneka itu memiliki tinggi sekitar 145 cm dan diberi nama Xiao Die yang berarti kupu-kupu kecil.

Song Bo mendapat boneka itu dari salah satu situs jual beli online. Harga boneka itu terbilang mahal yakni US$2.200 atau sekitar Rp28,7 juta. Namun, berkat boneka itu kesehatan Song Bo semakin membaik.

Song Bo selalu mengajak bonekanya itu jalan-jalan keliling kota layaknya anak sungguhan. Mulai dari jalan-jalan ke taman bermain hingga makan di restoran.

Kisah unik Song Bo ini pun menjadi perbincangan publik Tiongkok terutama di dunia maya. Banyak dari mereka yang terenyuh melihat kisah Song Bo dengan bonekanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.