Kategori: Internasional

KISAH TRAGIS : Idap Sindrom Langka, Wanita 26 Tahun Mirip Nenek-Nenek


Solopos.com/Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com

Kisah tragis kali ini tentang Sara Geurts, 26, yang menderita Sindrom Dermatosparaxis Ehlers-Danlos.

Solopos.com, MINNEAPOLIS – Sara Geurts, 26, merupakan satu dari 12 orang di dunia yang diketahui mengidap Dermatosparaxis Ehlers-Danlos Syndrom (EDS). Kondisi tersebut membuat kulit di hampir sekujur tubuh Sara kendur dan berkeriput mirip nenek-nenek.

Selain kendur dan tampak keriput, EDS membuat kulit Sara sangat sensitif dan mudah terluka. Pada umumnya pengidap EDS memiliki kondisi tulang dan persendian yang rapuh. Mereka rawan dislokasi tulang hanya karena aktivitas ringan. Meski demikian, EDS yang diderita Sara tidak parah sehingga ia masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Banyak pasien EDS yang selalu mengalami dislokasi. Mereka harus duduk di kursi roda. Syukurlah saya tidak mengalami hal itu. Meski demikian tulang-tulang ku tetap berada dalam kondisi yang rentan,” ucap Sara seperti dikutip The Sun, Rabu (21/6/2017).

Didiagnosa menderisa EDS di usia 10 tahun, Sara sempat malu dengan kondisinya. “Saat SMA saya selalu menutupi tubuh. Saya tidak mau orang-orang menanyakan tentang kondisi tubuhku. Meski demikian saya tidak pernah diejek, teman, dan keluargaku selalu mendukung,” tambah Sara.

Semenjak 22 tahun, Sara mengubah pandangannya terhadap kondisi tubuhnya. Ia tak lagi menutupi kondisinya dan beraktivitas layaknya orang normal lainnya. Sara melihat kondisinya sebagai anugerah terindah yang diberi Tuhan untuk dirinya.

Saya ingin mengubah paradigma masyarakat tentang kesempurnaan. Saya ingin menunjukkan kalau kondisi saya adalah sebuah keunikan yang membuat saya cantik,” tegas Sara.

Dengan motivasi barunya itu, kini Sara pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat untuk memulai karier di dunia model. Sara ditemani sahabat sekaligus fotografer pribadi, Briana Berglund.

 

 

Share
Dipublikasikan oleh
Septina Arifiani