SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Dok/Solopos)

Solopos.com, ROTHERHAM – Sebuah temuan mengejutkan datang dari sebuah kota di Inggris, Rotherham, Inggris yang ternyata pernah menyimpan 1.400 anak-anak korban eksploitasi seksual.

Di kota tersebut ribuan anak-anak sekitar umur 11 tahun dengan leluasa dipukuli, diperkosa, dan diperdagangkan dengan keji.

Promosi Kisah Inspiratif Ibru, Desa BRILian Paling Inovatif dan Digitalisasi Terbaik

Menurut laporan Kepala penasihat pekerjaan sosial Alexis Jay, tindakan mengerikan tersebut telah berlangsung cukup lama yakni antara tahun 1997 hingga 2013.

Laporan independen beserta serangkaian keyakinan pelaku kejahatan di daerah tersebut menorong pihak berwenang menyelidiki lebih lanjut kasus ini.

“Kegagalan kolektif kepemimpinan politik dan pejabat yang dilakukan secara terang-terangan. Dari awal ada bukti bahwa eksploitasi seksual anak merupakan masalah serius di Rotherham,” ujar Jay sebagaimana dilansir Emirates247.com, Rabu (27/8/2014).

Dalam laporannya, Jay juga menyebutkan perilaku kekerasan yang diterima oleh anak-anak tersebut meliputi penyiraman bensin, ancaman dibakar serta ancaman senjata sebagai cara mereka untu memperkosa anak-anak tersebut secara brutal.

Perhatian pemerintah Rotherham baru saja dilakukan pada tahun 2010 ketika lima pria mendapatkan hukuman penjara panjang setelah terbukti mempekerjakan remaja sebagai pemuas seks.

Namun, hal itu tidak bertahan lama ketika pemerintah dinilai gagal menindak pekerja sosial yang justru menyarankan hal-hal yang keliru.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya