Kisah Spektakuler Steaua Bucuresti, Tak Terkalahkan 3 Musim Beruntun

Steaua tercatat tidak terkalahkan selama tiga musim beruntun di kompetisi domestik.

 Stadion Ghencea yang dulu merupakan kandang Steaua Bucuresti. (DANIEL MIHAILESCU / AFP)

SOLOPOS.COM - Stadion Ghencea yang dulu merupakan kandang Steaua Bucuresti. (DANIEL MIHAILESCU / AFP)

Solopos.com, BUCAREST – Tidak terkalahkan selama tiga musim beruntun di kompetisi domestik menjadi rekor spektakuler Steaua Bucuresti. Rekor apik di Liga Rumania tersebut memengaruhi performa Steaua Bucuresti di kancah Eropa.

Klub yang sudah berdiri sejak 1947 ini pernah menjadi salah satu momok menakutkan di Benua Biru. Status sebagai tim kuat di Eropa dan di domestik itu terjadi pada era 80-an. Steaua tercatat menjadi juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) pada musim 1985/1986.

Di laga final kala itu, Steaua menghadapi Barcelona. Setelah bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan, Steaua keluar sebagai jawara seusai memenangi babak adu penalti.

Baca Juga: Persijap Jepara Pun Targetkan Juara Liga 2

Kesuksesan musim itu dilengkapi dengan keberhasilan Steaua merengkuh gelar Piala Super Eropa 1986. Mereka mengalahkan Dynamo Kiev 1-0.

Prestasi apik itu dihiasi dengan catatan spektakuler lain. Steaua tercatat tidak terkalahkan selama tiga musim beruntun di kompetisi domestik!

Total Steaua tak terkalahan di 119 pertandingan. Jika dijabarkan, catatan itu diraih dari 104 laga di Liga Rumania dan 15 pertandingan di Piala Rumania.

Baca Juga: Pemain Muda Dominasi Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia

Menurut The Guardian, dari 104 pertandingan di liga itu, 102 di antaranya diraih dari musim 1986/1987 sampai 1988/1989 dengan catatan 86 kali menang dan 16 kali imbang.

Musim paling impresif terjadi pada 1988/1989 saat mereka menang 31 kali dari 34 laga. Steaua berhasil mencetak 121 gol dan cuma kemasukan 28 kali.

Jika diperrinci, dalam kurun waktu tiga musim tak terkalahkan itu, Steaua mencetak 322 gol atau dengan rata-rata mencetak 3 gol per partai. Mereka juga total cuma kebobolan 63 kali.

Baca Juga: Liga 2 Digelar Senin-Kamis di Daerah PPKM Level 2 dan 3

Salah satu kunci kesuksesan Steaua saat itu adalah racikan dari sang pelatih, Emerich Jenei. Meski begitu, Jenei tak mendapatkan hasil instan.

Jenei butuh tiga kali percobaan hingga akhirnya bisa sukses di Steaua. Dia pertama kali menukangi Steaua pada 1975, lalu dipecat setelah tiga musim di sana.

Dia kembali ke Steaua pada 1983, namun langsung didepak di akhir musim. Empat bulan setelah musim 1983/1984 berakhir, Jenei kembali ditunjuk melatih Steaua.

Baca Juga: Luhut Restui Liga 2 Bergulir 26 September

Pada kesempatan ketiganya ini, Jenei akhirnya bisa mercaik tim yang mampu merajai Eropa dan kompetisi domestik.

Sementara itu, kekalahan pertama Steaua setelah tiga musim terjadi saat menghadapi Dinamo Bucuresti pada 9 September 1989. Mereka kalah 0-3 saat itu dari sang rival bebuyutan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Prediksi Skor & Susunan Pemain Brentford vs Chelsea, Waspada The Blues!

Pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Chelsea, akan berhadapan dengan tim promosi Brentford pada pekan kedelapan.

Indonesia vs Denmark di Piala Thomas, Netizen: Sogok Pakai Indomie Aja!

Tim Indonesia mendapat tantangan dari Denmark di babak semifinal Piala Thomas 2021. Netizen Indonesia meminta Denmark mengalah dan akan dihadiahi mie instan merek Indomie.

Head to Head Pemain Indonesia vs Denmark: Ginting Seri, Minions Unggul

Indonesia dan Denmark sudah merilis susunan pemain yang akan bertanding di babak semifinal Piala Thomas 2021.

Unggul Telak! Ini Head to Head Indonesia vs Denmark di Piala Thomas

Indonesia akan menghadapi Denmark di babak semifinal Piala Thomas 2021. Tim Indonesia ternyata superior terhadap Tim Denmark di ajang Piala Thomas.

Prediksi Skor & Line Up Watford vs Liverpool, Menang Besar The Reds?

Liverpool akan mendapat tantangan dari Watford pada pekan kedelapan Liga Premier Inggris.

Soal Aksi Suporter PSS Sleman, BCS: Nyuwun Ngapunten Sedulur Solo!

Jajaran Polresta Solo membubarkan ratusan orang yang diduga pendukung PSS Sleman di beberapa akses masuk Kota Solo

Susunan Pemain Indonesia vs Denmark di Semifinal Piala Thomas

Tim Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Piala Thomas 2021. Mereka akan menghadapi Denmark.

Indisipliner, Pemain PSIS Semarang Ini Kena Potongan Gaji

Klub Liga 1 PSIS Semarang memberikan sanksi tegas kepada salah satu pemain yang dianggap indispliner.

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah Balap Mobil Listrik Formula E

Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia.

Adinda Raih Emas Terbanyak PON Papua dengan Pen Tertanam di Tangan

Adinda mengaku kerap merasakan ngilu, terlebih saat menyentuh dinginnya air, namun tekadnya kuat melewati semua rintangan dan tantangan.

Main di Solo, PSS Sleman Menang Tipis Atas Barito Putra

Kedua tim bermain cukup keras selama jalannya laga, Barito Putra mencuri gol terlebih dahulu di menit ke-17 lewat kaki Beni Oktavianto.

Selamat! Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2021

Tim Indonesia berhasil memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Thomas 2021. Hal itu setelah mereka mengalahkan Malaysia di babak perempatfinal dengan skor 3-0.

Jawa Barat Juara Umum PON XX Papua, Jateng Digeser Bali

PON XX Papua secara resmi ditutup oleh Wakil Presiden Indonesia, K.H. Maruf Amin di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (15/10/2021) malam.

Piala Thomas: Susunan Pemain Indonesia vs Malaysia, Vito Main Terakhir!

Pebulu tangkis Sukoharjo, Shesar Hiren Rhustavito, kembali masuk dalam skuad Tim Thomas Indonesia.

Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini, Big Match Juventus vs Roma

Pekan kedelapan Liga Italia akan menyajikan sejumlah laga menarik.

Mahasiswi UNS Solo Raih Medali PON Saat Hamil, Rektor: Kuliah Gratis!

Mahasiswi UNS Solo, Nadia Haq Umami Nur Cahyani, sukses mengoleksi medali perunggu dalam cabang olahraga (cabor) pencak silat dalam PON XX Papua.