Kisah Saparudin Mewek Minta Sekolah
Saparudin dan ibunya (Facebook-Eris Riswandi)

Solopos.com, GARUTSekolah menjadi salah satu tempat belajar berbagai macam ilmu pengetahuan. Namun, pada kenyataannya tidak semua orang bisa menikmati pendidikan di bangku sekolah. Seperti seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Saparudin.

Bocah asal Desa Simpang, Cikajang, Garut, Jawa Barat, itu merengek kepada ibunya karena ingin sekolah. Setiap bangun tidur di pagi hari Saparudin selalu kebingungan. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Sebab, semua teman-temannya berangkat ke sekolah. Sementara dia hanya bisa memandang keceriaan teman-temannya berseragam sekolah dasar (SD) berangkat sekolah dari jendela rumahnya.

Nasib Saparudin memang tidak seberuntung anak-anak lain di wilayahnya. Himpitan ekonomi membuat Saparudin tidak bisa menimba ilmu di sekolah seperti teman-temannya. "Sabar ya nak, doakan mama agar punya rezeki buat biaya kamu sekolah," itulah kalimat yang selalu dikatakan sang ibu ketika Saparudin merengek meminta disekolahkan.

Kisah pilu Saparudin yang dibagikan pemilik akun Facebook Eris Riswandi, Minggu (23/9/2018), membuat warganet terharu. Mereka turut mendoakan agar ada pihak yang mengulurkan tangan membantu mewujudkan keinginan Saparudin belajar di sekolah.

"Mudah-mudahan anak ini bisa sekolah. Biasanya setiap kampung ada petugas sensus. Merekalah yang bertanggung jawab dan tahu keadaan warga. Kepala dusun atau petugas kelurahan jangan biarkan anak Indonesia tidak sekolah," komentar Anace Piri.

"Semoga ibunya dikasih rezeki yang melimpah biar anaknya bisa sekolah," imbuh Endang Jose Mourinho.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom