Tutup Iklan

Kisah Petani Magelang Raup Cuan dari Porang

Kalangan petani di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sedang bersemangat dalam menggeluti budi daya tanaman porang.

 Ilustrasi Umbi Porang (Instagram/@petaniporangsubang)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Umbi Porang (Instagram/@petaniporangsubang)

Solopos.com, MAGELANG —  Kalangan petani di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sedang bersemangat dalam menggeluti budi daya tanaman porang. Selain harganya lebih stabil, porang memiliki banyak manfaat dibandingkan tanaman umbi-umbian lainnya.

Dilansir dari Beritamagelang.id, Selasa (19/10/2021), Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Ade Srikuncoro Kusumaningtyas mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Magelang cocok untuk budi daya porang dan saat ini porang telah dibudidayakan di 17 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Tanaman ini bagus ditanam di lahan yang terbuka, sedangkan di lahan yang banyak naungan hanya cocok untuk pembibitan. Karena belum ada teknologi yang bisa digunakan untuk mengolah porang, khususnya mengubahnya menjadi bahan tepung, sehingga porang ini lebih memiliki potensi untuk menjadi komoditas  ekspor.

Baca Juga: Sedih! SKTM Ditolak, Pasutri di Brebes Tak Bisa Ambil Bayi di RS

Cerita Petani Porang

Ade juga menjelaskan bahwa satu umbi porang yang oleh warga lokal dikenal dengan nama Iles Iles ini bisa memiliki berat sekitar 3 sampai 13 kilogram. Diperkirakan juga, jumlah lahan untuk budi daya porang ini mencapai 117 hektar (Ha) yang menghasilkan 4.680 ton setiap masa panen.

Sementara  itu, dihimpun dari berbagai sumber, salah satu petani porang yang merupakan warga  Desa Klopo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Muhammad  Muslih telah menjadi petani porang sejak 2019 silam. Menurutnya, harga porang lebih stabil dibandingkan jenis umbi lainnya.

Dia menyebutkan bahwa umbi tersebut diekspor dan kalau harga standardnya sekitar Rp7.000 per kilogram.Lahan tanamanan porang yang dimiliki oleh Muslih seluas 2,5 Ha dan perkiraan panen dalam satu hektar lahan bisa menghasilkan kira-kira hingga 90 ton porang.

Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat

Disamping menjual umbi porang, Muslih juga mengembangkan porang menjadi aneka olahan bernilai ekonomi, seperti rendang porang, srundeng porang, balado porang dan makanan ringan lainnya.

Muslih juga mengatakan bahwa umbi porang dengan ukuran kecil justru harganya lebih mahal, harga per kilogramnya mencapai Rp15.000. Pada ukuran ni, umbi digunakan untuk pembibitan. Jika masih dalam ukuran biji bisa lebih mahal lagi, sekitar Rp150.000 hingga RpRp300.000 per kilogram.

Manfaat Dari Umbi Porang

Ilustrasi Umbi Porang 2
Ilustrasi Umbi Porang 2 (Instagram/@petaniporangsubang)

Terkait dengan manfaat yang didapatkan, dilansir dari Bisnis.com, porang yang merupakan jenis tanaman daerah sub-tropis dengan nama marga Amorphophallus memiliki banyak khasiat atua manfaat bagi yang mengkonsumsinya

Baca Juga: Bawang Daun Melimpah, Petani Wonosobo Raup Jutaan Rupiah Sekali Panen

Meskipun memiliki bau yang tidak sedap, namun terbukti bahwa porang memiliki banyak khasiat, di antaranya; mencegah penyakit diabetes, hal ini dikarenakan kandungan glukoman yang terdapat pada porang dapat menurunkan kadar gula dalam darah yang terlalu belebihan.

Mengatasi peradangan, zant anti-inflamasi pada tanaman porang dapat mengatasi peradangan yang terjadi pada tubuh bagian dalam. Porang juga berkhasiat membuat luka luar cepat sembuh, sebab kandungan glukomanya bekerja membangun sistem iumun secara efektif yang berdampak pada meningkatnya kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka.

Baca juga: Kebutuhan Kotoran Naik saat Tanam Porang, Petani Berburu ke Luar Desa

Menurunkan berat badan, kandungan karbohidratnya mampu memenuhi kebutuhan tubuh dan membuat kenyang dalam waktu lama sehingga bagi pelaku diet, bisa mengkonsumsi porang sebagai pengganti asupan nasi.

Mencegah penyakit jantung, porang dalam melancarkan peredaran darah sekaligus mengusir kadar kolesterol dalam tubuh.  Dengan memiliki sirkulasi darah yang lancar makan akan terhindar dari resiko penyumbatan pembulu darah yang mengganggu kinerja jantung.

Merawat kesehatan kulit, kemambuan porang dalam memerangi bakteri penyebab jerawat pada kulit wajah dapat menjaga kesehatan kulit lebih lagi. Selain mencegah timbulnya jerawat, porang juga berkhasiat untuk kesehatan kulit wajah lainnya.


Berita Terkait

Espos Premium

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Pagodes dari Estampes pour Piano (1903), misalnya, menggunakan sistem pentatonik dan tempi bertingkat (semakin tinggi nada, semakin cepat suaranya; semakin rendah nadanya, semakin lambat suaranya) yang membangkitkan suara gamelan

Berita Terkini

Tanggul Sungai Jebol, Puluhan Rumah di Pati Tergenang Banjir

Puluhan rumah dan puluhan hektar sawah milik warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), tergenang banjir yang diakibatkan tanggul sungai jebol.

Digelontor 2 Ton Cat, Nepal Van Java Bakal Lebih Warna-Warni

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan bantuan 2 ton cat untuk mempercantik destinasi wisata Nepal Van Java di Kabupaten Magelang.

Pengumuman! Tak Ada Penyekatan Jalan ke Jateng saat Libur Nataru

Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng belum memastikan tidak ada penyekatan jalan atau akses masuk dan keluar wilayah Jateng saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Wisata Baru Temanggung: Situs Liyangan, Peninggalan Mataram Kuno

Situs Liyangan peninggalan Kerajaan Mataram kuno merupakan wisata baru di kawasan Temanggung, Jawa Tengah.

Misteri Telaga Sunyi di Baturaden, Sering Jadi Tempat Bertapa

Telaga Sunyi di Baturaden memiliki aura mistis dan kerap dijadikan tempat pertapaan dari dulu sampai sekarang.

Carica, Buah Pepaya Unik Cuma Bisa Tumbuh di Dieng

Carica termasuk jenis buah-buahan yang berkerabat dengan pepaya, namun hanya di kawasan Dieng Plateau.

Suami Tusuk Istri Sampai Tewas, Lalu Bunuh Diri Saat Ditangkap

Kisah tragis kali ini tentang seorang pria yang membunuh istrinya, kemudian melarikan diri dan nekat bunuh diri saat hendak ditangkap polisi.

Menikmati Keindahan Alam di Sibajag Green Canyon, Berasa di Jepang Hlo!

Tempat ini unik karena terdapat jembatan bambu super panjang yang dihiasi pohon sakura khas Jepang. jembatan ini menjadi spot utama para wisatawan untuk berswafoto.

Rahasia Kelezatan Nasi Kropokhan, Santapan Favorit Sultan Demak

Nasi Kropokhan adalah makanan khas Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Makanan ini dipercaya sebagai menu favorit raja-raja masa Kesultanan Demak.

Mitos Pohon Walitis Raksasa, Bekas Tancapan Tongkat Ki Ageng Makukuhan

Nama Walitis berasal dari dua kata, yaitu wali dan titis yang berarti pohon tersebut adalah titisan seorang wali, tokoh penyebar agama Islam di Jawa.

Hujan dan Angin Kencang Landa Grobogan, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang ke jalan dan rumah.

Mantap! Ikut Vaksinasi, Warga Kudus Dapat Sepeda Motor

Vaksinasi berhadiah digelar di Kabupaten Kudus dengan hadiah berupa sepeda motor agar warga terdorong untuk menerima vaksin Covid-19.

Innalilahi! 10 Bulan, 150 Orang di Cilacap Tewas, Ini Pemicunya

Sebanyak 150 orang meninggal dunia di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dalam kurun waktu 10 bulan, Januari-Oktober 2021 akibat kecelakaan lalu lintas.

Waduh! Giliran Kantor DPRD Jateng Digeruduk Anggota Pemuda Pancasila

Massa Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Kantor DPRD Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (26/11/2021).

Tol Semarang-Demak Seksi II Ditarget Rampung 28 Oktober 2022

Pembangunan Tol Semarang-Demak seksi II, ruas Sayung-Demak, ditarget selesai atau bisa digunakan mulai 28 Oktober 2022.