Kisah Misteri Arca Dwarapala Tak Bisa Dipindah Saat THR Sriwedari Solo Dibongkar

Ada kisah mistis yang tersisa dari pembongkaran Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Februari 2018 lalu. Beberapa waktu lalu, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo gagal memindahkan arca yang dipercaya sebagai arca laki-laki dan arca perempuan tersebut.

Kisah Misteri Arca Dwarapala Tak Bisa Dipindah Saat THR Sriwedari Solo Dibongkar

SOLOPOS.COM - Arca Dwarapala di lahan bekas THR Sriwedari, Senin (29/1/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)

<p><strong>Solopos.com, SOLO </strong>&mdash; Ada kisah mistis yang tersisa dari pembongkaran Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Februari 2018 lalu. Kisah mistis keberadaan Arca Dwarapala yang tak mau dipindah, meski telah digempur menggunakan martil.</p><p>Beberapa waktu lalu, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo gagal memindahkan arca yang dipercaya sebagai arca laki-laki dan arca perempuan tersebut.</p><p>Bahkan, sling yang digunakan petugas DPU putus berkali-kali kala berusaha menggerakkan arca laki-laki yang berada di sisi selatan.</p><p>&ldquo;Percaya boleh. Tidak juga boleh. Kemarin sudah dicoba pakai sling putus terus,&rdquo; ujar Kabid Cipta Karya DPUPR Solo Taufan Basuki saat berbincang dengan&nbsp;<em>Solopos.com</em>&nbsp;di sela-sela prosesi pemindahan, Senin (12/2/2018) pagi.</p><p>Pagi itu digelarlah upacara wilujengan yang dihadiri petugas dari Dinas Kebudayaan (Dishub) Solo dan DPUPR. Upcara dipimpin&nbsp; tokoh spiritual dari Abdi Dalem Ngulama Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T) Puja Sentanadipura. Upacara digelar di lahan THR Sriwedari di sekitar arca.</p><p>Menurutnya, upacara itu bertujuan mengusir mahluk tak kasat mata yang bersemayam dua buah arca itu.</p><p>Ada dua buah arca Dwarapala di THR Sriwedari. Arca tersebut menggambarkan laki-laki dan perempuan. Arca diduga sudah dipasnag sejak PB X berkuasa. Begitu upacara selesai digelar butuh kerja keras pula untuk memindahkan arca.</p>

Berita Terkait

Berita Terkini

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).