Kisah Mbah Minto Klaten Viral di Medsos: Awalnya Dibayar Rp20.000 per Vlog

Begini kisah Mbah Minto viral di medis sosial.

 Mbah Minto saat berada di teras rumahnya di RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, Kamis (30/4/2020). (Solopos/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Mbah Minto saat berada di teras rumahnya di RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, Kamis (30/4/2020). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Mbah Minto yang berasal dari Bayat, Klaten, mendadak jadi artis baru di media sosial. Hal ini terjadi lantaran Mbah Minto yang hidup sendirian muncul di video parodi gagal mudik yang diperankannya.

Video viral gagal mudik yang dibintangi Mbah Minto itu diunggah di channel Youtube milik Ucup. Dalam video itu dia berakting mengobrol dengan anaknya lewat ponsel sambil memasak.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Mbah Minto Klaten melarang anaknya mudik di tengah krisis pandemi corona. Dia meminta anaknya tetap berada di perantauan dan tidak mudik dengan catatan tetap mengirimkan uang ke kampung.

Sejak saat itulah nama Mbah Minto Klaten viral di media sosial. Akting wanita tua asal Selorejo RT005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, itu sukses mengocok perut warganet.

Round-Up Covid-19 Soloraya: Total 129 Kasus Positif, Klaten Masih 0 Kematian

Meski demikian Mbah Minto Klaten justru mengaku tidak tahu jika vlog yang dibintanginya viral. Dia mengaku hanya diminta menirukan gerakan atau kata-kata yang dibuat Ucup.

Kula niku mboten ngertos yen viral ten medsos [saya enggak tahu kalau viral di medsos]. Jarene tekan ngendi-ngendi [katanya sampai ke mana-mana], Jakarta, Lampung. Niku [pembuatan video] saking Mas Ucup [Mbah Minto hanya menirukan gerakan atau kata-kata yang sudah diminta Ucup di waktu sebelumnya],” kata Mbah Minto, saat ditemui di rumahnya.

Awal Mbah Minto Viral

Rupanya, ini bukan kali pertama Mbah Minto diajak membuat vlog oleh youtuber Ucup yang bernama asli Muhammad Sofyan itu. Keduanya ternyata bertetangga dan tinggal sekampung meski berlainan RT.

Awalnya Ucup memberikan uang Rp20.000 kepada Mbah Minto Klaten sebagai bayaran per konten video yang dibuat bersama. Seiring ramainya vlog Mbah Minto garapan Ucup, dia pun memberikan uang lebih yakni Rp200.000-Rp300.000 per konten.

Rekomendasi Destinasi Wisata Religi Favorit Di Solo

Ucup mengaku vlog yang dibintangi Mbah Minto membuat jumlah followers di Instagram dan subscriber di Youtube miliknya bertambah.

“Akun IG saya sebenarnya sudah 36 K followers. Saat ini, booming [setelah video dengn Mbah Minto viral]. Di waktu sebelumnya, subscriber saya sudah 105 K. Sekarang, semakin naik lagi. Video itu bisa viral karena temanya tentang musim corona yang meresahkan para pemudik [Ucup mulai menekuni pembuatan video sejak 1,5 tahun lalu]. Di waktu sebelumnya, saya juga sudah give away untuk folowers saya [pencapaian 100 K subscriber],” katanya kepada Solopos.com, Kamis (30/4/2020).

Pria Ngrampal Sragen Meninggal Diduga Kesetrum Jebakan Tikus di Sawah

Vlog yang dibintangi Mbah Minto Klaten sering viral di kalangan komunitas pencinta dagelan Jowo. Bahkan, akting Mbah Minto pernah dipuji maestro campursari Didi Kempot.

“Pas saya bertemu dengan Pakde Didi Kempot, yang bersangkutan bilang simbah keren, gokil, dan salut. Pakde sempat tanya ke saya, apakah simbah itu mantan teater. Saya jawab bukan. Di kesempatan itu, saya juga dikasih wejangan oleh pak dhe agar terus meningkatkan karyanya,” sambung Ucup.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

+ PLUS Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

Gaya rambut pendek kini menjadi tren di kalangan wanita di Arab Saudi. Ini setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, mendorong reformasi sosial yang salah satunya tidak lagi mewajibkan wanita mengenakan jilbab.

Berita Terkini

Keluarga Remaja Wonogiri yang Hilang Adukan Guru Silat ke Polisi

Keluarga perempuan asal Kabupaten Wonogiri yang sempat hilang hampir setahun, MD, 17, mengajukan laporan pengaduan (Lapdu) ke polisi.

Parpol Koalisi Indonesia Bersatu Di Solo Adakan Pertemuan, Ada Apa?

Tiga parpol anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Solo mengadakan pertemuan selama dua jam di salah satu hotel di Kota Bengawan.

Serunya CFS Wonogiri, Pengunjung hingga Bakul Tengkleng Semuanya Girang

Car free sunday (CFS) di Kota Wonogiri akhirnya digelar, Minggu (26/6/2022).

Espos Plus: Tujuan Konser, Transformasi Jakarta hingga Jackson Effect

Berita terkait tujuan digelarnya konser musik pada zaman dulu dan sekarang, transformasi Jakarta serta The Jackson Effect di hari kematian sang Raja Pop menjadi sajian menu Espos Plus edisi Minggu (26/6/2022).

Sapi Suspek PMK di Karanganyar Dijual Murah, Begini Komentar DPRD

Sejumlah peternak di Karanganyar, Jawa Tengah rela menjual murah ternak sapi lantaran khawatir mati di kandang gara-gara sakit.

Begini Keseruan Ganjar-Rudy Nonton Denny Caknan di Vastenburg Solo

Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tampak menikmati keseruan konser Trisakti Bulan Bung Karno yang menghadirkan penyanyi Denny Caknan di Benteng Vastenburg Solo.

Beda dari Lainnya! Bugisan Klaten Bikin Paket Wisata Pengelolaan Sampah

Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan berkeinginan menjadi desa wisata di tengah potensi wilayah yang dikelilingi candi dan kental dengan potensi budaya. Namun, keinginan menjadi desa wisata itu terganjal permasalahan sampah.

Jelang Penutupan Untuk Revitalisasi, TSTJ Solo Malah Tambah Ramai

Jumlah pengunjung TSTJ atau Jurug Solo Zoo justru semakin ramai menjelang penutupan untuk revitalisasi yang direncanakan mulai 1 Juli 2022.

Tahap I, Boyolali Peroleh 1.900 Dosis Vaksin dari Kementan

Kabupaten Boyolali mendapatkan dropping 1.900 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (24/6/2022) sore.

Misterius! Sungai Mungkung Sragen Tercemar Berat, Pemerintah Cari Tahu

DLH Kabupaten Sragen menyebut tingkat pencemaran di Sungai Mungkung Sragen cukup berat apabila dibandingkan dengan sungai lain di Kabupaten Sragen.

Vaksinasi PMK Boyolali Dimulai Besok, Sapi Perah Jadi Prioritas

Vaksinasi menanggulangi persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali dimulai, Senin (27/6/2022). Vaksinasi PMK di Boyolali diperkirakan akan diselesaikan dalam dua hari.

Lepas 111 Calhaj Menuju Donohudan, Ini Pesan Wabup Boyolali

Pemkab Boyolali melepas 111 calon jemaah haji (calhaj) di kompleks Kantor Bupati Boyolali, Minggu (26/6/2022) pagi.

Karanganyar Akan Terima 2.000 Dosis Vaksin PMK, Sapi Ini Jadi Prioritas

Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan alokasi 2.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun

Bocah pemulung cilik di Solo menceritakan kisahnya ikut mencari rongsokan sejak berusia tiga tahun.

Geronjal! Jalan di Palang Sepur Dagen Berbatu & Sempit

Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi keluhan warga.