Kisah Mbah Jangkung Penyebar Islam di Nogosari Boyolali

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI — Di Dukuh Jangkungan, Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Boyolali, sepetak makam dengan pembatas berupa pagar tembok berwarna hijau tampak mencolok di tengah perkebunan jati desa setempat.

Pagar tembok yang menjadi pembatas makam dihiasi kaligrafi kuning di dalamnya yang merupakan kutipan ayat suci Alquran. Hanya ada dua buah batu nisan di sana, semuanya berwarna hitam tanpa terukir nama.

Satu batu nisan dilengkapi kijing terletak di dalam pagar. Sisi kanan dan kiri nisan itu tertutup kain kafan putih, sementara bagian tengahnya yang cekung dipenuhi bunga tabur.

Meski tanpa ukiran, warga Glonggong percaya bahwa makam tersebut merupakan makam Kyai Jangkung. Sementara satu makam yang lain terletak di pagar tembok dan belum diketahui secara pasti identitasnya.

Kyai Jangkung ini pula lah yang menjadi cikal bakal penamaan Dukuh Jangkungan. Kabarnya Kyai Jangkung merupakan satu dari dua tokoh sentral dalam sejarah Desa Glonggong.

Satu tokoh lain bernama Mbah Dudo yang makamnya juga terletak di kawasan Desa Glonggong. Legenda lokal yang berkembang mengisahkan awalnya wilayah Glonggong dan Nogosari didiami oleh Mbah Dudo sebagai tetua masyarakat.

Warga di sana hidup dalam tradisi Jawa yang kental sebelum Islam datang. “Pembawa Islam ke Glonggong dan Nogosari yang pertama ya Kyai Jangkung ini,” ungkap tokoh masyarakat setempat, Isniawan, 42, ketika berbincang dengan Solopos.com, Minggu (10/2/2019).

Sebelum berdakwah, sebagai seorang pendatang Kyai Jangkung harus memenuhi sejumlah syarat yang diajukan oleh Mbah Dudo. Dia diminta menanam ribuan pohon nagasari di tanah yang dulunya tandus itu.

Tak ada penjelasan secara pasti mengenai alasan pemilihan pohon itu. Namun kemudian nama nagasari diabadikan sebagai nama Kecamatan Nogosari. Desa Glonggong menjadi ibu kota kecamatan itu.

Penelusuran Solopos.com, pohon Nogosari merupakan pohon yang termasuk dalam jenis tumbuhan Sapotaceae atau sawo-sawoan. Tinggi pohon bisa mencapai 12 meter dan termasuk ke dalam jenis kayu keras.

Syekh Siti Jenar

Isniawan menyebut pohon peninggalan Kyai Jangkung ini masih tersisa di sejumlah tempat seperti kawasan Kantor Desa Glonggong dan perkebunan warga.

Sejak kedatangan Kyai Jangkung, Islam berkembang cukup pesat di Nogosari. Meski belum ada penelitian yang mendalam, perkembangan keagamaan ini dibuktikan dengan munculnya langgar dan sejumlah pesantren.  “Selama ini cerita soal Kyai Jangkung di kalangan warga hanya tersebar dari mulut ke mulut,” ungkapnya.

Meski demikian, Isniawan berani mengakui kebenaran legenda tersebut. Dia berpijak pada cerita Syekh Siti Jenar, ulama pembawa Islam ke tanah Jawa.

Dalam salah satu kisahnya, imbuh Isniawan, Syekh Siti Jenar disebutkan memiliki murid bernama Kyai Jangkung yang ikut menyebarkan Islam di tanah Jawa.

“Namanya sama, tapi yang dimaksud Syekh Jangkung di Glonggong atau bukan juga kurang tahu,” imbuhnya.

Kepala Desa Glonggong, Mulyono, menyebutkan di desanya makam Kyai Jangkung dan Mbah Dudo memang kerap menjadi jujugan ziarah warga lokal. Saat ini pemerintah desa berencana mengembangkan keduanya ke arah wisata religi sebagai potensi desa.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Pengumuman! PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya

Program PLN yang menawarkan diskon tambah daya kepada para pelanggannya ini diluncurkan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih