Kisah Kiai Konang, Senopati Majapahit Jadi Asal Usul Bekonang

Sosok Kiai Konang, senopati Kerajaan Majapahit, konon berkaitan dengan sejarah asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

 Kantor Kelurahan Bekonang, Sukoharjo. (Youtube)

SOLOPOS.COM - Kantor Kelurahan Bekonang, Sukoharjo. (Youtube)

Solopos.com, SUKOHARJO — Asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ternyata berkaitan dengan seorang senopati Kerajaan Majapahit bernama Kiai Konang. Sejarah dari desa ini sangatlah menarik.

Konon, nama Bekonang diambil dari Kiai Konang yang saat itu menyamar sebagai pengembara. Dia adalah sosok yang berwibawa, rendah hati, dan suka menolong.

PromosiInsentif Fiskal untuk Mewujudkan Ambisi Penggunaan Kendaraan Listrik

Asal-usul Bekonang dimulai saat Kiai Konang berjalan kaki dari Kerajaan Majapahit menuju ke barat selama berhari-hari. Dia akhirnya tiba di sisi timur Sungai Bengawan Solo yang padat penduduk.

 

Kiai Konang pun akhirnya menetap di sana dan hidup sederhana. Hal ini dilakukan karena dia tidak ingin terlibat dalam urusan kerajaan dan jabatan.

“Kiai Konang tak ingin lagi terlibat dalam urusan kerajaan dan jabatan. Dia ingin hidup sederhana di desa itu,” kata seorang tokoh masyarakat Desa Bekonang, Sugiyarto, saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (22/12/2017).

Sehari-hari, Kiai Konang membantu warga mengolah sawah. Dia membuat saluran irigasi dan berbagai hal agar mendapatkan hasil panen yang berlipat.

 

Tak ketinggalan, Kiai Konang juga mengajarkan cara beternak unggas kepada warga. Lambat laun, berkat bimbingan Kiai Konang, kesejahteraan warga di sana pun meningkat.

“Berkat bimbingan Kiai Konang, hasil panen padi dan beternak unggal mampu menghidupi warga setempat. Mereka sangat menghormati Kiai Konang lantaran telah membantu warga,” ujar dia.

Asal-usul Bekonang dilanjutkan saat Kiai Konang membangun pasar unyuk menjual hasil bumi dan ternak yang dikelola warga. Pasar desa iitu pun berkembang pesat, sampai akhirnya ada gangguan dari para jagoan desa dan Kiai Anggaspati.

 

Dikisahkan Kiai Anggaspati yang dikenal sakti menantang Kiai Konang berduel. Pertarungan dua pendekar sakti terjadi di sekitar pasar desa. Kiai Konang akhirnya mampu mengalahkan Kiai Anggaspati setelah bertarung selama berjam-jam.

Kiai Konang dan warga kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari. Kiai Konang tinggal di desa itu selama puluhan tahun sebelum meninggal dunia. Namanya pun kemudian dikaitkan dengan asal-usul Bekonang.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Sumeni, Mata-Mata Sragen Legendaris Penakluk Tentara Belanda

Indonesia memiliki salah satu mata-mata legendaris semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Sumeni salah satunya. Ia dikenal dengan kehebatannya "menaklukkan" tentara Belanda di Sragen.

1 Jam, Bupati Jekek Bicara Rentenir hingga Kemiskinan di Wonogiri

Selama lebih kurang satu jam, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir, kaum boro, hingga pengentasan kemiskinan.

Breaking News! Jalan Solo-Semarang di Boyolali Macet, Ada Kecelakaan

Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di jalur Solo-Semarang maupun sebaliknya tersendat.

2 Jembatan di Weru Sukoharjo Diresmikan, Warga Gak Perlu Lagi Memutar

Kedua jembatan tersebut merupakan akses penghubung antarpedukuhan di Desa Krajan, Kecamatan Weru.

Terbanyak di Jawa Tengah, Segini Jumlah Masjid di Klaten

Kabupaten Klaten tercatat memiliki jumlah masjid paling banyak di Jawa Tengah, berapa sih?

Fantastis! Kambing Milik Peternak di Kartasura Ini Seharga 2 Ekor Sapi

Kambing boer disebut juga kambing pedaging sesungguhnya, pada umur lima hingga enam bulan, kambing ini dapat mencapai berat 35 kg– 45 kg.

Kisah Mete dan Asa Turunkan Tingkat Kemiskinan di Wonogiri

Cahaya matahari masuk melalui sela-sela dinding gedhek rumah Tari di Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (14/5/2022).

Jl Menteri Supeno Manahan Solo Harus Bersih, Nasib PKL Gerobak Gimana?

Para PKL yang berjualan menggunakan gerobak di depan pintu utara Stadion Manahan, Jl Menteri Supeno, Solo, mempertanyakan nasib mereka setelah penataan selter selesai.

Ini Lokasi Syuting Film Srimulat di Solo, Ada 3 Titik!

Lokasi syuting film Srimulat: Hil dan Mustahal ternyata dilakukan di Solo dan Sukoharjo. Kira-kira di mana saja ya pengambilan gambarnya?

KKN di Rumah Kosong Klaten Tak Kalah Seram dengan KKN di Desa Penari

Selain KKN Desa Penari, cerita tentang KKN di Rumah Kosong Klaten yang viral di tahun 2022 dinilai tidak kalah seram.

Profil Lulu Group, Peritel Raksasa Asia Yang Segera Ekspansi Ke Solo

Peritel raksasa Asia dan Timur Tengah, Lulu Group International, yang segera membuka gerai di Kota Solo, telah memiliki 200 lebih cabang di 22 negara.

Apakah Onggo-Inggi yang Muncul di Jembatan Jurug Solo Masih Ada?

Mitosnya masih terkenal hingga sekarang, apakah sosok Onggo-Inggi yang muncul di Jembatan Jurug dan Sungai Bengawan Solo masih ada?

Letusan Gunung Lawu Sampai Wonogiri, Belah Aliran Bengawan Solo Purba

Dampak vulkanik letusan Gunung Lawu purba diduga sampai ke Kawasan Baturetno, Wonogiri yang mengakibatkan terbelahnya aliran Sungai Bengawan Solo yang melintasi daerah tersebut pada masa itu.

Inspektorat Temukan Indikasi Penyimpangan Anggaran di BUMDes Berjo

Inspektorat Karanganyar menemukan indikasi adanya penyimpangan penggunaan anggaran di BUMDes Berjo, Ngargoyoso. Ada penggunaan anggaran yang tak sesuai perencanaan.

Banyak Pilihan, Inilah Daftar SMK Swasta di Kabupaten Sukoharjo

Inilah daftar sekolah menengah kejuruan atau SMK swasta di Kabupaten Boyolali.