Kisah Kakek Wonogiri Hilang 2 Hari, Akhirnya Ketemu di Ladang
Ilustrasi. (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang kakek, warga Dusun Brenggolo, Desa Sanan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Karyosijo, yang hilang dua hari sudah ditemukan di kawasan tegal atau ladang. Saat ditemukan kakek itu dalam keadaan sehat.

Ketua RW Dusun Brenggolo, Wonogiri, Narno, mengatakan kakek Karyosijo hilang dari rumah sejak Senin (5/4/2021), sekitar pukul 17.15 WIB. Kemudian ia ditemukan pada Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Ditemukan di tegalan atau ladang. Tapi masih masuk kawasan Desa Sanan. Dari rumahnya berjarak antara empat hingga lima kilometer. Tegalan itu memang jauh dari permukiman," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu petang.

Baca Juga: Vaksinasi Mulai Sasar Perhotelan, Berharap Bisnis Kembali Pulih

Menurut dia, Karyosijo kali pertama ditemukan oleh pemilik tegal. Pada Rabu pagi sang pemilik tegal melintas dan melihat Karyosijo tengah duduk di bawah pohon.

"Pemilik ladang itu lantas bertanya-tanya dan memintai keterangan kepada kakeknya itu. Setelah itu ia bergegas mencari orang lain untuk membantu mengantarkan pulang kakeknya. Saat pergi, pemilik ladang menyuruh orang yang sedang mencari rumput menjaga kakek itu," ungkap dia.

Pikun

Narno mengatakan, kakek itu berusia sekitar 80-81 tahun. Kondisinya sudah sedikit pikun, kadang ingat sesuatu kadang lupa. Biasanya juga keluar dari rumah, namun tidak sampai jauh dan tidak lama. Tapi pada saat itu sampai beberapa jam tidak ditemukan dan dinyatakan hilang.

"Saat pencarian berbagai cara sudah ditempuh, bahkan sempat diundangkan orang pintar juga, agar segera ditemukan. Warga juga ikut mencari ke beberapa tempat. Hilangnya itu bukan karena ada masalah dengan keluarga atau siapa-siapa," ujar dia.

Ia mengatakan, sebelumnya Karyosijo mempunyai riwayat sakit kepala. Sehingga mengakibatkan dia pikun, terkadang ingat, terkadang tidak. Saat ditemukan, ia menceritakan kejadian yang dialami.

Baca Juga: Aset Disita Kejakgung, Hotel Brothers Solo Baru Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

"Katanya itu ia naik bus bagus ke Malaysia. Kemudian disambut atau dijamu dengan baik. Kemudian setelah kembali dan turun di terminal baru sadar. Sadarnya itu ketika sudah banyak orang yang menemukannya. Lalu menceritakan kejadiannya. Tapi ya enggak tau benarnya gimana, karena memang kakeknya sudah sering lupa," kata Narno.

Di rumah, Karyosijo tinggal bersama istri dan cucunya. Anaknya merantau. Namun pada Rabu ini anaknya pulang kampung.



Berita Terkini Lainnya








Kolom