Tutup Iklan

KISAH INSPIRATIF : Perjuangan Pemuda Solo Kuliah Sambil Bekerja hingga Jadi Wisudawan Terbaik Unisri

KISAH INSPIRATIF : Perjuangan Pemuda Solo Kuliah Sambil Bekerja hingga Jadi Wisudawan Terbaik Unisri

SOLOPOS.COM - Aris Setiawan (tengah) didampingi kedua orang tuanya menunjukkan ijazah sarjana Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisri Solo di rumahnya Pringgolayan RT 001/RW 011, Tipes, Serengan, Solo, Rabu (25/10/2017). (Insetyonoto/JIBI/Solopos)

Kisah inspiratif, Aris Setiawan menjadi wisudawan terbaik meski kuliah sambil bekerja.

Solopos.com, SOLO -- Aris Setiawan dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik jenjang S1 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo periode II 2017 pada Sabtu (20/10/2017). Dari sebanyak 207 wisudawan jenjang S1, Aris yang mengambil Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan (FKIP) meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,97.

Prestasi tersebut ditempuh Aris dengan penuh perjuangan. Aris yang tinggal bersama orang tuanya di Pringgolayan RT 001/RW 011, Tipes, Serengan, Solo, kuliah sambil bekerja di bagian resepsionis Grand Soba Hotel Sukoharjo.

“Saya mengambil kuliah malam yakni mulai pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB, sehingga bisa sambil bekerja. Pihak hotel tempat bekerja juga mendukung saya kuliah,” ungkap alumni Program Studi Perhotelan SMKN 4 Solo itu, Rabu (25/10/2017).

Aris mengaku bekerja di hotel agar dapat melanjutkan kuliah karena orang tuanya yang hanya membuka warung kecil-kecilan di rumah tidak mampu untuk membiayai kuliah. Gaji dari bekerja di hotel sebagian ditabung untuk membayar biaya kuliah yang mencapai sekitar Rp3,7 juta per semester.

“Jadi semua kebutuhan kuliah saya biaya sendiri. Orang tua membantu sekadarnya kalau pas punya uang,” jelas Aris.

Aris tinggal di rumah berukuran sekitar 2,5 meter X 5 meter, terdiri dari dua lantai. Lantai pertama yang digunakan sebagai warung, sedang kan lantai kedua untuk tidur tiga orang penghuni rumah tersebut yakni Aris dan kedua orang tuanya.

Rumah itu berada di tanggul kali di Pringgolayan. Kawasan tersebut padat dengan rumah-rumah. “Inilah tempat tinggal saya, sempit,” katanya.

Aris menjalani kuliah dengan semangat meski berat, terutama bila dapat giliran kerja sif malam mulai pukul 23.00 WIB, sehingga setelah kuliah tidak sempat istirahat. Belum lagi kalau ada tugas kuliah dari kampus yang harus segera diselesaikan, Aris harus begadang sampai larut malam.

“Sudah menjadi komitmen bekerja sambil kuliah sehingga saya jalani dengan tanggung jawab. Alhamdulillah bisa lulus kuliah empat tahun,” kata pria kelahiran 31 Maret 1995 di Solo.

Setelah diwusada sebagai sarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Aris berencana menjadi guru. ”Cita-cita saya ingin menjadi guru karena pekerjaan mulia mencerdaskan anak bangsa,” kata dia.

Kedua orang tua Aris, Slamet Widodo, 52, dan Sutrisni, 50, mengungkapkan hanya mampu membayar uang masuk kuliah anaknya di Unisri. “Kami menabung selama bertahun-tahun, menyisihkan keuntungan berjualan untuk biaya kuliah Aris,” ungkap Sutrisni.

Slamet menambahkan mendorong anak tunggalnya untuk kuliah agar tidak main-main saja seperti kebanyakan anak lainnya. “Dengan kuliah agar kehidupannya anak kami nantinya lebih baik daripada orang tuanya,” harap dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.