KISAH INSPIRATIF : Lulus Cum Laude, Anak Pemulung Dimanja Golkar
Firna Larasati (tengah) berfoto bersama kedua orang tuanya, Misianto (kanan) dan Siti Siswati (kiri) dalam acara pelepasan wisuda Unnes di Auditorium Unnes, Gunungpati, Semarang, Rabu (27/7/2016). Firna yang merupakan anak pemulung berhasil lulus secara cumlaude. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Kisah inspiratif yang ditorehkan Firna Larasati, anak pemulung yang lulus cum laude di Universitas Negeri Semarang (Unnes) menarik perhatian Partai Golkar.

Solopos.com, SEMARANG — Firna Larasati, 21, anak pemulung yang menjadi lulusan terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) menarik perhatian elite Partai Golkar. Partai politik itu bakal menyokong kursus Firna guna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris supaya bisa meneruskan kuliah ke kampus terbaik di luar negeri.

Kesempatan kursus demi meraih pendidikan lebih tinggi di luar negeri bagi Firna itu dikemukakan Koordinator Pemenangan Pemilu Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid yang menyambangi Firna di rumahnya, Gunung Pati, Kota Semarang, Minggu (31/7/2016) pagi. Kisah inspiratif Firna diakui Nusron menarik perhatian para koleganya.

"Saya mewakili Partai Golkar menyambangi Firna sebagai wujud apresiasi dan dukungan Partai Golkar kepada generasi muda yang berprestasi, terlebih Firna berasal dari keluarga tidak mampu," kata Nusron sebagaimana dikutip Okezone.

Menurut Nusron, kesempatan itu merupakan wujud apresiasi dan dukungan Partai Golkar bagi Firna. "Kami sangat simpati kepada Firna, meskipun dia berasal keluarga yang terbatas secara ekonomi, tapi tetap kuliah, sampai lulus dengan nilai yang membanggakan," tambah Nusron.

Nusron juga mengapresiasi program pemerintah, terutamanya bidik misi yang telah memberikan harapan bagi keluarga ekonomi lemah untuk tetap bisa kuliah di perguruan tinggi. "Ini adalah sinyal positif bagi anak-anak Indonesia yang lain, agar jangan menyerah, karena banyak program-program pemerintah dan pihak yang akan membantu sepanjang Anda berprestasi," tegasnya.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Nusron memberikan bantuan kepada Firna untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris-nya supaya bisa meneruskan kuliah ke kampus terbaik di luar negeri. "Biaya kursus dan biaya hidup selama kursus akan kami penuhi, sampai Firna memenuhi syarat kuliah di luar negeri," tutur Ketua PB NU ini.

Sedangkan untuk biaya S2 sampai S3-nya, Nusron berjanji akan mengupayakan agar pemerintah memberikan bantuan. Namun jika pemerintah belum bisa memenuhi, lanjut dia, Partai Golkar berkomitmen akan menuntaskan biayanya. "Ini adalah wujud komitmen Partai Golkar dalam mengawal pendidikan di Indonesia," ujar politisi muda Partai Golkar asal Kudus, Jawa Tengah ini.

Menutup kunjungannya, Nusron memberikan motivasi kepada Firna untuk mengejar cita-citanya menjadi dosen. "Kamu jangan pernah minder, pokoknya lanjutkan studi, sampai lulus S3, kamu adalah lompatan bagi keluargamu, supaya lebih baik, sekaligus menjadi harapan bagi Indonesia untuk mengisi ruang-ruang Indonesia kedepan, Indonesia akan lebih baik, kalau generasi mudanya terdidik dan kompetitif," papar Nusron yang disambut haru Firna dan keluarganya.

Firna dalam kisah inspiratif ini adalah anak pertama dari pasangan Misyanto dan Siti Suswanti, yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung dan buruh cuci pakaian. Dia memperoleh prediket cum laude dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik Unnes dengan IPK 3,77 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom