Kisah Faiq Bolkiah, Putra Pangeran Brunei Darussalam yang Pilih Jadi Pesepakbola
Faiq Bolkiah (Instagram)

Solopos.com, SOLO - Faiq Bolkiah sempat menjadi sorotan saat meneken kontrak profesional bersama klub Liga Premier Inggris, Leicester City. Bukan karena performanya di lapangan, Faiq jadi perbincangan lantaran dia merupakan keturunan kerajaan Brunei Darussalam.

Dikutip dari detik.com, Selasa (9/2/2021), Faiq Bolkiah adalah keponakan Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah. Ayah Faiq, Abdul Hakeem Jefri Bolkiah, juga merupakan salah satu Pangeran Brunei Darussalam. Tak ayal, Faiq pun sempat dinobatkan sebagai pesepakbola terkaya di dunia meski bayarannya sebagai atlet bukanlah yang termahal.

Pesepakbola 22 tahun itu disebut-sebut memiliki harta kekayaan mencapai 20 miliar poundsterling. Dia juga dilaporkan memiliki 2.300 mobil termasuk Bentleys, Ferrari, dan Rolls-Royces.

Baca Juga: Jangan Panik, Menkes Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Bakal Melonjak, Ini Penyebabnya

Satu hal lain yang disorot publik adalah seekor harimau yang menjadi peliharaan Faiq Bolkiah. Untuk keperluan harimau tersebut, Faiq bahkan harus merogoh kocek hingga 35 juta euro atau setara dengan Rp589 miliar per bulan.

Terkait karie profesionalnya di dunia sepak bola, Faiq Bolkiah pernah menimba ilmu di akademi AFC Newbury, Southampton, Arsenal, kemudian ke Chelsea. Namun, kontrak profesional pertamanya justru bersama Leicester City pada 2016 silam.

Hengkang ke Portugal

Bersama The Foxes, Faiq menghabiskan waktu selama empat tahun. Namun, dia tak pernah dimainkan sama sekali di tim utama. Dia lebih banyak dimainkan di tim junior. Faiq pun akhirnya memilih hengkang ke klub Portugal, Maritimo, pada tahun lalu.

Dilansir Fox Sports, Faiq Bolkiah resmi dikontrak Maritimo secara gratis. "Saya sangat puas bisa berada di sini dan membuat keputusan ini. Saya yakin ini klub yang tepat untuk saya dan karier saya sendiri," katanya.

Baca Juga: Meninggal karena Kecelakaan, Anak Wabup Karanganyar Dikenal Ringan Tangan dan Santun

"Tujuan saya adalah untuk selalu memberikan yang terbaik di setiap latihan dan pertandingan, untuk berkembang dan membantu tim," lanjut Faiq.

Untuk tyimnas, Faiq memilih untuk membela Brunei Darussalam meski dia terlahir di Los Angeles, Amerika Serikat. Bersama Brunei, Faiq rutin membela timnas sejak level u-19 hingga kini ke timnas senior.



Berita Terkini Lainnya








Kolom