Kategori: Karanganyar

Kiriman Vaksin Covid-19 Sedikit, Dinkes Karanganyar Belum Libatkan Semua Fasyankes


Solopos.com/Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar belum melibatkan semua fasilitas layanan kesehatan atau fasyankes yang telah digandeng untuk pemberian vaksin Covid-19 tahap II.

Hal itu lantaran kiriman vaksin dari Pemprov Jateng ke Karanganyar masih sedikit. Sebelumnya, Dinkes Karanganyar menyampaikan akan melayani vaksinasi Covid-19 tahap II di 57 fasyankes. Tetapi pada praktiknya, Dinkes hanya melibatkan 31 fasyankes pada vaksinasi tahap dua ini.

Sebanyak 31 fasyankes itu terdiri dari 21 puskesmas di 17 kecamatan, klinik Polres Karanganyar, klinik pratama Kartika 27, RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo. Kemudian RSUD Karanganyar, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, RSU Jati Husada, RSU Indo Sehat.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Nasional Sebut Ada 7.000 Kasus Positif Aktif Di Solo, Cek Faktanya!

Fasyankes lainnya yang melayani penyuntikan vaksin Covid-19 yakni RSIA Dian Pertiwi Karanganyar, klinik pratama Familia, dan Griya Husada 2 Karanganyar.

"Baru itu yang kami libatkan [vaksinasi Covid-19 tahap dua]. Karena yang banyak ini anggota TNI/Polri. [Vaksinasi] belum menyasar semua," tutur Sekretaris Dinkes Karanganyar, Purwati, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (26/2/2021).

Sasaran Vaksinasi

Purwati menuturkan Dinkes mendapat jatah 9.000 dosis vaksin Covid-19 pada awal vaksinasi tahap dua. Sebanyak 9.000 dosis itu hanya untuk 4.500 orang. Padahal sasaran vaksinasi tahap dua ini mencapai 165.000 orang.

Baca Juga: Sebut Solo Punya 7.000 Kasus Positif Aktif, Satgas Covid-19 Nasional Diminta Perbaiki Data

"Nanti vaksin kan datang bertahap. Kalau sudah dapat vaksin banyak, kami libatkan semua [fasyankes] biar cepat selesai," tuturnya.

Purwati mengaku sudah mengajukan permohonan vaksin Covid-19 sesuai kebutuhan Kabupaten Karanganyar. Tetapi jumlah vaksin yang didistribusikan ke kabupaten/kota tidak langsung banyak.

"Kami kan tinggal menerima. Sana [Dinkes Provinsi Jateng] yang menentukan dapat berapa. Kalau dapat [vaksin] langsung eksekusi. Jadi bertahap. Begitu selesai, kami bisa mengajukan permohonan lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Bawa Senjata di Angkringan, 1 Orang Ditangkap Bersama Gerombolan Bersajam Serengan Solo

Tenaga Kesehatan

Sesuai informasi sebelumnya, 9.000 dosis vaksin Covid-19 itu untuk menyasar tenaga kesehatan Karanganyar yang belum mendapatkan vaksin pada tahap satu karena berbagai kondisi.

Setelah itu, sasaran berikutnya adalah petugas pelayan publik. "Pendataan sasaran kami melibatkan pegawai setiap kantor OPD. Mereka kirim data, kami verifikasi. Tidak ada e-ticket ya, tidak ada SMS blast. Jadi kami kirim surat kepada kantor atau OPD berisi jadwal dan lokasi vaksin. Peserta datang dan mencocokkan data. Semua diinput [dalam sistem]."

Baca Juga: Tak Hanya Sondakan, Gerombolan Bersajam Juga Beraksi Di Serengan Solo, Total 4 TKP

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes Karanganyar, Dwi Rusharyati, membenarkan belum semua fasyankes dilibatkan saat vaksinasi awal tahap dua.

"Ya karena vaksin datang bertahap. Nanti kalau dapat kiriman lagi bisa melibatkan 57 fasyankes. Tapi semua sudah siap melaksanakan vaksinasi. [Vaksinator] sudah kami latih. Prinsipnya kami siapkan dan sudah dilatih," kata Dwi saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih