Ilustrasi narkoba. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SRAGEN – Tim Lembaga Pemasyarakatann (Lapas) Kelas IIA Sragen kembali mendapat lemparan paket barang haram secara misterius dari sindikat pengedar narkoba baru-baru ini. Kiriman pakert narkoba tersebut membuat pihak Lapas Kelas IIA Sragen heran.

Paket narkoba itu berupa ganja kering seeberat 12,8 gram, dua paket sabu-sabu berbentuk kristal sebesar batu kerikil dan serbuk dengan total berat 7 gram, serta ekstasi kaki ajing sebanyak tiga butir.Temuan paket narkoba tersebut kemudian dikomunikasi dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sragen untuk penyelidikan lebih lanjut tentang asal dan penerima barang itu.

Kasus penemuan paketan narkoba tersebut diungkapkan Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, melalui Kasatresnarkoba Polres Sragen, AKP Joko Satriyo Utomo, saat jumpa wartawan di Mapolres Sragen, Kamis (5/12/2019).

“Dengan koordinasi yang baik, kami bersama Lapas Sragen menemukan ganja kering bersama biji ganja, sabu-sabu, dan ekstasi di lingkungan Lapas beberapa waktu lalu. Semua barang itu jadi satu paket yang terikat dalam plastik,” terang AKP Joko Satriyo Utomo.

AKP Joko Satriyo Utomo menambahkan, paket narkoba itu diduga dilempar dari luar pagar Lapas Sragen. Dia menduga paket narkoba itu dikirim oleh sindikat narkoba.

“Barang itu sepertinya dilempar dari luar pagar Lapas yaang tingginya hampir 5 meter itu. Pelempar barang itu sepertinya sindikat jaringan narkoba di luar Sragen atau mungkin orang Sragen,” ujar AKP Joko Satriyo Utomo didampingi Kasubbag Humas, AKP Harno, yang pernah menjabat Kasatresnarkoba di beberapa Polres.

Joko Satriyo Utomo menyampaikan, ternyata ada sindikat narkoba yang bisa memanfaatkan kelengahan pengawasan. Meskipun Polres dan Lapas sudah sedemikian ketat mengawasi dan memantau peredaran narkoba di Lapas. Dia menduga pelaku pelemparan paket itu merupakan jaringan narkoba besar.

“Kami menindaklanjuti temuan itu dengan menyelidiki siapa pemesan paket itu. Bisa jadi pemesannya penghuni blok narkoba atau penghuni blok kriminal. Kami kesulitan mengidentifikasi karena sulit mengendus sidik jari pada plastik. Kami menyelidiki secara manual. Barang itu ditemukan di lokasi antara blok narkoba dan blok kriminal,” ujarnya.

Joko Satriyo Utomo menjelaskan ini bukan kali pertama Lapas Sragen mendapat kiriman paket narkoba. Sebelumnya, kiriman paket serupa pernah sampai dalam bentuk buah jeruk yang di dalamnya ada narkobanya.

Dia melanjutkan ada yang pernah mengirim dalam bentuk nasi bungkus. Ada pula yang dimasukan dalam pasta gigi yang dititipkan keluarga pembesuk napi.

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Sragen, Rusli Suryadi, membenarkan bila temuan barang haram itu sudah diserahkan ke Polres Sragen. Dia mengatakan paket barang narkoba itu ditemukan petugas di blanggang atau ruang antara pagar dalam dan pagar dalam Lapas.

“Wujudnya buntalan. Kami menduganya sudah ada komunikasi dan ada permintaan dari oknum waarga binaan. Sejauh ini belum diketahui siapa pelempar dan penerima paket,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten