Solopos.com, SRAGEN – Kiriman paket narkoba yang menggegerkan Lapas Kelas IIA Sragen, Jawa Tengah, diduga berasal dari sindikat narkoba. Paket narkoba itu dilempar dari luar pagar Lapas Sragen setinggi lima meter.

Kepala Lapas Kelas IIA Sragen Yosef Benyamin Yembise di sela-sela tugas dinas di Jakarta menyampaikan tengah melakukan penyelidikan atas temuaan paket narkoba itu. Proses penyelidikan dilakukan bersama-sama antara Lapas, Polres, dan masyarakat sekitar Lapas.

Dia berasumsi paket itu kemungkinan dilempar pada dua pekan lalu. Yosef juga mengaku sudah berkomunikasi dengan warga di lingkungan sekitar Lapas. Berdasarkan informasi, ada orang mencurigakan yang mondar-mandir di belakang Lapas Sragen sebelum paket narkoba ditemukan.

“Ternyata sebelum ada temuan paket itu ada beberapa orang yang mencurigakan mondar-mandir di belakang Lapas. Kadang habis magrib, kadang pukul 21.00 WIB. Pakai motor dengan pelat Jawa Timur. Kalau tidak salah pelat W. Mereka ini memanfaatkan celah di belakang Lapas,” ujarnya kepada Solopos.com, Kamis (5/12/2019).

Yosef langsung membangun komunikasi dengan lingkungan sekitar Lapas untuk ikut bersama-sama mengawasi dan bertukar informasi jika ada hal-hal yang mencurigakan. Dia juga sempat membuat grup komunikasi di media sosial untuk memudahkan informasi masuk.

Yosef memotivasi masyarakat agar bisa mengungkap pengedar narkoba. Selain itu, sebagian lahan Lapas di belakang pengelolaannya diserahkan kepada warga sebagai sarana kerjasama.

Di sisi lain, Yosef juga terus mengintensifkan penggeledahan dan pemeriksaan di blok-blok napi secara berkala dan insidental. Yosef juga berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah untuk ikut mengawasi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten