Kios Kelontong Dibobol, Rp20 Juta Amblas
Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)
ILUSTRASI (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

WONOGIRI - Kejadian pencurian dengan pemberatan (Curat) menimpa Tasno, 43, pemilik kios kelontong di Pasar Girimarto, Rabu (13/6/2012). Akibat kejadian itu, warga yang bertempat tinggal di Dusun Kendal, Desa/Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri menderita kerugian senilai Rp10 juta hingga Rp20 jutaan.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, barang-barang yang diambil pencuri di antaranya gula jawa atau gula merah dan rokok aneka merek. Tasno yang memiliki kios di Dusun Gondangmanis, Desa Jendi, Kecamatan Girimarto itu masih mendata barang-barang yang hilang.

Kejadian itu kali pertama diketahui oleh dua pekerjanya bernama Wahyu dan Yuli. Sekitar pukul 06.00 WIB, kedua saksi bermaksud membuka kios namun kondisi rolling door sudah rusak. Demikian juga gembok juga hilang. Salah seorang warga di kerumunan pagi di lokasi kejadian itu menyarankan agar keduanya melapor ke polisi sebelum membuka pintu.

Kapolsek Girimarto, AKP Haryanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Ni Ketut Swastika saat mengonfirmasi menyatakan, masih melakukan penyelidikan. Mantan Kapolsek Pracimantoro itu menjelaskan, polisi datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WIB sekaligus melakukan olah TKP.

“Modus, pelaku merusak pintu dan mencuri gembok.” Lokasi itu tak jauh dari Kantor Kecamatan Girimarto dan Mapolsek. Camat Girimarto, Edhy Tri Hardyanto menceritakan, gembok terdapat bekas gergaji.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom