Kinerja Pencegahan Korupsi di Sragen Tertinggi Kedua di Jateng Setelah Boyolali

MCP Sragen per 30 September 2022 berada di peringkat tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Boyolali.

 Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, membacakan jawaban atas pertanyaan para legislator terkait dengan RAPBD 2023 dalam rapat paripurna di DPRD Sragen, Selasa (27/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, membacakan jawaban atas pertanyaan para legislator terkait dengan RAPBD 2023 dalam rapat paripurna di DPRD Sragen, Selasa (27/9/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN–Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) atau monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi di Kabupaten Sragen per 30 September 2022 mencapai 87 atau berada di urutan kedua tertinggi di Jawa Tengah setelah MCP Kabupaten Boyolali yang sudah berada di posisi 94. Bahkan, MCP Boyolali tertinggi secara nasional.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui Solopos.com, Jumat (30/9/2022), menerangkan MCP Sragen per 30 September 2022 berada di peringkat tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Boyolali.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Dia mengakui kehebatan Boyolali yang sudah berada di poin 94 sehingga Sragen cukup kesulitan mengejar Boyolali. Kendati demikian, Bupati tetap optimistis capaian MCP Sragen setidaknya bisa meningkat bila dibandingkan MCP pada 2021 yang lalu yang berada di posisi 94.

“Iya, Boyolali sudah berada di 94 sementara posisi Sragen masih di 87. Kami masih berpeluang untuk menaikan angka MCP tersebut sampai Desember 2022 mendatang. Pada 2021 lalu, Sragen berada di peringkat ke-20 secara nasional. Kalau per September tahun ini berada di peringkat kedua di Jateng. Capaian MCP itu bisa dikejar dengan upaya penyertifikatan aset daerah dan seterusnya,” ujar Yuni, sapaan Bupati.

Dia menerangkan proses penganggaran yang sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan visi/misi juga bagian dari penilaian kinerja pencegahan korupsi. Dia mengatakan indikator di Sragen masih bisa didorong agar MCP naik.

Sekretaris Inspektorat Sragen, Badrus Samsu Darusi, menambahkan sementara kondisi MCP Sragen memang berada di angka 87. Dia menerangkan secara nasional posisi Sragen berada di urutan ke-6.

Dia menyebut urutan lima besar diisi Kabupaten Boyolali, Kabupaten Badung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Madiun. Dia menerangkan pada 2021 lalu peringkat Sragen menempati urutan ke-20 secara nasional.

“Ada delapan indikator yang bisa diintervensi untuk mendorong angka MCP Sragen naik. Delapan indikator itu oleh KPK [Komisi Pemberantasan Korupsi] dianggap lokasi yang rawan terjadinya praktik korupsi, di antaranya berkaitan dengan bidang penganggaran, perizinan, pengawasan, dan seterusnya. Dari delapan indikator itu, angka maksimal 100 yang bisa dicapai baru di sektor perizinan,” jelas Badrus.

Dia menjelaskan pada pengawasan masih berproses beriringan dengan jadwal pengawasan. Kemudian pada indikator pendapatan, ujar dia, dengan ditarget akhir tahun dan kegiatan yang penjadwalannya terikat dengan waktu. Berikut daftar capaian delapan indikator yang dicapai Pemkab Sragen hingga 30 September 2022.

No       Indikator                                                                     Indeks

1          Perencanaan dan penganggaran APBD          91

2          Pengadaan Barang dan Jasa                                93

3          Perizinan                                                                     100

4          Pengawasan APIP                                                    77

5          Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)      92

6          Otimalisasi pajak daerah                                       75

7          Pengelolaan barang milik daerah                      87

8          Tata kelola keuangan desa                                   79

Nilai rata-rata MCP                                                              87

Sumber: Inspektorat Sragen (trh)

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Syiar Kedamaian, Komunitas Ini Bagikan Ratusan Kaus dan Bunga di Solo Baru

      Community Masyarakat Solo Cinta Damai melakukan aksi sosial membagi ratusan kaus, bunga, dan stiker, di traffict light kawasan The Park Mall Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jumat (9/12/2022).

      Selamat! Gerakan Literasi Sukoharjo Tembus Top 45 Kompetisi Inovasi Nasional

      Inovasi gerakan literasi Sukoharjo (Gelis) yang diinisiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan penghargaan bergengsi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

      Di Dayu Karanganyar, Jejak Sungai Besar Purba Ditemukan

      Di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menyimpan jejak sungai besar purba yang terekam dalam salah satu lapisan tanahnya.

      Sejumlah Plafon Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Jebol, Perbaikan Dianggarkan 2023

      Sejumlah atap plafon di Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo jebol. Sementara pemerintah menganggarkan perbaikan pada 2023.

      Buruh Sukoharjo Minta Para Pengusaha Jalankan Struktur Skala Upah

      Ketua Asosiasi Serikat Buruh Sukoharjo dan Ketua Partai Buruh Sukoharjo, minta pengusaha menjalankan skala upah.

      Profil Taufik M Widodo, MC Acara Ngunduh Mantu Nikahan Kaesang-Erina di Solo

      Taufik M Widodo yang merupakan penyiar senior RRI Solo didapuk menjadi master of ceremony atau MC pada rangkaian acara ngunduh mantu nikahan Kaesang-Erina.

      Pengumuman! Pilkades Serentak 67 Desa di Klaten Paling Cepat Digelar Juli 2023

      Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Klaten pada 2023 direncanakan digelar antara Juli-Agustus 2023.

      Arus Lalu Lintas Solo akan Dipantau Drone Polri saat Nikahan Kaesang-Erina

      Polda Jateng mengerahkan drone untuk memantau situasi arus lalu lintas di Solo saat acara nikahan Kaesang-Erina, sekaligus penindakan pelanggaran dengan sistem ETLE.

      Ada Alpukat Jumbo di Lereng Merapi Klaten, Harganya Sempat Tembus Rp40.000/Kg

      Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang merintis kampung alpukat.

      Akhirnya, BLT Sapu Jagat Karanganyar Tahap I Rp1,353 Miliar Cair

      Pemkab Karanganyar akhirnya mencairkan BLT Sapu Jagat untuk ratusan penerima. Mereka menjanjikan ada penyaluran BLT tahap kedua sebelum akhir tahun dengan sasaran yang berbeda.

      Sah! Pasangan Penghayat Kepercayaan Ini Resmi Menikah di Jatisrono Wonogiri

      Hujan deras membalut suasana sakral perkawinan Nanda Linduarda, 23 dan Iqas Cahyaning Suwartini, 20, di Sanggar Candi Busana, Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Selasa (6/12/2022).

      Bocah Balita Telantar di Sragen Dapat Tawaran Bantuan Operasi Bibir Sumbing

      Anak balita yang ditemukan telantar di bawah overpass tol Sragen-Ngawi di Ngrampal, Sragen kini masih dirawat di RSUD Sragen. Ada sejumlah yayasan yang menawarkan bantuan operasi bibir sumbung si anak.

      Pemkab Sragen Kini Punya Aplikasi yang Bisa Awasi Hibah untuk Tempat Ibadah

      Bagian Kesra Setda Sragen kini memiliki aplikasi yang bisa memantau dan mengevaluasi penyaluran bantuan hibau untuk tempat ibadah. Namanya Sinapati Plus.

      Dijual Rp9.500/Kg, 3,5 Ton Beras di Pasar Murah Tasikmadu Ludes dalam 1 Jam

      Dispertan PP Karanganyar untuk kali ketiga menggelar pasar murah sejumlah kebutuhan pokok. Kali ini digelar di Kantor Kecamatan Tasikmadu.

      Ketika Spanduk Bergambar Ganjar Pranowo Mendadak Bertebaran di Jalan Solo-Jogja

      Satpol PP dan Damkar Klaten mencopoti ratusan spanduk dan banner liar yang bertebaran di sepanjang ruas jalan raya Solo-Jogja.