Kondisi Terminal Bus Kartasura, Sukoharjo, Senin (9/9/2019). (Solopos-Iskandar)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kondisi Terminal Bus Kartasura yang berlokasi di Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, kian sepi. Bus antarkota dalam provinsi (AKDP) antara lain jurusan Solo dan Kartasura tinggal segelintir yang masuk ke terminal itu.

Bus-bus itu didominasi Batik Solo Trans (BST) serta sejumlah bus-bus perdesaan yang kian hari kian merosot jumlahnya.

“Untuk BST memang beberapa masih masuk terminal, sedangkan bus perdesaan yang masih kelihatan ada Tulus Rapi dan Budi Luhur jurusan Boyolali-Solo, ada sekitar empat bus,” ujar Koordinator Termninal Bus Kartasura Sumaryadi ketika ditemui wartawan di Kartasura, Senin (9/9/2019).

Menurut dia beberapa bus perdesaan yang dulu masuk ke Terminal Bus Kartasura kini tidak tampak lagi, salah satunya Bus Karya Mulya. Kabar yang diterima Sumaryadi bus tersebut hanya menjalani trayek Mojogongo, Solo, Palur dan Karanganyar PP. Diduga, bus tersebut enggan menjalani rute sampai Kartasura karena sepi penumpang.

Bus-bus perdesaan yang masuk ke Terminal Bus Kartasura juga terkesan sekadar menaati ketentuan yang berlaku. Mereka masuk terminal hanya lewat hampir tanpa pernah berhenti kecuali ada penumpang yang turun.

"Sebab penumpang yang naik dari Terminal Bus Kartasura tidak ada. Karena kondisi terminal yang ada di tengah perkampungan sepi pengunjung," ungkap dia.

Sumaryadi mengungkapkan sejumlah sopir bus yang dulu menjadi pengemudi bus perdesaan banyak yang beralih profesi menjadi sopir truk dan pekerjaan lainnya.

Sementara itu salah seorang penjual asongan yang enggan menyebut namanya mengatakan sudah sekitar delapan tahun ini Terminal Bus Kartasura berangsur-angsur sepi pengunjung. Karena itu bus-bus yang masuk ke terminal hanya numpang lewat.

“Saya ini kan hanya mencari orang yang barang kali ada yang butuh makanan kecil di sini. Soalnya kalau saya disuruh berjualan di jalan raya seperti teman-teman lainnya tidak berani. Sebab lalu-lintas sekarang ramai sekali,” ujar wanita warga Klaten itu. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten