Khitan Massal, 50 Anak di Bantul Bakal Ikut Pawai Moge dan Jeep

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Sejumlah 50 anak bakal mengikuti bakti sosial khitanan massal

Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah 50 anak bakal mengikuti bakti sosial khitanan massal yang diselenggarakan oleh para alumnus SMA 3 Padmanaba Yogyakarta di Sanden, Minggu (24/12/2017) mendatang.

Sebelum dikhitan, puluhan anak tersebut akan diajak pawai menggunakan motor gede (moge) dan juga mobil jeep. Selain itu arak-arakan yang dimulai dari Balai Desa Srigading menuju ke Balai Desa Gadingharjo Kecamatan Sanden ini juga akan diikuti oleh rombongan gerobak sapid an kelompok bregada.

Ketua Panitia, Bambang Wicaksono mengatakan khitanan masal ini merupakan hasil kerjasama para alumnus dengan alumni SMP se-Kecamatan Sanden dan komunitas dokter pecinta moge (Meddocs).

Menurutnya hingga dua hari sebelum pelaksanaan tercatat setidaknya 50 anak menjadi calon khitan. Anak-anak tersebut mayoritas berasal dari Sanden, selaini itu ada pula anak-anak dari anggota Keluarga Besar Alumni (KBA) SMA 3 Padmanaba yang diikutkan.

Bambang menyampaikan dalam acara yang akan dimulai pada pukul 08.00 WIB itu diterjunkan tiga orang dokter bedah berasal dari RS Angkatan Laut Surabaya dan Yogyakarta serta 15 orang paramedis dari lintas sektor.

“Memang kita sebar pemberitahuan bagi dokter dan paramedis yang ingin berpartisipasi, ternyata antusiasnya tinggi,” katanya saat jumpa pers, Jumat (22/12/2017).

Koordinator Departemen Dana dan Operasional Khitanan Masal, Triyanto menyebut akan ada pemisahan rombongan arak-arakan. Rombongan motor gede menurutnya akan melewati rute berbeda meskipun sama-sama berangkat dari balai desa Srigading.

Hal ini lantaran motor dengan kapasitas mesin di atas 1000CC tidak mampu untuk berjalan pelan mengikuti arak-arakan bregada dan gerobak sapi.

Ia menambahkan, agenda khitanan masal ini memang sengaja diselenggarakan pada masa liburan sekolah. Sedangkan konsep pawai tersebut menurutnya sebagai daya tarik agar anak-anak mau dikhitan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Diduga Terima Rp2 Miliar, Irjen Pol Napoleon Jadi Tersangka Pencucian Uang

Penyidik menemukan aliran dana senilai Rp 2 miliar dari suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Mundur 3 Pekan, Liga 3 Jateng Bergulir 24 Oktober

Kapolda Jateng memberi lampu hijau pelaksanaan Liga 3 tanpa penonton dan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kecelakaan Beruntun di Ponorogo, 3 Orang Luka-Luka

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri tepatnya di simpang empat Gandukepuh, Kabupaten Ponorogo, Rabu (22/9/2021) pagi.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Kebangeten! Baru Tiga Bulan Menjabat Sudah Korupsi, Dana Bencana Lagi....

Andi Merya bersama Kepala BPBD Koltim, Anzarullah pada Maret/Agustus 2021 menyusun proposal dana rehabilitasi, rekonstruksi pascabencana.

Atlet Tenis Meja Sukun Wakili Indonesia ke Doha, Qatar, Semoga Juara!

Dua atlet Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun terpilih mengikuti kejuaraan International Table Tennis Federation (ITTF) di Doha, Qatar.

Pengamat Nilai Langkah PSI Menyerang Anies Baswedan Naif

Semua tokoh siapapun dia tidak hanya Anies ada plus dan minusnya.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Profil Demas Narawangsa, Pria yang Berhasil Mencuri Hati Eva Celia

Siapakah Demas Narawangsa yang telah sukses mencuri hati Eva Celia ini?

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Gilaa...Jadi Lahan Korupsi Alex Noerdin Cs., Masjid Sriwijaya Tak Selesai Dibangun

Alex Noerdin disebut menerima aliran dana Rp2,4 miliar terkait proyek pembangunan masjid.

Viral Perjuangan Teknisi Menyelam untuk Memperbaiki Kabel Bawah Laut

Dalam video tersebut terlihat perjuangan para teknisi rela menyelam untuk memperbaiki kabel optik yang rusak di bawah laut.