Kategori: Karanganyar

Khawatir Kasus Corona di Karanganyar Tinggi, Warga dan Instansi Makin Rajin Semprot Disinfektan


Solopos.com/Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR--Masyarakat dan sejumlah instansi di Kabupaten Karanganyar kembali menggiatkan penyemprotan disinfektan dan mengaktifkan Jogo Tonggo di lingkungan masing-masing.

Salah satu penyebabnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar hingga Sabtu (12/12/2020) 2.094 kasus. Perinciannya 550 kasus dalam perawatan, 1.445 kasus telah dinyatakan sembuh, dan 99 kasus meninggal.

Jumlah itu meningkat 27 kasus apabila dibandingkan pada Jumat (11/12/2020) sebanyak 2.067 kasus. Tetapi, akun Instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar juga mencatat angka kesembuhan 86 kasus pada Sabtu.

Biar Tetap Produktif Dan Efektif, Ini Cara Jenius Untuk Bermalas-Malasan

Warga Dusun Derman, Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan penyemprotan disinfektan rutin. Sebanyak 20 orang warga dari perwakilan karang taruna, masing-masing RT maupun RW, dan tokoh masyarakat di kebayanan itu melakukan penyemprotan disinfektan serentak pada Sabtu (12/12/2020) pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB.

Mereka menggunakan 20 alat penyemprot disinfektan milik warga setempat yang biasa digunakan menyemprotkan pestisida tanaman padi. Sasaran penyemprotan lingkungan kebayanan Derman seluruhnya.

"Penyemprotan swadaya alat tetapi kami mendapat bantuan 20 liter disinfektan dari pemerintah desa. Masyarakat was-was membaca berita dan kasus corona [di Kabupaten Karanganyar] terus bertambah. Makanya kami giatkan kembali penyemprotan disinfektan. Biasanya satu bulan dua kali," kata Kepala Dusun (Kadus) Derman, Larsito, kepada Solopos.com melalui sambungan telepon selular pada Minggu (13/12/2020).

Jogo Tonggo

Selain penyemprotan disinfektan, Larsito juga menyampaikan warga kembali mengaktifkan peran Jogo Tonggo. Beberapa waktu lalu, menurut dia, Derman membentuk kepengurusan Jogo Tonggo di masing-masing RW. Salah satu tugas mereka mengantisipasi warga yang pulang kampung ke Kabupaten Karanganyar selama libur Natal dan Tahun Baru 2021. Selain itu, beberapa waktu lalu, salah satu warga Derman meninggal dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain masyarakat, instansi di Kabupaten Karanganyar juga melaksanakan penyemprotan disinfektan secara rutin. Seperti dilakukan Polsek Kebakkramat. Kapolsek Kebakkramat, AKP Agus Raino, menyampaikan penyemprotan disinfektan dilaksanakan rutin setiap Jumat di Mapolsek Kebakkramat, Koramil Kebakkramat, kantor Kecamatan Kebakkramat, dan kantor instansi lain.

"Kegiatan itu sesuai perintah Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi. Kami diminta mengantisipasi persebaran Covid-19 di lingkungan Polres Karanganyar. Kami bersinergi dengan gugus tugas Covid-19 Kecamatan Kebakkramat. Ini salah satu upaya agar dapat menekan persebaran Covid-19,” tutur Kapolsek Kebakkramat, AKP Agus Raino, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, kepada Solopos.com, Minggu.

Liburan di Rumah dengan Wisata Virtual, Kenapa Tidak?

Agus mengutip pesan Kapolres perihal upaya pencegahan persebaran Covid-19. Kapolres menginstruksikan anggota Polres Karanganyar harus selalu sehat agar bisa menunaikan tugas selama pandemi Covid-19. Salah satunya menegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan.

"Penyemprotan disinfektan rutin hingga wilayah terkecil di kabupaten itu sebagai salah satu upaya membantu gugus tugas Covid-19 menekan persebaran Covid-19. Kami juga harus tetap sehat supaya bisa melayani dan menertibkan masyarakat agar mematuhi protokol Kesehatan. Kami juga menjadi contoh bagi masyarakat perihal penerapan protokol kesehatan.”

Share