"""
<p><span style="line-height: 1.5em;">Keuangan daerah Sragen akan tersedot Rp5,4 miliar untuk gaji ke-13 PNS.</span></p>\n
<p><strong>Solopos.com, SRAGEN</strong>-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyiapkan pagu anggaran senilai Rp5,4 miliar untuk gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS).</p>\n
<p>Pencairan gaji ke-13 tahun ini masih menunggu turunnya surat edaran (SE) tentang petunjuk dan teknis (juknis) dari Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu).</p>\n
<p>“SE itu bisa turun setelah ada PMK [Peraturan Menteri Keuangan]. Sekarang PMK belum turun karena belum ada Perpres,” kata Kasi Belanja Tidak Langsung, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Sragen, Didik Hardjanto, saat ditemui solopos.com di kantornya, Rabu (3/6/2015).</p>\n
<p>Didik mengaku belum bisa memastikan kapan gaji ke-13 bakal cair. Selama ini dirinya sudah kerap mendapat pertanyaan dari kalangan PNS ihwal gaji ke-13 tersebut. Kendati begitu, dia tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan untuk kalangan PNS yang mempertanyakan kepastian gaji ke-13. “Sebenarnya soal anggaran sudah siap dicairkan kapan pun sesuai petunjuk teknisnya,” kata Didik.</p>\n
<p>Kasi Kas Daerah, DPPKAD Sragen, Jossy Novianto, menjelaskan anggaran senilai Rp5,4 itu ditetapkan berdasarkan nilai gaji Juni plus tambahan kenaikan gaji sebesar 6%. Menurutnya, angka Rp5,4 miliar itu baru perhitungan kasar lantaran hingga kini DPPKAD Sragen belum menerima rincian komponen apa saja yang harus dibayarkan dalam gaji ke-13.</p>\n
<p>“Biasanya dalam petunjuk teknis pencairan gaji ke-13 itu sudah dijelaskan komponen apa saja yang dibayarkan. Pada tahun lalu, komponen beras untuk PNS tidak masuk perhitungan. Apakah tahun ini beras masuk perhitungan, kami tidak tahu,” terang Jossy.</p>\n
<p>Terdapat sekitar 11.900 PNS di Pemkab Sragen yang bakal menerima gaji ke-13. Pada tahun-tahun sebelumnya, pencairan gaji ke-13 PNS dilakukan pada Mei atau Juni. Namun, Jossy tidak bisa menjamin gaji ke-13 ini bakal cair bulan ini. “Urutannya biasanya cair kenaikan gaji terlebih dahulu, baru cair gaji ke-13,” jelas Jossy.</p>\n
<p>Jossy menerangkan besaran kenaikan gaji masing-masing PNS berbeda-beda. Perbedaan kenaikan gaji itu salah satunya dipengaruhi masa kerja PNS. Kendati begitu, rata-rata kenaikan gaji yang diberikan PNS sebesar 6%. Jossy juga belum tahu apakah kenaikan gaji PNS tersebut terhitung sejak Januari 2015 atau pada pertengahan tahun ini.</p>\n
<p>“Kalau terhitung sejak Januari berarti kenaikan gaji akan diberikan dengan cara dirapel,” terangnya.</p>\n
<p>Salah seorang PNS yang keberatan disebutkan namanya berharap gaji ke-13 PNS bisa cair sebelum Lebaran. Gaji ke-13 itu sangat dinanti olehnya sebagai bekal menyambut Lebaran. “Kalau Lebaran jelas pengeluaran akan meningkat. Gaji ke-13 itu sangat membantu kami,” paparnya.</p>\n
"""