ilustrasi jaringan internet e-office. (illustratiction.fr)

Solopos.com, SOLO – Perusahaan riset jaringan Internet Inggris, Open Signal, merilis laporan bertajuk The State of Mobile Network Experience. Laporan terbaru itu membahas keadaan jaringan seluler 4G LTE sejumlah negara di dunia.

Berdasarkan laporan yang dikutip Solopos.com, Sabtu (1/6/2019), Indonesia merupakan salah satu negara dengan jangkauan jaringan 4G LTE cukup luas. Hal ini diketahui dari tingkat ketersediaan yang tinggi, yakni sekitar 83,5 persen. Artinya, mayoritas pengguna smartphone di Tanah Air telah terhubung dengan sinyal 4G.

Meski tingkat ketersediannya tinggi, kecepatan jaringan 4G di Indonesia masih terbilang rendah. Sebab, kecepatan pengunduhan maksimalnya hanya mencapai 6,9 Mbps. Sementara kecepatan pengunggahan hanya 3,1 Mbps. Hal ini menjadikan Indonesia masuk daftar 20 negara dengan kecepatan pengunduhan di bawah 10 Mbps.

Tetapi, kecepatan pengunduhan di Indonesia masih lebih baik ketimbang beberapa negara Asia lainnya. Seperti India dan Pakistan yang berada di kisaran 6,2 Mbps. Namun, kecepatan unduh negara tetangga, Malaysia, jauh lebih cepat dengan angka 11,5 Mbps dan unggah 4,6 Mbps. Padahal, tingkat ketersediaan jaringan 4G jauh di bawah Indonesia, yakni sekitar 79,6 persen.

Sementara berdasarkan laporan Open Signal di The State of Mobile Experience yang dilakukan pada 1 Januari 2019 hingga 31 Maret 2019 menunjukkan Korea Selatan sebagai negara dengan Internet 4G tercepat. Kecepatan unduh maksimal berada di angka 52 Mbps. Sementara ketersediaan jaringan 4G sekitar 97,5 Mbps. Laporan tersebut disusun melihatjkan lebih dari 43 juta perangkat elektronik di dunia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten